Bantuan Bencana Hidrometeorologi, Hutama Karya Perkuat Akses dan Hunian Sementara di Sumatra Utara – Aceh dan Sumatra Barat

Tuesday, 9 December 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

daelpos.com – Bencana hidrometeorologi yang melanda sejumlah daerah di Sumatra Utara, Aceh, dan Sumatra Barat yang terjadi sejak akhir November lalu, menjadi fokus Aksi Cepat Tanggap Bencana PT Hutama Karya (Persero) (Hutama Karya) melalui program HK Peduli. Hutama Karya setelah sebelumnya memberitakan memberikan bantuan logistik dan alat berat di Sumatra Barat, kali ini mengirimkan berbagai bantuan di sekitar Ruas Tol Binjai–Langsa, Medan, Deli Serdang, Tebing Tinggi, Kuala Tanjung, Sibolga, Kabupaten Pidie Jaya, Kabupaten Bireuen dan beberapa titik pengungsian di Aceh dalam bentuk pengoperasian posko, penyaluran logistik, mobilisasi alat berat, dan infrastruktur darurat untuk membantu pemulihan warga.

Executive Vice President (EVP) Sekretaris Perusahaan Hutama Karya, Mardiansyah menyampaikan bahwa langkah perusahaan ini berangkat dari rasa persatuan kebangsaan sehingga peduli terhadap kondisi warga yang terdampak bencana. Hal ini sejalan dengan peran BUMN yang didorong Danantara untuk hadir cepat di tengah bencana. “Lewat program HK Peduli, Hutama Karya berupaya mempercepat pemenuhan kebutuhan dasar masyarakat, dan mempercepat pemulihan akses sehingga aktivitas transportasi segera dapat lancar kembali,” terangnya.

Kehadiran HK Peduli di Sumatra Utara dan Aceh

Bencana hidrometeorologi yang melanda sejumlah wilayah di Sumatra mendorong pemerintah dan jaringan BUMN menyusun pembagian peran untuk memperkuat penanganan bencana. Di Sumatra Utara, bantuan diberikan di Kabupaten Langkat, Medan, Deli Serdang, Kota Tebing Tinggi, Kuala Tanjung, Sibolga, Tapanuli Tengah. Di Aceh, perhatian diarahkan ke Kabupaten Pidie Jaya, Kabupaten Bireuen, dan Kecamatan Peudada, serta ke daerah yang diarahkan oleh pihak provinisi ke sejumlah titik pengungsian yang terdampak banjir dan longsor.

Selain penyaluran bantuan di permukiman warga, Hutama Karya juga mengoptimalkan proyek infrastruktur di sekitar lokasi bencana agar dapat diutilisasi untuk kepentingan kemanusiaan. Berkoordinasi dengan Badan Pengatur Jalan Tol (BPJT), dari proyek Tol Sigli–Banda Aceh, Hutama Karya mengoperasikan secara fungsional Jalan Tol Sigli–Banda Aceh Seksi 1 (Padang Tiji–Seulimeum) mulai Sabtu (6/12/2025) hingga Minggu (4/1/2026) untuk mendukung kelancaran distribusi bantuan kemanusiaan dan pergerakan kendaraan tanggap darurat.

See also  Penjelasan RPerpres Gaji dan Tunjangan PPPK

Posko dan Layanan Dasar di Langkat

Sebagai pusat penanganan awal di Sumatra Utara, Hutama Karya juga mengutilisasi fasilitas pelayanan perusahaan di sekitar lokasi bencana. Hutama Karya mengoperasikan posko evakuasi di Rest Area KM 41 B Ruas Tol Binjai–Langsa, Kabupaten Langkat sejak terjadinya bencana pada 26 November yang dibuka hingga 5 Desember 2025 lalu, sesuai dengan kondisi tempat tinggal para korban yang mulai kondusif. Posko yang dilengkapi aula, tujuh dapur umum, ruang kesehatan, ruang laktasi, serta sarana kamar mandi terpisah untuk laki‑laki dan Perempuan ini menampung ratusan pengungsi dari desa sekitar.

Operasional posko dijalankan bersama BPBD, TNI/Polri, serta unsur pemerintah daerah, dengan jadwal pembersihan fasilitas umum tiga kali sehari untuk menjaga sanitasi. Tim medis gabungan melakukan pemeriksaan kesehatan dasar, pemantauan kondisi pengungsi, dan dukungan obat-obatan yang disesuaikan dengan kebutuhan, dan rujukan ke fasilitas kesehatan terdekat bila diperlukan. Dari posko ini, Hutama Karya bersama entitas Anak Perusahaan seperti PT Hutama Karya Infrastruktur (HKI), PT Hakaaston (HKA), PT Hutama Marga Waskita (Hamawas), dan PT Hutama Panorama Sitinjau Lauik (HPSL) menyalurkan bahan pokok, pakaian layak pakai, selimut, perlengkapan bayi, serta paket kebersihan keluarga. Penyaluran dilakukan bertahap mengikuti data jumlah pengungsi aktif dan koordinasi dengan posko resmi di wilayah sekitar Ruas Tol Binjai–Langsa, Kabupaten Langkat.

Bantuan Logistik di Aceh

Sejak akhir November lalu, HK Peduli menyalurkan pemenuhan kebutuhan dasar pengungsi ke masing-masing Desa terdampak di Aceh. Pada hari Kamis (4/12), Hutama Karya menyerahkan bantuan kemanusiaan kepada Pemerintah Desa Tijien Husein, Kecamatan Ulim, Kabupaten Pidie Jaya dan Desa Meunasah Pulo, Kecamatan Peudada, Kabupaten Bireuen. Penyerahan bantuan dilakukan oleh Project Director Jalan Tol Ruas Sigli – Banda Aceh Hutama Karya, Slamet Sudradjat dan diterima langsung oleh Keuchik Desa Tijien Husein, Kecamatan Ulim, Kabupaten Pidie Jaya, Nasruddin HJZ dan Keuchik Desa Meunasah Pulo, Kecamatan Peudada, Kabupaten Bireuen, Hamdani.

See also  Kemendes, Kemendagri dan Kemenkeu Sepakati Melengkapi Aturan PMK Nomor 81 Tahun 2025

Untuk skala provinsi, Hutama Karya melalui unit terkait mendistribusikan ratusan bahan pokok, kasur lipat, selimut, dan kebutuhan harian lainnya yang dikirimkan melalui Balai Wilayah Sungai Sumatera (BWS) I. Perlengkapan ini memperkuat kapasitas posko di beberapa kabupaten, sehingga pengungsi memiliki alas tidur yang layak selama masa pemulihan. Selain itu, perusahaan menyiapkan dukungan jembatan bailey sebagai infrastruktur pembangunan darurat dan alat berat di beberapa titik akses sesuai koordinasi Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Aceh untuk pemulihan kondisi.

Suara Warga dari Langkat dan Pidie Jaya

Di sekitar Ruas Tol Binjai–Langsa, salah satu pengungsi, Ahmad Syarif (38), warga Desa Harapan Makmur, menceritakan bagaimana air yang naik menjelang dini hari membuat ia dan keluarganya harus segera mengungsi dengan membawa barang seadanya. “Kami bangun‑bangun air sudah hampir masuk ke tempat tidur, jadi tidak sempat selamatkan banyak barang, yang penting anak‑anak dulu,” ujarnya. Ia berharap dukungan alat berat, jembatan darurat, dan perbaikan akses jalan yang sedang diupayakan dapat segera memulihkan konektivitas antardesa, sehingga anak‑anak dapat kembali bersekolah dan kegiatan ekonomi perlahan pulih.

Sementara itu, seorang penerima bantuan di Pidie Jaya, Nur Aini (34), warga Kecamatan Meureudu, menyampaikan bahwa paket bantuan dari Hutama Karya yang disalurkan melalui HK Peduli membantu menjaga kebutuhan harian keluarganya di tengah ketidakpastian kapan bisa kembali ke rumah. “Setidaknya kami tidak terlalu khawatir soal makan anak dan kebutuhan sehari‑hari di posko, sekarang yang kami tunggu jalan dan jembatan bisa cepat normal supaya ekonomi di kampung hidup lagi,” jelasnya.

Berita Terkait

Mudik Mulai Ramai! 176 Ribu Kendaraan Tinggalkan Jakarta via MBZ
Jelang Nyepi dan Idulfitri 2026, Menteri PANRB Tinjau Kesiapan Layanan Sektor Kesehatan
Informasi Terkini Trafik Mudik Lebaran 2026 di Jalan Tol Trans Sumatera (JTTS) Periode 14 Maret 2026
Kementrans Jajaki Kolaborasi dengan Perusahaan Keramik untuk Pemberdayaan Transmigran
Arus Mudik Mulai Terasa, Lalin di GT Cileunyi Naik
Gelar Program Budaya Berbagi, Jasa Marga Bagikan 900 Paket Takjil di Ruas Tol Belmera
Kementerian PU Lepas 300 Peserta Mudik Nyaman Bersama Tahun 2026
Kementerian PU dan Google Hadirkan Posko Mudik di Google Maps

Berita Terkait

Monday, 16 March 2026 - 19:53 WIB

Mudik Mulai Ramai! 176 Ribu Kendaraan Tinggalkan Jakarta via MBZ

Monday, 16 March 2026 - 19:49 WIB

Jelang Nyepi dan Idulfitri 2026, Menteri PANRB Tinjau Kesiapan Layanan Sektor Kesehatan

Sunday, 15 March 2026 - 14:06 WIB

Informasi Terkini Trafik Mudik Lebaran 2026 di Jalan Tol Trans Sumatera (JTTS) Periode 14 Maret 2026

Saturday, 14 March 2026 - 12:53 WIB

Kementrans Jajaki Kolaborasi dengan Perusahaan Keramik untuk Pemberdayaan Transmigran

Saturday, 14 March 2026 - 12:27 WIB

Arus Mudik Mulai Terasa, Lalin di GT Cileunyi Naik

Berita Terbaru

Megapolitan

Pemprov DKI Kucurkan Bansos, Anak, Lansia dan Disabilitas

Monday, 16 Mar 2026 - 19:38 WIB