Menteri PANRB: IPIMTI Perkuat Peran Perempuan sebagai Aktor Strategis Reformasi Birokrasi

Saturday, 20 December 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

daelpos.com – Dukungan terhadap perempuan tidak boleh berhenti pada simbol semata, tetapi harus terintegrasi dalam kebijakan dan praktik organisasi. Hal ini mencakup kebijakan kerja yang adil dan ramah keluarga, lingkungan kerja yang aman dan bermartabat, serta penguatan kapasitas melalui pelatihan kepemimpinan, mentoring, dan jejaring profesional.

“Karena itu, perempuan dalam birokrasi bukan sekadar representasi, tetapi aktor kunci dalam pengambilan keputusan dan pelaksanaan reformasi birokrasi,” ujar Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PANRB) Rini Widyantini dalam HUT ke-7 Ikatan PIMTI Perempuan Indonesia dan IPIMTI Awards, di Jakarta, Jumat (19/12/2025).

Menteri Rini menjelaskan bahwa hingga kini masih banyak ASN perempuan yang menghadapi hambatan, baik yang bersifat struktural maupun kultural. Bias gender, persepsi terhadap peran domestik, budaya kerja yang belum sepenuhnya inklusif, hingga keterbatasan akses pengembangan karier, masih menjadi tantangan nyata. Di sinilah peran institusi menjadi sangat penting.

“Di sinilah IPIMTI mengambil peran strategis. IPIMTI tidak hanya menjadi community of practice, tetapi juga berkembang sebagai ruang pembelajaran dan penguatan kepemimpinan perempuan,” ujarnya.

Menurutnya, IPIMTI harus menjadi jembatan antara kebijakan dan realitas birokrasi agar kebijakan yang dirumuskan benar-benar berpijak pada pengalaman lapangan. Lebih dari itu, IPIMTI hadir sebagai aktor kolaboratif dalam reformasi birokrasi dengan memperkaya perumusan kebijakan dengan perspektif yang inklusif dan adaptif.

“Inilah pergeseran penting yang kita dorong bersama dari komunitas berbagi praktik, menuju policy influencer yang ikut membentuk arah birokrasi ke depan, ” ungkapnya.

Ia juga menegaskan setidaknya ada empat pendekatan yang perlu terus di dorong bersama, yaitu pertama legislasi dan kebijakan yang berpihak dan adil; kedua, transformasi budaya organisasi; ketiga, keteladanan kepemimpinan; dan keempat, penguatan semangat women support women melalui jejaring, mentoring, dan coaching yang terstruktur.

See also  Kontribusi Indonesia dalam Pencapaian Target Keanekaragaman Hayati Global

“Mari kita terus bergerak bersama, membangun birokrasi yang inklusif, kolaboratif, dan berorientasi pada manusia. Karena kepemimpinan perempuan di puncak bukanlah tujuan akhir, melainkan sarana untuk memperkuat institusi dan mempercepat perubahan yang benar-benar berdampak bagi masyarakat,” jelasnya.

Sementara itu, Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA) Arifatul Choiri Fauzi mengapresiasi kontribusi IPIMTI dalam pemberdayaan perempuan di berbagai kegiatan, termasuk kolaborasi dalam bidang kerja sama, pendidikan, sosial, ekonomi, dan hukum.

“Saya melihat IPIMTI ini adalah sebuah kekuatan yang luar biasa. Perempuan-perempuan yang sudah menduduki posisi strategis dalam sebuah lembaga, tidak lagi memikirkan dirinya sendiri. Tetapi bagaimana perempuan-perempuan hebat yang berada di IPIMTI ini mengajak perempuan lain yang belum berada di posisi strategis diajak dan diberikan kesempatan untuk bersama-sama menduduki posisi yang strategis,” ujarnya.

Arifatul juga mengatakan, kepemimpinan perempuan bukan tentang menggantikan peran laki-laki. Karena sesungguhnya kepemimpinan perempuan tentang menghadirkan perspektif baru dalam pengambilan keputusan.

“Jadi harus kita luruskan bahwa kepemimpinan perempuan bukan tentang menggantikan perannya laki-laki. Ketika perempuan diberi ruang untuk memimpin yang berubah bukan hanya kebijakannya tapi juga cara kita memanusiakan pembangunan,” jelasnya.

Arifatul berharap, Ikatan PIMTI dapat terus menjadi penggerak perubahan yang memberdayakan perempuan untuk mendukung pembangunan yang berkelanjutan. “Teruslah melangkah dengan keyakinan karena ketika perempuan bergerak bersama perubahan tidak lagi sekedar harapan tetapi menjadi keniscahayaan,” tutupnya.

Berita Terkait

TEP ITB Dorong Digitalisasi Layanan Kesehatan di Papua
Jaga Konektivitas Trans Kalimantan, Kementerian PU Preservasi 2 Jembatan Panjang Sungai Kapuas di Kalteng
Irigasi Cimanuk Cisanggarung Hasil Rehabilitasi Hutama Karya Perkuat Ketahanan Pangan di Jawa Barat
TEP UI-Kementrans Dokumentasikan Lima Sub-Suku Dayak
Perkuat Pasokan Air Irigasi Pertanian, Kementerian PU Siapkan Tujuh Sumur Dalam di KSPEAN Wanam
Perkuat Kepatuhan Hukum, Hutama Karya Sinergi dengan Kejati Daerah Istimewa Yogyakarta
Cegah Gagal Panen, Kementerian PU Selamatkan 8.000 Hektare Sawah di Lampung dari Intrusi Air Laut
Dukung Asta Cita Presiden, 2 Sekolah Rakyat di Sulbar Siap Tampung 1.680 Siswa

Berita Terkait

Monday, 12 October 2026 - 18:50 WIB

TEP ITB Dorong Digitalisasi Layanan Kesehatan di Papua

Monday, 12 October 2026 - 18:21 WIB

Jaga Konektivitas Trans Kalimantan, Kementerian PU Preservasi 2 Jembatan Panjang Sungai Kapuas di Kalteng

Saturday, 10 October 2026 - 11:07 WIB

TEP UI-Kementrans Dokumentasikan Lima Sub-Suku Dayak

Friday, 9 October 2026 - 20:56 WIB

Perkuat Pasokan Air Irigasi Pertanian, Kementerian PU Siapkan Tujuh Sumur Dalam di KSPEAN Wanam

Friday, 9 October 2026 - 08:05 WIB

Perkuat Kepatuhan Hukum, Hutama Karya Sinergi dengan Kejati Daerah Istimewa Yogyakarta

Berita Terbaru

Chief Operating Officer (COO) Danantara, Dony Oskaria / foto ist

Ekonomi - Bisnis

Danantara Siapkan PT Kawasan Industri Indonesia, Kelola 35.000 Hektare

Monday, 12 Oct 2026 - 18:55 WIB

Nasional

TEP ITB Dorong Digitalisasi Layanan Kesehatan di Papua

Monday, 12 Oct 2026 - 18:50 WIB

Energy

Srikandi PLN: Soft Skill Jadi Kunci Bersaing di Era AI

Monday, 12 Oct 2026 - 18:31 WIB