QRIS di Pasar Tradisional: Langkah DKI Amankan Transaksi

Wednesday, 29 October 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

ilustrasi / foto ist

ilustrasi / foto ist

daelpos.com – Pemerintah Provinsi DKI Jakarta bergerak cepat dalam upaya modernisasi dan penertiban area publik. Melalui rencana perluasan masif sistem pembayaran digital QRIS (Quick Response Code Indonesian Standard) ke seluruh pasar-pasar tradisional di Ibu Kota, Pemprov DKI tidak hanya menyasar kemudahan transaksi, tetapi juga menjadikan langkah ini sebagai senjata utama melawan tindak kejahatan dan praktik premanisme.

Langkah strategis ini didorong oleh analisis bahwa transaksi nontunai secara signifikan akan mengurangi peredaran uang tunai di lokasi pasar. Dengan minimnya aktivitas kas, ruang gerak bagi pencopet dan pelaku pungutan liar (pungli) dapat dipersempit, menciptakan lingkungan berbelanja yang jauh lebih aman bagi pedagang maupun pembeli.

“Digitalisasi pasar bukan hanya tren, ini adalah solusi keamanan,” ujar seorang perwakilan dari Pemprov DKI. “Dengan QRIS, kami menghilangkan target empuk bagi pelaku kejahatan. Transaksi jadi tercatat, transparan, dan pastinya lebih aman dari risiko kehilangan.”

Ke depan, Pemprov berkomitmen untuk terus memperluas jangkauan digitalisasi ini ke berbagai sentra ekonomi rakyat lainnya. Tujuannya jelas: menjadikan pasar-pasar tradisional Jakarta tidak hanya efisien dan modern dalam bertransaksi, tetapi juga menjadi contoh area publik yang bebas dari rasa takut, premanisme, dan kejahatan.

Digitalisasi ini diharapkan menjadi lompatan besar bagi citra pasar tradisional, menjadikannya destinasi yang nyaman, aman, dan setara dengan pusat perbelanjaan modern lainnya.

See also  Jakarta Akan Bawa Pengalaman Menata Kota Berkelanjutan

Berita Terkait

Olah Kelapa Jadi Parutan Kering, Warga Pulau Bacan Malut Tambah Pendapatan
Hadiri Pameran Trade Expo Indonesia, Mendes Ingin Produk Hilirisasi Desa Go Internasional
Pramono Bangga Jakarta Jadi Kota Pelajar Nomor Satu
Gelegar Lelang BNI 2026 Bukukan Penjualan Agunan Rp510,77 Miliar
Pertamina Operasikan SPBU 24 Jam di Bali, Distribusi BBM Dipercepat
Belajar dari BAIC, Iftitah: Kemajuan Industri Dibangun dari Investasi pada Manusia dan Teknologi
Senator Mirah: MotoGP Mandalika Harus Berkelanjutan, Dampak Ekonomi dan Peningkatan SDM Lokal Jadi Prioritas
BNI Dukung 24 UMKM Lokal Tampil di MotoGP Mandalika 2026

Berita Terkait

Friday, 16 October 2026 - 21:40 WIB

Olah Kelapa Jadi Parutan Kering, Warga Pulau Bacan Malut Tambah Pendapatan

Thursday, 15 October 2026 - 13:01 WIB

Hadiri Pameran Trade Expo Indonesia, Mendes Ingin Produk Hilirisasi Desa Go Internasional

Thursday, 15 October 2026 - 12:57 WIB

Pramono Bangga Jakarta Jadi Kota Pelajar Nomor Satu

Thursday, 15 October 2026 - 12:49 WIB

Gelegar Lelang BNI 2026 Bukukan Penjualan Agunan Rp510,77 Miliar

Wednesday, 14 October 2026 - 15:44 WIB

Pertamina Operasikan SPBU 24 Jam di Bali, Distribusi BBM Dipercepat

Berita Terbaru