Petani Tuban Kebanjiran, LaNyalla Minta Menteri PU dan BBWS Bengawan Solo Bergerak Cepat

Tuesday, 17 June 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

DAELPOS.com – Anggota Dewan Perwakilan Daerah Republik Indonesia (DPD RI) asal Jawa Timur, AA LaNyalla Mahmud Mattalitti menyoroti nasib para petani di Kecamatan Plumpang dan Widang, Kabupaten Tuban, yang mengadukan nasibnya ke DPRD Kabupaten Tuban lantaran tidak bisa menanami lahan pertaniannya.

Hal itu terjadi karena lebih dari 600 hektare lahan pertanian mereka menjadi langganan banjir luapan Sungai Avour yang tidak mampu menampung debit air setiap kali turun hujan. Selain akibat pendangkalan, aliran air Sungai Avour juga terhambat akibat pembangunan proyek Waduk Jabung Ring Dyke yang mangkrak.

“Ini penting untuk menjadi perhatian di tengah kerja keras Kementerian Pertanian untuk mengejar target swasembada beras. Apalagi Jawa Timur sebagai salah satu lumbung padi nasional. Dan lebih dari itu, jangan kita diamkan penderitaan petani kita,” tukas LaNyalla di Surabaya, Selasa (17/6/2025).

Ia pun meminta Kementerian Pekerjaan Umum (PU) dan Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) Bengawan Solo untuk mereaksi sesuai tupoksi masing-masing. Kementerian PU untuk penyelesaian proyek Waduk Jabung Ring Dyke yang berlokasi di perbatasan Tuban dan Lamongan, dan BBWS untuk pendangkalan dan penyempitan serta hambatan aliran sungai.

“Instansi pemerintah pusat harus segera koordinasi dengan instansi di Provinsi dan Kabupaten setempat. Hal seperti ini butuh penanganan yang bersifat taktis, untuk jalan keluar sementara jangka pendek, dan penanganan yang strategis untuk jangka panjang, jangan lamban mengambil kebijakan,” tandas Ketua DPD RI ke-5 itu.

Untuk itu, lanjut LaNyalla, dirinya sebagai anggota DPD RI dari daerah pemilihan Jawa Timur akan bersurat secara resmi kepada Menteri PU dan Kepala BBWS Bengawan Solo dengan tembusan kepada Gubernur Jawa Timur dan Bupati Tuban.

See also  Jangan Ada Pergeseran Paradigma dalam Membina Ormas

Seperti diberitakan perwakilan petani dari Desa Klotok, Bandungrejo, Plandirejo, Sembungrejo, Kedungrejo, Kedungsoko, Kebomlati, Jatimulyo, Cangkring, dan Plumpang mengadukan nasibnya ke DPDR Kabupaten Tuban pakan lalu. Mereka meminta agar dilakukan normalisasi Sungai Avour dan penyelesaian pembangunan Waduk Jabung Ring Dyke. (*)

Berita Terkait

bank bjb Gandeng Kejati Banten Perkuat Tata Kelola dan Pemulihan Aset
10 Nama Calon Anggota BPK Ditetapkan, DPD RI Tekankan Integritas dan Independensi
Mendes Yandri Minta Pendamping Desa Jadi Agen Perlindungan Sosial
Wujudkan Lingkungan Urban Bebas Sampah, Hutama Karya Perkuat Akselerasi Kampung ProKlim Cibubur dan Gunung Sahari Utara
ITPLN Luncurkan Tiga Buku Ajar untuk Perkuat Kampus Transisi Energi
Tegaskan Pentingnya Suara Masyarakat, Pemerintah Perbarui Komitmen Sinergi SP4N-LAPOR!
Pertagas Raih 7 Penghargaan CSR dan Pengembangan Desa Berkelanjutan Awards 2026
Kementerian PU Operasikan Tiga Pompa untuk Tangani Kekeringan Sawah di Bekasi

Berita Terkait

Thursday, 1 October 2026 - 15:08 WIB

bank bjb Gandeng Kejati Banten Perkuat Tata Kelola dan Pemulihan Aset

Thursday, 1 October 2026 - 14:53 WIB

10 Nama Calon Anggota BPK Ditetapkan, DPD RI Tekankan Integritas dan Independensi

Wednesday, 30 September 2026 - 22:54 WIB

Mendes Yandri Minta Pendamping Desa Jadi Agen Perlindungan Sosial

Wednesday, 30 September 2026 - 19:06 WIB

Wujudkan Lingkungan Urban Bebas Sampah, Hutama Karya Perkuat Akselerasi Kampung ProKlim Cibubur dan Gunung Sahari Utara

Wednesday, 30 September 2026 - 12:59 WIB

ITPLN Luncurkan Tiga Buku Ajar untuk Perkuat Kampus Transisi Energi

Berita Terbaru

Berita Terbaru

Sawah Kekurangan Air, Pompa Dikerahkan di Bekasi hingga Cirebon

Friday, 2 Oct 2026 - 12:41 WIB