PLN EPI Perkuat Kapasitas Warga Pesisir Kelola Mangrove

Sunday, 15 June 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Studi Banding Mangrove ke Kampung Laut Cilacap ini merupakan upaya nyata Perusahaan dalam mendukung konservasi lingkungan sekaligus meningkatkan kapasitas masyarakat pesisir Bunton dalam menjaga ekosistem mangrove secara berkelanjutan.

Studi Banding Mangrove ke Kampung Laut Cilacap ini merupakan upaya nyata Perusahaan dalam mendukung konservasi lingkungan sekaligus meningkatkan kapasitas masyarakat pesisir Bunton dalam menjaga ekosistem mangrove secara berkelanjutan.

DAELPOS.com– PT PLN Energi Primer Indonesia (PLN EPI) menggelar studi banding dan pelatihan penanaman mangrove bagi warga Desa Bunton, Kecamatan Adipala, Cilacap ke Eduwisata Arboretum Mangrove Kolak Sekancil Kampung Laut, Cilacap Kegiatan ini merupakan upaya nyata Perusahaan dalam mendukung konservasi lingkungan sekaligus meningkatkan kapasitas masyarakat pesisir dalam menjaga ekosistem mangrove secara berkelanjutan.

Sekretaris Perusahaan PLN EPI, Mamit Setiawan, menyatakan bahwa program ini merupakan bagian dari komitmen perusahaan terhadap prinsip Environmental, Social, and Governance (ESG), serta kolaborasi multipihak dalam pelestarian ekosistem pesisir.

“Kami percaya bahwa pelestarian lingkungan tidak bisa dilakukan hanya oleh satu pihak saja. Dibutuhkan partisipasi aktif masyarakat dan sinergi lintas sektor untuk menciptakan ekosistem pesisir yang sehat dan lestari. Melalui pelatihan ini, kami ingin memberikan bekal pengetahuan dan keterampilan agar warga dapat secara mandiri menjaga dan merehabilitasi kawasan mangrove sebagai benteng alami pesisir”, ujar Mamit.

Dalam kesempatan ini, PLN EPI menghadirkan narasumber dari berbagai latar belakang keilmuan dan praktisi lapangan.

Dr. Mukti Trenggono, Dosen Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan Universitas Jenderal Soedirman (Unsoed), memaparkan pentingnya mangrove dalam mitigasi perubahan iklim serta perlindungan wilayah pesisir dari abrasi. Ia juga memperkenalkan pendekatan restorasi berbasis ekologi yang sesuai diterapkan di wilayah Cilacap.

Materi teknis pembibitan dan penanaman mangrove disampaikan oleh Wahyono, Ketua Kelompok Tani Hutan (KTH) Krida Wana Lestari sekaligus pengelola kelompok konservasi mangrove Kolak Sekancil. Ia menekankan pentingnya pemilihan lokasi tanam yang tepat serta perawatan propagul agar memastikan pertumbuhan mangrove yang optimal.

Selain itu, Yayan Hadiyan dari Pusat Riset Ekologi dan Etnobiologi, Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN), membahas strategi pengelolaan rumah bibit mangrove berbasis komunitas. Ia menegaskan bahwa proses pemantauan dan evaluasi berkala menjadi kunci keberhasilan program konservasi jangka panjang.

See also  Proyek Interchange Lubuk Alung Dikebut, Lalin KM 18+998 Direkayasa

Jaban Sukarto, salah satu penggerak lokal (local heroes) sekaligus Ketua Kelompok Tani Hutan (KTH) Wana Lestari dalam pengembangan Ekowisata Mangrove Bunton mengungkapkan kegiatan studi banding dan pelatihan penanaman mangrove ini memberikan wawasan baru serta bekal ilmu yang sangat bermanfaat dalam pengelolaan ekowisata mangrove secara berkelanjutan.

“Dengan adanya kolaborasi seperti ini, kami semakin termotivasi untuk terus menjaga hutan mangrove sebagai sumber kehidupan dan masa depan generasi mendatang. Semoga sinergi ini dapat terus berlanjut dan membawa manfaat yang nyata bagi lingkungan dan kesejahteraan masyarakat Desa Bunton”, imbuh Jaban.

“Kami berharap, setelah mengikuti pelatihan ini, warga mampu melanjutkan inisiatif konservasi secara mandiri dan berkelanjutan. Sosialisasi ini bukan akhir, tetapi awal dari gerakan bersama dalam menjaga ekosistem pesisir Cilacap”, tutup Mamit.

Melalui program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) ini, PLN EPI berkomitmen untuk terus mendukung keberlanjutan lingkungan hidup dan pemberdayaan masyarakat pesisir, sejalan dengan visi Perusahaan dalam mendorong pembangunan energi yang ramah lingkungan dan inklusif.

Berita Terkait

ITPLN Tambah 6 Lektor Kepala, Serdos Capai 50,46 Persen
Ubah Limbah Styrofoam Jadi Energi, Mahasiswa ITPLN Juarai ISS 3rd di Malaysia
Road to Pertamina Eco RunFest 2026: Ajak Masyarakat Wujudkan Aksi Nyata Jaga Lingkungan
Potensi Panas Bumi Gunung Ungaran, Dari Listrik Rendah Emisi hingga Penggerak Ekonomi
PLN EPI Raih 2 Penghargaan di IABC Awards 2026 Lewat Program Transisi Energi dan Pemberdayaan Masyarakat
71 Penghargaan ENSIA 2026, PLN Nusantara Power Perkuat Inovasi untuk Lingkungan dan Masyarakat
Electrifying Agriculture PLN Bantu Jaga Produktivitas Petani di Musim Kemarau
Di Gastech 2026, PLN EPI Perkuat Infrastruktur LNG Untuk Ketahanan Energi
Tag :

Berita Terkait

Monday, 21 September 2026 - 17:12 WIB

ITPLN Tambah 6 Lektor Kepala, Serdos Capai 50,46 Persen

Monday, 21 September 2026 - 11:38 WIB

Ubah Limbah Styrofoam Jadi Energi, Mahasiswa ITPLN Juarai ISS 3rd di Malaysia

Sunday, 20 September 2026 - 18:23 WIB

Road to Pertamina Eco RunFest 2026: Ajak Masyarakat Wujudkan Aksi Nyata Jaga Lingkungan

Sunday, 20 September 2026 - 16:59 WIB

Potensi Panas Bumi Gunung Ungaran, Dari Listrik Rendah Emisi hingga Penggerak Ekonomi

Saturday, 19 September 2026 - 21:49 WIB

PLN EPI Raih 2 Penghargaan di IABC Awards 2026 Lewat Program Transisi Energi dan Pemberdayaan Masyarakat

Berita Terbaru

foto istimewa

Olahraga

Indonesia Tekuk Vietnam 3-0, Bidik Posisi Kelima

Monday, 21 Sep 2026 - 19:16 WIB