Kuliah Umum Di Unhan, Mentrans: Transmigrasi Strategi Bangun Ketahanan Nasional

Tuesday, 28 October 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

daelpos.com – Transmigrasi baru merupakan bagian integral dari strategi membangun ketahanan nasional, dengan bertumpu pada peningkatan kapasitas sumber manusia unggul Indonesia.

Ini disampaikan Menteri Transmigrasi M. Iftitah Sulaiman Suryanagara dalam kuliah umum yang dihadiri 600 mahasiswa sarjana dan pascasarjana Universitas Pertahanan, Sentul, Bogor, Jawa Barat, Senin (27/10).

“Kami diminta untuk menjelaskan apa itu transmigrasi, relevansinya, dan kaitannya dengan para kadet (taruna) serta mahasiswa Universitas Pertahanan. Ini kesempatan baik bagi kami untuk melakukan sosialisasi, karena transmigrasi sangat erat kaitannya dengan upaya meningkatkan ketahanan dan pertahanan negara melalui SDM unggul di kawasan-kawasan transmigrasi,” ujar Mentrans Iftitah.

Dalam kuliah umum tersebut, Menteri Iftitah menegaskan dua poin utama dalam arah kebijakan transmigrasi saat ini. Pertama, transmigrasi bukan lagi sekadar program pemindahan penduduk, tetapi menjadi strategi nasional untuk mendorong pertumbuhan ekonomi yang inklusif dan berkelanjutan.

“Kita ingin lebih banyak tercipta lapangan kerja yang memberi manfaat langsung bagi masyarakat lokal di kawasan transmigrasi. Dengan begitu, mereka bisa memiliki pendapatan, daya beli, dan berkontribusi terhadap pajak yang menjadi sumber pembangunan negara,” kata Mentrans.

Kedua, transmigrasi diarahkan untuk membangun manusia unggul sebagai pondasi keberhasilan pembangunan nasional.

“Tidak mungkin transmigrasi sukses tanpa manusia-manusia unggul, karena itu membangun manusianya menjadi salah satu fokus utama, sebagaimana yang juga menjadi prioritas Presiden,” kata Menteri Iftitah.

Kuliah umum tersebut berlangsung interaktif karena banyak mahasiswa antusias dan berani menyampaikan daya analisis mereka yang dianggap memiliki pemahaman mendalam mengenai makna transmigrasi masa kini.

“Saat ini, transmigrasi sering dikonotasikan sebagai program bagi penduduk dengan kemampuan ekonomi dan pendidikan yang minim. Pertanyaannya, apakah sekarang ada transmigrasi yang ditujukan bagi penduduk yang memiliki kemampuan ekonomi dan pendidikan yang lebih baik?,” kata Kadet Mahasiswa Unhan, Raditya Putra.

See also  Tinjau Penghunian Huntap di Palu, Menteri Basuki: Dijaga Rumah dan Lingkungannya

Menjawab pertanyaan tersebut Mentrans menjelaskan Kementerian Transmigrasi memiliki program Tim Ekspedisi Patriot (TEP) yakni SDM unggul terdiri dari mahasiswa sarjana, pascasarjana hingga dosen dan guru besar yang bertugas meneliti potensi ekonomi 154 kawasan transmigrasi di seluruh Indonesia. Selain itu, Pemerintah akan memberikan beasiswa kepada para mahasiswa pascasarjana untuk ditempatkan di kawasan transmigrasi dengan tujuan mencari solusi dari permasalahan yang ada.

“Ada transmigrasi patriot. Ini sebenarnya diperuntukkan bagi anak-anak muda penerima beasiswa S2 yang kuliah di 7 universitas terbaik di Indonesia seperti UPI, IPB, UGM, dan UNPAD. Bedanya, mereka tidak kuliah di kampus utama, melainkan di kawasan transmigrasi. Mereka adalah transmigran yang terdiri dari orang-orang pintar dan unggul, dengan IQ di atas 120,” tutur Mentrans.

Tak hanya menerima banyak pertanyaan, Menteri Iftitah bertanya kembali kepada mahasiwa tentang makna yang tersirat dari tugas utama Presiden Prabowo Subianto kepada Kementerian Transmigrasi.

“Tugas tersirat yang tidak diucapkan oleh Bapak Presiden dalam rangka mendukung program transmigrasi, selain tugas pokok dan tugas khusus yang telah disebutkan, adalah peningkatan kualitas sumber daya manusia. Transmigrasi ini sangat berkaitan erat dengan penduduk dan bertujuan untuk mendukung pertumbuhan ekonomi. Dalam konteks tersebut, dibutuhkan sumber daya manusia yang kompeten,” kata Kadet Mahasiswa Unhan bernama Regina.

Mentrans pun memberikan apresiasi kepada para mahasiwa yang antusias menyimak kuliah umum tersebut.

“Nalarnya sangat bagus sekali, analisanya luar biasa, bahkan ada jawaban yang di luar dugaan saya. Ternyata mereka lebih siap dan lebih mengerti tentang apa makna transmigrasi hari ini,” kata Menteri Iftitah.

Berita Terkait

Prabowo Saksikan Penyelamatan Rp13,24 Triliun dan 259 Ribu Hektare Hutan
Bappisus Bakal Bersihkan 532 Lapas dan Rutan
Guru Besar ITPLN Dorong PLTS 100 GWp Ciptakan 5,52 Juta Kerja
Hari Batik Nasional, Pertamina Buka Ruang Berkarya dan Kemandirian Ekonomi
Sawah Kekurangan Air, Pompa Dikerahkan di Bekasi hingga Cirebon
Dorong Ketahanan Pangan, Transmigran Gerbang Mas Perkasa dan TEP UI Sulap Lahan Tandus Jadi Pekarangan
Gunhar: Kekayaan Alam Harus Digunakan Sebesar-besarnya untuk Kesejahteraan Rakyat
Menteri Dody Sisir Titik Kekeringan, Perjuangkan Air bagi Petani demi Swasembada Pangan

Berita Terkait

Wednesday, 7 October 2026 - 12:50 WIB

Prabowo Saksikan Penyelamatan Rp13,24 Triliun dan 259 Ribu Hektare Hutan

Monday, 5 October 2026 - 13:04 WIB

Bappisus Bakal Bersihkan 532 Lapas dan Rutan

Saturday, 3 October 2026 - 13:53 WIB

Guru Besar ITPLN Dorong PLTS 100 GWp Ciptakan 5,52 Juta Kerja

Saturday, 3 October 2026 - 10:54 WIB

Hari Batik Nasional, Pertamina Buka Ruang Berkarya dan Kemandirian Ekonomi

Friday, 2 October 2026 - 12:41 WIB

Sawah Kekurangan Air, Pompa Dikerahkan di Bekasi hingga Cirebon

Berita Terbaru

Nasional

Mendes Yandri Ajak ISSF dan Perusahaan Mitra Perluas Desa Binaan

Wednesday, 7 Oct 2026 - 18:48 WIB

Energy

Fasilitasi OTA Wolbachia di Kampus, ITPLN Aktif Berantas DBD

Wednesday, 7 Oct 2026 - 16:39 WIB