Tinjau Sekolah Rakyat di Solok, Menteri Dody Permudah Akses Pendidikan Bagi Warga Miskin di Dataran Tinggi

Sunday, 4 May 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

 

DAELPOS.com — Menteri Pekerjaan Umum Dody Hanggodo bersama Wakil Ketua Komisi VI DPR RI Andre Rosiade, Anggota Komisi V DPR RI Zigo Rolanda, Gubernur Sumatera Barat Mahyeldi, dan Bupati Solok Jon Firman Pandu meninjau lokasi usulan pembangunan Sekolah Rakyat di Kecamatan Gunung Talang, Kabupaten Solok, Sumatera Barat, Sabtu (3/5/2025). Tinjauan dilakukan untuk memastikan kesiapan lahan dan prasarana untuk pengembangan program Sekolah Rakyat yang dicanangkan oleh Presiden Prabowo Subianto.

Menteri Dody menyampaikan komitmennya dalam mendukung pengembangan infrastruktur pendidikan khususnya melalui program Sekolah Rakyat. “Kami memastikan infrastruktur dasar, seperti gedung sekolah, asrama, sanitasi dan fasilitas pendukung pembelajaran lainnya akan tersedia secara memadai. Ini penting agar anak-anak Indonesia khususnya dari kalangan miskin ekstrem yang menjadi sasaran program Sekolah Rakyat memiliki akses terhadap pendidikan berkualitas,” kata Menteri Dody.

Calon Sekolah Rakyat di Kabupaten Solok akan memanfaatkan lahan dan bangunan milik Unit Pelaksana Teknis (UPT) Balai Latihan Kerja di Kabupaten Solok seluas 20.480 m². Selanjutkan akan dilakukan rehabilitasi oleh Direktorat Jenderal (Ditjen) Prasarana Strategis, Kementerian PU dengan mengoptimalkan bangunan eksisting BLK meliputi pekerjaan rehabilitasi 19 ruang asrama dan 7 rumah dinas dengan kapasitas 100 siswa/siswi.

Menteri Dody mengatakan program Sekolah Rakyat ini harus didorong dan didukung oleh seluruh pihak, baik Kementerian/Lembaga terkait maupun Pemerintah Daerah. “Saya sangat mengapresiasi langkah nyata yang dilakukan oleh Pemerintah Daerah, Kabupaten Solok dalam mendukung program Sekolah Rakyat. Ini merupakan wujud perhatian pemerintah terhadap pendidikan di daerah, terutama untuk masyarakat yang berada di garis kemiskinan dan kesulitan akses pendidikan,” kata Menteri Dody.

Pekerjaan fisik pengembang bangunan eksisting BLK ini membutuhkan biaya sebesar Rp7,8 miliar. Selain asrama dan rumah dinas, juga dilakukan rehabilitasi perpustakaan, ruang UKS, 4 ruang kelas, mushola, ruang guru, ruang tata usaha, dan ruang kepala sekolah.

See also  Usung Semangat Kebersamaan, DWP Dukung Program Pemerintah

Rehabilitasi Balai Latihan Kerja Kabupaten Solok masuk dalam rencana pengembangan Sekolah Rakyat di Provinsi Sumatera Barat tahap 1. Selain BLK Solok juga akan dibangun 2 lokasi lainnya, yakni di Balai Besar Pendidikan & Pelatihan Kesejahteraan Sosial (BBPPKS) Kota Padang dengan luas lahan 20.480 m² dan Kampus 3 Universitas Negeri Padang dengan luas lahan 9.733 m².

Selanjutnya pada Tahap II telah dilakukan survei untuk 7 lokasi yang tersebar di Kabupaten Sijunjung, Dharmasraya, Lima Puluh Kota, Kepulauan Mentawai, Padang Pariaman, dan Tanah Datar. Kementerian PU akan terus berkoordinasi dengan berbagai instansi/ lembaga terkait di Provinsi Sumatera Barat guna mendukung kelancaran pengembangan Sekolah Rakyat.

Gubernur Sumatera Barat Mahyeldi mengatakan pembangunan Sekolah Rakyat bukan sekadar membangun sekolah, tapi merupakan investasi jangka panjang untuk menciptakan generasi yang berkualitas dan mandiri di Provinsi Sumatera Barat.

“Terima kasih Pak Menteri PU, program ini sangat strategis untuk mendukung pemerataan pendidikan, khususnya di kawasan dataran tinggi di Sumatera Barat yang selama ini terkendala akses dan fasilitas,” kata Mahyeldi. (*)

Berita Terkait

Kementerian PU Tegaskan Kelanjutan Pembangunan Gedung MRP Papua Selatan Setelah Putusan Hukum Inkrah
Petakan Tata Kelola Agraria Kawasan Transmigrasi, TEP UNHAS Inisiasi Forum Diskusi di Fakfak Timur
Dukung Generasi Muda Menuju Indonesia Emas 2045, Hutama Karya Gelar ‘HK Mengajar’ di Universitas Bung Hatta
Kementerian PU Berhentikan Sementara ASN Tersangka Narkotika
Dorong Budidaya Rumput Laut Berkelanjutan, Hutama Karya Hadirkan HK Bio Care di Lampung
Anak Transmigran Senggi Petakan Kampung dan Titipkan Harapan untuk Pembangunan Kawasan
Hadapi Kekeringan, Kementerian PU Salurkan 23,2 Juta Liter Air Bersih
Banjir Kembali Terjang Jembatan Aih Bobo, Kementerian PU Sigap Pulihkan Akses

Berita Terkait

Monday, 21 September 2026 - 12:53 WIB

Kementerian PU Tegaskan Kelanjutan Pembangunan Gedung MRP Papua Selatan Setelah Putusan Hukum Inkrah

Sunday, 20 September 2026 - 16:52 WIB

Petakan Tata Kelola Agraria Kawasan Transmigrasi, TEP UNHAS Inisiasi Forum Diskusi di Fakfak Timur

Sunday, 20 September 2026 - 12:20 WIB

Dukung Generasi Muda Menuju Indonesia Emas 2045, Hutama Karya Gelar ‘HK Mengajar’ di Universitas Bung Hatta

Saturday, 19 September 2026 - 21:59 WIB

Kementerian PU Berhentikan Sementara ASN Tersangka Narkotika

Friday, 18 September 2026 - 20:52 WIB

Dorong Budidaya Rumput Laut Berkelanjutan, Hutama Karya Hadirkan HK Bio Care di Lampung

Berita Terbaru