Menteri PU: Rehabilitasi Irigasi Pengga Perkuat Distribusi Air Petani Lombok Tengah

Wednesday, 16 July 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

daelpos.com – Menteri Pekerjaan Umum, Dody Hanggodo, menekankan pentingnya optimalisasi saluran irigasi secara berkelanjutan untuk memperkuat distribusi air yang lebih efisien dan merata. Hal ini disampaikan Menteri Dody saat menerima audiensi petani penerima manfaat Daerah Irigasi (DI) Pengga di Kabupaten Lombok Tengah, Selasa (15/7/2025).

Menteri Dody menyebutkan rehabilitasi jaringan irigasi Pengga penting dilakukan untuk intensifikasi pertanian. “Rehabilitasi jaringan irigasi ini merupakan bagian dari transformasi sistem irigasi untuk mendukung swasembada pangan. Kita tidak sekadar memperbaiki, tetapi juga memperkuat sistem distribusi air agar lebih efisien dan merata,” ujar Menteri Dody.

DI Pengga memiliki luas layanan baku mencapai 3.589 hektare dengan luas fungsional 3.050 hektare, yang sangat strategis dalam mendukung program prioritas nasional swasembada pangan sesuai Asta Cita Presiden Prabowo Subianto. Rehabilitasi ini juga merupakan upaya peremajaan jaringan irigasi yang telah beroperasi sejak tahun 1995.

Menteri Dody menyatakan kesiapannya membantu petani melalui rehabilitasi jaringan irigasi Pengga, termasuk memfasilitasi usulan petani seperti perbaikan talud, embung, jalan irigasi, dan gorong-gorong untuk meningkatkan Indeks Pertanaman (IP) serta produksi pertanian hingga tiga kali panen per tahun dengan pola tanam padi-padi-palawija.

“Tugas kita adalah membuat petani semakin sejahtera, sebagaimana visi dan misi Presiden Prabowo Subianto untuk menyejahterakan petani,” tambah Menteri Dody.

Jaringan irigasi Pengga mengalirkan debit air sebesar 4,38 m³/detik dan dikelola oleh 30 kelompok Perkumpulan Petani Pemakai Air (P3A) yang mencakup 3.332 petani. Indeks pertanaman awal sebesar 300% dengan pola tanam padi sepanjang tahun.

Rehabilitasi DI Pengga dilaksanakan oleh Kementerian PU melalui Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) Nusa Tenggara 1 Mataram selama 260 hari kalender, dimulai 16 April dan ditargetkan selesai pada 31 Desember 2025. Pekerjaan konstruksi dilakukan oleh kontraktor PT Rafa Unggul Sejahtera Langgeng dengan nilai kontrak Rp42,2 miliar. Saat ini, progres fisik telah mencapai 7,20%, sedangkan progres keuangan sebesar 20%.

See also  Jelang Lebaran 2026, Pertamina Bentuk Satgas Ramadan-Idulfitri

Rehabilitasi DI Pengga mencakup dua kabupaten di Provinsi Nusa Tenggara Barat, yakni Kabupaten Lombok Tengah (saluran primer sepanjang 4,6 km di Kecamatan Praya Barat Daya) serta Kabupaten Lombok Barat (saluran sekunder sepanjang 3,2 km di Kecamatan Kuripan dan Gerung). Kegiatan rehabilitasi meliputi perbaikan saluran dengan beton pracetak, rehabilitasi satu bangunan bagi di saluran primer, empat bangunan di saluran sekunder, dan penggantian sepuluh pintu air.

Salah satu petani, Wayan Kurta, menyampaikan terima kasih kepada Menteri Dody yang terus berkomitmen mendukung infrastruktur irigasi pangan di Lombok Tengah.

“Sebelumnya kami hanya menanam ubi dan jagung saja, sekarang kami bisa menanam padi karena adanya saluran irigasi ini. Ada perubahan pola tanam, dan kami berharap hasil panen semakin meningkat setelah rehabilitasi selesai. Kami mewakili petani di sini sangat berterima kasih atas perhatian Bapak Menteri,” ucap Wayan.

Dengan rehabilitasi jaringan irigasi Pengga, diharapkan Indeks Pertanaman sebesar 300% dapat dipertahankan dengan pola tanam 100% padi, 100% padi, serta kombinasi 25% padi–75% palawija, sehingga meningkatkan produksi padi sebesar 4 hingga 6 ton per hektare. (*)

Berita Terkait

Prabowo Saksikan Penyelamatan Rp13,24 Triliun dan 259 Ribu Hektare Hutan
Bappisus Bakal Bersihkan 532 Lapas dan Rutan
Guru Besar ITPLN Dorong PLTS 100 GWp Ciptakan 5,52 Juta Kerja
Hari Batik Nasional, Pertamina Buka Ruang Berkarya dan Kemandirian Ekonomi
Sawah Kekurangan Air, Pompa Dikerahkan di Bekasi hingga Cirebon
Dorong Ketahanan Pangan, Transmigran Gerbang Mas Perkasa dan TEP UI Sulap Lahan Tandus Jadi Pekarangan
Gunhar: Kekayaan Alam Harus Digunakan Sebesar-besarnya untuk Kesejahteraan Rakyat
Menteri Dody Sisir Titik Kekeringan, Perjuangkan Air bagi Petani demi Swasembada Pangan
Tag :

Berita Terkait

Wednesday, 7 October 2026 - 12:50 WIB

Prabowo Saksikan Penyelamatan Rp13,24 Triliun dan 259 Ribu Hektare Hutan

Monday, 5 October 2026 - 13:04 WIB

Bappisus Bakal Bersihkan 532 Lapas dan Rutan

Saturday, 3 October 2026 - 13:53 WIB

Guru Besar ITPLN Dorong PLTS 100 GWp Ciptakan 5,52 Juta Kerja

Saturday, 3 October 2026 - 10:54 WIB

Hari Batik Nasional, Pertamina Buka Ruang Berkarya dan Kemandirian Ekonomi

Friday, 2 October 2026 - 12:41 WIB

Sawah Kekurangan Air, Pompa Dikerahkan di Bekasi hingga Cirebon

Berita Terbaru