Raker Bersama Komisi V DPR RI, Menteri Dody Laporkan Progres Signifikan Penanganan Bencana di Sumatera

Tuesday, 27 January 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

daelpos.com – Menteri Pekerjaan Umum (PU) Dody Hanggodo menghadiri Rapat Kerja bersama Komisi V DPR RI membahas penanganan pascabencana di Provinsi Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat, Selasa (27/1/2026). Penanganan dilakukan secara terpadu meliputi bidang Bina Marga, Sumber Daya Air, Cipta Karya, dan Prasarana Strategis untuk memastikan pemulihan infrastruktur dasar dan keberlangsungan aktivitas masyarakat.

Menteri PU Dody Hanggodo mengatakan pemerintah telah bergerak cepat dengan mengerahkan sekitar 1.377 personel Kementerian PU, termasuk 402 Generasi Muda PU dan didukung 1.366 personel TNI dan masyarakat, serta memobilisasi sekitar 1.937 alat berat dan 500 unit sarana prasarana pendukung beserta 6.352 bahan material untuk penanganan bencana di Provinsi Aceh, Sumut, dan Sumbar.

“Sejak 12 Desember 2025 lalu, kami juga telah meluncurkan program padat karya dengan melibatkan lebih dari 30.100 tenaga kerja lokal, sehingga turut menggerakkan perekonomian masyarakat setempat,” kata Menteri Dody.

Berdasarkan rekapitulasi penanganan bencana Sumatera per 27 Januari 2026, penanganan Bidang Bina Marga pada 99 ruas jalan nasional dan 33 jembatan nasional seluruhnya telah mencapai 100% fungsional per 30 Desember 2025 guna memastikan distribusi logistik tidak terputus.

Selanjutnya sektor Sumber Daya Air, tercatat 31 daerah irigasi kewenangan pusat dan 7 daerah irigasi kewenangan daerah terdampak bencana. Hingga saat ini, progres rehabilitasi irigasi mencapai 23%, dengan prioritas pada jaringan irigasi yang mendukung sawah-sawah yang telah memasuki masa tanam, melalui koordinasi dengan Kementerian Pertanian.

Penanganan sungai difokuskan pada normalisasi dan pengamanan alur akibat banjir berulang dan hujan susulan. Dari total 77 sungai nasional terdampak, progres penanganan telah mencapai sekitar 52%, dengan target penyelesaian pada Oktober 2026, termasuk rencana pembangunan sabo dam dan cekdam sebagai pengendali sedimen.

See also  Gus Halim Tantang BPKP Bikin Desa Akuntabel

“Kami sudah mengidentifikasikan jika hujan masih sangat lebat di daerah hulu, baik di Aceh, Sumatera Utara atau Sumatera Barat maka sedimennya, bawa pasir maupun kayu masih sangat mungkin turun ke daerah-daerah hilir. Jadi kami mengusulkan pembangunan beberapa sabo dam dan cek dam yang kami targetkan selesai paling lama Oktober 2028,” ujar Menteri Dody.

Di bidang Cipta Karya, penanganan difokuskan pada pemulihan layanan dasar. Dari 176 Sistem Penyediaan Air Minum (SPAM) terdampak, sekitar 70% telah berhasil dipulihkan dan ditargetkan seluruhnya fungsional pada 15 Februari 2026. Untuk sektor sanitasi, penanganan Instalasi Pengolahan Lumpur Tinja dan Tempat Pengolahan Akhir (TPA) sampah telah mencapai 83%, dengan target fungsional penuh pada 15 Februari 2026.

Kementerian PU juga menangani pembangunan sumur bor dalam dan dangkal sebagai sumber air bersih pendukung. Progres penyelesaian saat ini mencapai 15 persen untuk sumur bor dalam dan 53 persen untuk sumur bor dangkal, dengan target penyelesaian sebelum bulan Ramadhan guna mendukung operasional SPAM dan kebutuhan air bersih masyarakat.

Pada Bidang Prasarana Strategis, Kementerian PU telah menangani pembersihan lumpur pada 171 lokasi fasilitas umum, dengan 120 lokasi telah kembali fungsional. Selain itu, pembangunan 1.217 unit hunian sementara yang saat ini terus berjalan, serta penyiapan puskesmas darurat yang ditargetkan fungsional sebelum 15 Februari 2026.

Menteri Dody mengatakan bahwa pemerintah berkomitmen menjaga progres penanganan bencana Sumatera tetap sesuai target. “Kami terus mengawal pemulihan ini agar tidak hanya cepat, tetapi juga berkualitas dan berkelanjutan, sehingga infrastruktur yang dibangun kembali lebih tangguh dan mampu mendukung pemulihan ekonomi masyarakat,” kata Menteri Dody. (*)

Berita Terkait

TEP ITB Dorong Digitalisasi Layanan Kesehatan di Papua
Jaga Konektivitas Trans Kalimantan, Kementerian PU Preservasi 2 Jembatan Panjang Sungai Kapuas di Kalteng
Irigasi Cimanuk Cisanggarung Hasil Rehabilitasi Hutama Karya Perkuat Ketahanan Pangan di Jawa Barat
TEP UI-Kementrans Dokumentasikan Lima Sub-Suku Dayak
Perkuat Pasokan Air Irigasi Pertanian, Kementerian PU Siapkan Tujuh Sumur Dalam di KSPEAN Wanam
Perkuat Kepatuhan Hukum, Hutama Karya Sinergi dengan Kejati Daerah Istimewa Yogyakarta
Cegah Gagal Panen, Kementerian PU Selamatkan 8.000 Hektare Sawah di Lampung dari Intrusi Air Laut
Dukung Asta Cita Presiden, 2 Sekolah Rakyat di Sulbar Siap Tampung 1.680 Siswa

Berita Terkait

Monday, 12 October 2026 - 18:50 WIB

TEP ITB Dorong Digitalisasi Layanan Kesehatan di Papua

Monday, 12 October 2026 - 18:21 WIB

Jaga Konektivitas Trans Kalimantan, Kementerian PU Preservasi 2 Jembatan Panjang Sungai Kapuas di Kalteng

Saturday, 10 October 2026 - 11:07 WIB

TEP UI-Kementrans Dokumentasikan Lima Sub-Suku Dayak

Friday, 9 October 2026 - 20:56 WIB

Perkuat Pasokan Air Irigasi Pertanian, Kementerian PU Siapkan Tujuh Sumur Dalam di KSPEAN Wanam

Friday, 9 October 2026 - 08:05 WIB

Perkuat Kepatuhan Hukum, Hutama Karya Sinergi dengan Kejati Daerah Istimewa Yogyakarta

Berita Terbaru

Chief Operating Officer (COO) Danantara, Dony Oskaria / foto ist

Ekonomi - Bisnis

Danantara Siapkan PT Kawasan Industri Indonesia, Kelola 35.000 Hektare

Monday, 12 Oct 2026 - 18:55 WIB

Nasional

TEP ITB Dorong Digitalisasi Layanan Kesehatan di Papua

Monday, 12 Oct 2026 - 18:50 WIB

Energy

Srikandi PLN: Soft Skill Jadi Kunci Bersaing di Era AI

Monday, 12 Oct 2026 - 18:31 WIB