Menteri Dody Minta 86 Sumur Bor di Sumatera Rampung Sebelum Ramadhan

Wednesday, 28 January 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

daelpos.com – Kementerian Pekerjaan Umum (PU) terus mempercepat penanganan penyediaan air bersih pascabencana di Provinsi Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat melalui pembangunan sumur bor. Hingga 27 Januari 2026, tercatat 86 unit sumur bor tengah dikerjakan di wilayah Sumatera terdiri dari sumur bor air dalam dan sumur bor dangkal.

Menteri PU Dody Hanggodo menyampaikan bahwa pembangunan sumur bor menjadi salah satu prioritas utama dalam penanganan pascabencana.

“Kami juga melakukan beberapa pemboran sumur dalam dan sumur dangkal. Sumur dalam ini adalah untuk sumur-sumur yang lebih dari 80 meter dan berkualitas air yang premium yang bisa untuk diminum. Sedangkan sumur-sumur dangkal dengan kualitas air yang di bawah air minum, namun bisa dipakai untuk mandi dan cuci, dan biasanya digunakan untuk pembersihan lumpur pascabencana,”kata Menteri Dody.

Pembangunan sumur bor difokuskan untuk mendukung pemulihan layanan air bersih pada fasilitas publik dan kawasan terdampak bencana. Secara rinci, pembangunan sumur bor dilaksanakan di Provinsi Aceh sebanyak 67 unit, Provinsi Sumatera Barat sebanyak 19 unit, sementara Sumatera Utara difokuskan pada dukungan sistem air minum eksisting.

Lokasi pembangunan sumur bor tersebar di berbagai titik strategis yang terdampak bencana, meliputi masjid, pasar, puskesmas, rumah sakit, perkantoran, sekolah, hingga kawasan hunian masyarakat. Dari total 86 titik sumur bor, saat ini sekitar 15% sumur bor air dalam telah selesai dibangun, sedangkan sumur bor dangkal telah mencapai progres penyelesaian sekitar 53%.

Sumur bor air dalam dibangun dengan kedalaman rata-rata sekitar 100 meter dan diameter lebih dari 4 inci. Sumur ini dirancang untuk mengambil air tanah dari akuifer terkekang maupun semi-terkekang melalui metode pemboran teknis yang dilengkapi uji logging dan pumping test, dengan debit air lebih dari 2 liter per detik.

See also  Pemerintah Luncurkan Portal Aksesi OECD, Menteri PANRB: Momentum Penting Kawal Keanggotaan Penuh dan Perkuat Reformasi Birokrasi

Untuk mendukung kualitas dan distribusi air, setiap sumur bor dilengkapi dengan pompa submersible, rumah tenaga listrik, reservoir atau toren berkapasitas lebih dari 1.000 liter, serta hidran umum. Penentuan kedalaman sumur dilakukan berdasarkan survei geolistrik guna memastikan keberlanjutan serta mutu sumber air yang dihasilkan.

Standar kualitas air dari sumur bor ini memenuhi parameter utama, antara lain pH sekitar 7,1, kadar besi di bawah 1 mg/l, serta tingkat kekeruhan di bawah 1.000 mg/l. Dengan standar tersebut, air baku yang dihasilkan aman untuk mendukung kebutuhan dasar masyarakat serta operasional fasilitas pelayanan publik selama masa pemulihan.

Menteri Dody menginstruksikan kepada Direktorat Jenderal (Ditjen) Sumber Daya Air dan Ditjen Cipta Karya agar penyelesaian pembangunan sumur bor ditargetkan rampung sebelum bulan Ramadhan. “Targetnya sebelum bulan Ramadhan, kita sudah bisa menyelesaikan sumur-sumur bor ini,”tegas Menteri Dody.

Pembangunan sumur bor ini juga menjadi sistem pendukung agar 176 unit Sistem Penyediaan Air Minum (SPAM) terdampak dapat kembali berfungsi secara optimal. Kementerian PU berkomitmen untuk terus mempercepat pembangunan infrastruktur air bersih sebagai bagian dari upaya build back better pascabencana di wilayah Sumatera.(*)

Berita Terkait

Kementerian PU Alirkan Air Dengan Pompa Untuk 15 Hektar Sawah di Pinrang
Kementerian PU Targetkan Sekolah Rakyat Tahap III Tanah Datar Rampung Tahun 2027
Kementerian PU Jaga Pasokan Air Irigasi 2.563 Hektare Sawah di Bantul dan Kulon Progo
Kementerian PU Pulihkan Layanan Air dan Sanitasi di Lima Daerah Sumut
Kementerian PU Siapkan 160 Ribu Meter Kubik Air Jelang Panen Raya di Wanam
Ekspedisi Patriot Bantu Warga Klamono Atasi Krisis Air Kolam
Pascabanjir Tapanuli Tengah, Kementerian PU Perkuat Tebing Sungai
Kementerian PU Percepat Penanganan Permanen 5 Klaster Jalan Nasional Terdampak Banjir di Sumut

Berita Terkait

Friday, 2 October 2026 - 07:53 WIB

Kementerian PU Alirkan Air Dengan Pompa Untuk 15 Hektar Sawah di Pinrang

Thursday, 1 October 2026 - 19:01 WIB

Kementerian PU Targetkan Sekolah Rakyat Tahap III Tanah Datar Rampung Tahun 2027

Wednesday, 30 September 2026 - 22:44 WIB

Kementerian PU Jaga Pasokan Air Irigasi 2.563 Hektare Sawah di Bantul dan Kulon Progo

Tuesday, 29 September 2026 - 22:57 WIB

Kementerian PU Pulihkan Layanan Air dan Sanitasi di Lima Daerah Sumut

Tuesday, 29 September 2026 - 09:58 WIB

Kementerian PU Siapkan 160 Ribu Meter Kubik Air Jelang Panen Raya di Wanam

Berita Terbaru

Berita Terbaru

Sawah Kekurangan Air, Pompa Dikerahkan di Bekasi hingga Cirebon

Friday, 2 Oct 2026 - 12:41 WIB