Hadiri Peluncuran Musdesus se-Jateng, Mendes Yandri: Jangan Sampai Ada Cacat Pendirian Kopdes Merah Putih

Tuesday, 6 May 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

 

DAELPOS.com – Menteri Desa dan Pembangunan Daerah Tertinggal (Mendes PDT) Yandri Susanto didampingi Wamendes PDT Ahmad Riza Patria menghadiri peluncuran percepatan Musyawarah Desa Khusus (Musdesus) se-Provinsi Jawa Tengah dalam rangka pembentukan Koperasi Desa Merah Putih, di Holly Stadium, Semarang, Selasa (6/5/2025).

Pada kesempatan tersebut, Mendes Yandri mengatakan bahwa pihaknya telah mengeluarkan surat edaran dalam rangka percepatan pembentukan Koperasi Desa Merah Putih.

Dalam surat edaran tersebut, sudah diatur alur musyawarah desa khusus, peserta, sampai dengan terbentuknya koperasi desa merah putih di 80.000 desa dan kelurahan tersebut.

“Menteri Desa dan Pembangunan Daerah Tertinggal sudah membuat surat edaran, siapa saja peserta musyawarah desa khusus, siapa yang mengundang dan apa saja yang akan dilakukan di musyawarah desa khusus,” ujar Mantan Wakil Ketua MPR ini.

Ia mengatakan, peserta musyawarah desa khusus meliputi kepala desa, perangkat desa, Ketua Badan Permusyawaratan Desa dan anggotanya, tokoh masyarakat, pendamping desa, penyuluh pertanian dan lain sebagainya.

Oleh karena itu, Ia meminta kepada seluruh kepala desa se-Provinsi Jawa Tengah yang hadir dalam acara tersebut untuk segera melaksanakan musyawarah desa khusus, agar koperasi desa merah putih bisa segera terbentuk. Ia berharap akhir bulan Mei seluruh desa di Jateng sudah selesai melaksanakan Musdesus.

Namun begitu, Ia mengimbau dalam malaksanakan Musdesus dan pembentukan koperasi desa merah putih untuk tertib administrasi dan dokumentasi. Sehingga tidak ada kecacatan dalam pendirian koperasi desa merah putih.

“Tolong juga ada dokumentasi dan berita acaranya, karena itu akan menjadi tolak ukur terhadap pendirian koperasi desa merah putih. Jadi jangan sampai nanti cacat dalam pendirian,” ungkap Yandri.

“Jadi mulai dari proses musyawarah desa khusus sebagai sarana utama untuk pendirian Koperasi Desa Merah Putih harus tertib administrasi, tertib dokumentasi dan tolong ini yang paling krusial adalah status tanah untuk gudang,” sambungnya.

See also  Mendagri: Jangan Ada Lagi Pengumpulan Massa di Tahapan Pilkada Berikutnya

Lebih lanjut Yandri mengatakan, di Jawa Tengah banyak sekolah-sekolah dasar yang sudah tidak terpakai agar bisa dimanfaatkan menjadi gudang. Namun, bagi desa yang tidak punya eks sekolah dasar yang bisa dipakai, bisa membangun gudang baru.

Ia meminta desa agar bisa memastikan tanah yang akan digunakan koperasi desa merah putih clear dan tidak ada masalah. Karena nanti akan dibangun gudang penyimpanan dengan berbagai gerai.

Sebagai informasi, acara ini diluncurkan oleh Menko Pangan Zulkifli Hasan, dan dihadiri oleh Menteri Koperasi Budi Arie Setiadi, Menteri Kelautan dan Perikanan Sakti Wahyu Trenggono, Wakil Menteri Koperasi Ferry Joko Juliantono Wakil Menteri Dalam Negeri Bima Arya Sugiarto, Wakil Menteri Pertanian Sudaryono, Wakil Menteri Kelautan dan Perikanan Didit Hediawan Ashaf.

Selain itu hadir pula Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi, Wakil Gubernur Jawa Tengah Taj Yasin Maemoen, Deputi Keuangan dan Manajemen Resiko Kementerian BUMN Dwi Ary Purnomo, Dirjen Perimbangan Keuangan Kemenkeu Luky Alfirman, Dirjen Kesehatan Primer dan Komunitas Kemenkes Maria Endang Sumiwi, serta jajaran Forkopimda Jawa Tengah.

Berita Terkait

Kementerian PU Percepat Pembersihan Longsor Tapan–Batas Jambi agar Aktivitas Warga Kembali Normal
Karhutla Kalimantan Kian Kritis, Hasan Basri Desak Presiden Tetapkan Bencana Nasional dan Evaluasi Total Penanganan
Respons Karhutla di Sekitar JTTS, Hutama Karya Perkuat Kesiapan Penanganan dan Imbau Pengguna Tol Waspada
Hutama Karya Bangun Kembali Stadion H. Agus Salim, Hadirkan Fasilitas Modern Bernuansa Minangkabau
Dari Kacang Hijau hingga Rumput Laut, Kementrans Jajaki Hilirisasi dengan Empat Perusahaan Tiongkok
Kementerian PU Percepat Penanganan Bencana di Sumatera Barat, Rampungkan Tanggul Darurat di Padang dan Pulihkan Akses Jalan Tapan- Batas Jambi
TEP ITB Dorong Digitalisasi Layanan Kesehatan di Papua
Jaga Konektivitas Trans Kalimantan, Kementerian PU Preservasi 2 Jembatan Panjang Sungai Kapuas di Kalteng

Berita Terkait

Wednesday, 14 October 2026 - 17:27 WIB

Kementerian PU Percepat Pembersihan Longsor Tapan–Batas Jambi agar Aktivitas Warga Kembali Normal

Wednesday, 14 October 2026 - 15:55 WIB

Karhutla Kalimantan Kian Kritis, Hasan Basri Desak Presiden Tetapkan Bencana Nasional dan Evaluasi Total Penanganan

Wednesday, 14 October 2026 - 11:12 WIB

Respons Karhutla di Sekitar JTTS, Hutama Karya Perkuat Kesiapan Penanganan dan Imbau Pengguna Tol Waspada

Tuesday, 13 October 2026 - 21:14 WIB

Hutama Karya Bangun Kembali Stadion H. Agus Salim, Hadirkan Fasilitas Modern Bernuansa Minangkabau

Tuesday, 13 October 2026 - 14:31 WIB

Dari Kacang Hijau hingga Rumput Laut, Kementrans Jajaki Hilirisasi dengan Empat Perusahaan Tiongkok

Berita Terbaru

Berita Terbaru

Sidak SPPG Cadek, Sudaryono Tekankan Kepatuhan SOP dan Akurasi Data

Thursday, 15 Oct 2026 - 09:30 WIB