Hutama Karya Dorong Transformasi Infrastruktur Berkelanjutan Melalui Forum Internasional REAAA 2025

Wednesday, 12 November 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

daelpos.com – Sebagai perusahaan yang mengemban mandat strategis dalam Pembangunan Jalan Tol Trans Sumatera (JTTS), PT Hutama Karya (Persero) (Hutama Karya) senantiasa berupaya menghadirkan karya konstruksi yang berdaya saing global, efisien, dan berkelanjutan. Dalam menghadapi dinamika industri infrastruktur yang terus berkembang, Hutama Karya juga aktif mengikuti berbagai forum internasional sebagai upaya memperluas wawasan, memperkuat jejaring global, serta mengadopsi teknologi yang relevan dengan kebutuhan masa depan pembangunan jalan dan jembatan di Indonesia.

Sebagai wujud dari komitmen tersebut, Hutama Karya berpartisipasi dalam 17th Road Engineering Association of Asia and Australasia (REAAA) Conference and Business Forum yang diselenggarakan di Goyang, Korea Selatan, pada 27–31 Oktober 2025. Forum bergengsi ini menjadi ajang bagi para profesional di bidang teknologi jalan dari berbagai negara untuk bertukar gagasan, berbagi pengalaman, dan membahas arah pengembangan infrastruktur yang efisien, berkelanjutan, serta berorientasi pada inovasi digital.

Dalam kegiatan ini, Hutama Karya diwakili oleh Deska Adi Pratama dan Kusuma Ariftama dari Divisi Perencanaan Jalan Tol (RJT), Muhammad Ashar dari Divisi Pengembangan Bisnis dan Manjemen Portofolio, serta Zakhy Yusuf Maulana dari HK Realtindo (HKR). Turut hadir pula Direktur Operasi I Hutama Karya, Agung Fajarwanto, yang memberikan dukungan langsung terhadap partisipasi insan muda perusahaan dalam forum internasional tersebut.

Adapun dalam agenda konferensi dan forum bisnis internasional ini, perwakilan Hutama Karya memaparkan berbagai kajian dan hasil riset yang berfokus pada penguatan efisiensi, inovasi teknologi, serta optimalisasi nilai ekonomi infrastruktur jalan. Deska Adi Pratama membawakan dua sesi, yakni presentasi dalam Technical Session berjudul ”Enhancing Infrastructure Efficiency and Sustainability through BIM Collaboration and Digital Survey: A Case Study of the Betung–Tempino–Jambi Toll Road Project” serta menjadi Speaker dalam Business Forum dengan topik ”AI-Powered Toll Road Development: Hutama Karya’s Journey in Trans Sumatera”. Kusuma Ariftama turut berkontribusi melalui presentasi “Concession Scheme Alternative of Trans Sumatra Toll Road: Dumai–Rantauprapat Section” yang menyoroti alternatif skema pengusahaan dalam pengembangan ruas strategis di wilayah Sumatra bagian utara. Sementara itu, Muhammad Ashar dan Zakhy Yusuf menyampaikan hasil riset berjudul “Value Capture Strategy for Trans Sumatera Toll Road Development: Study Case in Palembang–Indralaya Section”, membahas strategi peningkatan nilai ekonomi kawasan sekitar jalan tol melalui pendekatan value capture.

See also  Kejahatan Rekening Bansos Fiktif: Siapa yang Mampu Mengorganisir?

Konferensi REAAA tahun ini diikuti oleh lebih dari 70 negara dengan total lebih dari 5.000 peserta yang terdiri atas pakar, praktisi, akademisi, serta perwakilan lembaga infrastruktur dari kawasan Asia dan Australasia. Kehadiran Hutama Karya dalam forum tersebut tidak hanya menunjukkan kesiapan perusahaan dalam beradaptasi terhadap perkembangan teknologi global, tetapi juga mempertegas peran aktif Indonesia dalam percaturan inovasi infrastruktur dunia.

Partisipasi ini menjadi momentum penting bagi perusahaan untuk menunjukkan kapabilitas dan inovasi anak bangsa di kancah internasional. Keterlibatan Hutama Karya dalam REAAA Conference menunjukkan bahwa kompetensi sumber daya manusia kita mampu bersaing di tingkat global. Melalui penerapan teknologi seperti BIM, digital survey, dan kecerdasan buatan (AI), kami berupaya menghadirkan infrastruktur jalan tol yang tidak hanya efisien dan berkelanjutan, tetapi juga mencerminkan kemajuan teknologi yang relevan dengan kebutuhan masa depan. Sebagai contoh memadukan penerapan BIM dengan LIDAR untuk mempercepat proses pemetaan.

“Melalui partisipasi ini, Hutama Karya berharap dapat terus memperluas kolaborasi internasional, memperkuat penerapan teknologi digital seperti Building Information Modeling (BIM) dan Artificial Intelligence (AI) dalam pembangunan jalan tol, serta menghadirkan solusi berkelanjutan bagi masa depan infrastruktur Indonesia yang lebih efisien, tangguh, dan berdaya saing tinggi,” tutur Executive Vice President (EVP) Sekretaris Perusahaan Hutama Karya Mardiansyah.

Berita Terkait

Pemulihan Pascabencana, Kementerian PU Genjot Layanan Air Bersih 5.300 Liter per Detik
Mulai 2026, OJK Buka Data Pemilik Saham
Prabowo Tegur Kepala Daerah Bali soal Sampah
Hutama Karya Grup Salurkan Bantuan Tanggap Darurat Untuk Korban Banjir dan Longsor di Jawa Barat
Polda Metro Jaya Gelar Operasi Keselamatan Jaya 2026 Selama 14 Hari
Friderica di Bursa: OJK Perkuat Kendali Pasar
Hutama Karya Perkuat Integrasi Transportasi Lewat Stasiun Glodok–Kota
Kementerian PU Percepat Pemulihan Pertanian Pascabencana di Aceh Utara

Berita Terkait

Tuesday, 3 February 2026 - 19:51 WIB

Pemulihan Pascabencana, Kementerian PU Genjot Layanan Air Bersih 5.300 Liter per Detik

Tuesday, 3 February 2026 - 10:18 WIB

Mulai 2026, OJK Buka Data Pemilik Saham

Tuesday, 3 February 2026 - 10:06 WIB

Prabowo Tegur Kepala Daerah Bali soal Sampah

Monday, 2 February 2026 - 17:40 WIB

Hutama Karya Grup Salurkan Bantuan Tanggap Darurat Untuk Korban Banjir dan Longsor di Jawa Barat

Monday, 2 February 2026 - 17:01 WIB

Polda Metro Jaya Gelar Operasi Keselamatan Jaya 2026 Selama 14 Hari

Berita Terbaru

ilustrasi / foto ist

Olahraga

AVC Cup 2026: Timnas Voli Indonesia Siapkan 32 Pemain

Tuesday, 3 Feb 2026 - 20:35 WIB