Menteri PU Tinjau Proyek Penanganan Akses Lembah Anai dan Malalak

Friday, 30 January 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

daelpos.com – Menteri PU Dody Hanggodo meninjau Proyek Penanganan Akses Lembah Anai dan Proyek Penanganan Akses Malalak pada Rabu (28/01). Kunjungan ke proyek yang tengah dikerjakan PT Hutama Karya Infrastruktur (HKI) merupakan wujud dukungan pemerintah dalam percepatan penanganan dampak banjir yang menerjang Sumatra Barat pada November 2025 lalu.

Dalam kunjungan tersebut, Menteri PU didampingi Wakil Ketua Komisi VI DPR RI Andre Rosiade, Gubernur Sumatra Barat Mahyeldi Ansharullah, Bupati Agam Benni Warlis, Bupati Tanah Datar Eka Putra, serta Direktur Operasi III HKI Aditya Novendra Jaya. Menteri PU, Dody Hanggodo memberikan sejumlah arahan sembari meninjau progres pekerjaan di lapangan. “Segera laksanakan pekerjaan permanen agar jalan bisa dilalui oleh masyarakat dengan aman,” ujar Dody ketika mengunjungi proyek Penanganan Akses Malalak.

Sebelumnya, bencana longsor di kawasan Malalak menyebabkan 26 titik longsor dengan satu box dan satu jembatan terputus yang tersebar di 9 (sembilan) lokasi sehingga akses sempat terhenti. Saat ini, 8 (delapan) lokasi telah berhasil tersambung dan dapat dilalui masyarakat.  HKI telah memasang jembatan bailey di KM 74 serta KM 79. Selain itu, HKI juga tengah mengerjakan jembatan Aramco di KM 74 yang progresnya telah mencapai 80% dan diperkirakan akan selesai dalam satu minggu ke depan, serta melakukan pelebaran jalan di KM 75 menggunakan jumbo bag guna memperlancar arus lalu lintas sementara. Adapun satu titik di KM 82+600 sd 82+800 masih dalam tahap persiapan pekerjaan konstruksi.

Sementara di sisi lain, HKI terus melaksanakan penanganan permanen untuk mengembalikan akses Lembah Anai seperti sedia kala. Upaya percepatan di lapangan terus dilakukan dengan tetap memperhatikan aspek keselamatan bagi para pekerja dan pengguna jalan. Penanganan terus dilakukan untuk memulihkan konektivitas utama Sumatra Barat yang terdampak bencana serta menjamin keselamatan pengguna jalan.

See also  Perkuat Manajemen Risiko, PLN Sukses Turunkan ESG Risk Rating ke Medium Level

Untuk memastikan mutu dan keselamatan, HKI melakukan pemantauan kondisi lereng dan struktur secara berkala, termasuk inspeksi pascahujan dan pemantauan titik-titik rawan. Apabila terjadi hujan dengan intensitas yang berpotensi membahayakan para pekerja, maka pekerjaan di lapangan akan dihentikan sementara. “Untuk di Lembah Anai, kami telah memasang alat untuk memberikan early warning untuk mendeteksi potensi kelongsoran dan aliran air dari hulu demi keselamatan pekerja. Keselamatan pekerja di lapangan juga menjadi prioritas kami dalam bekerja,” tutur Direktur Operasi III HKI, Aditya Novendra Jaya.

Target penyelesaian akses Lembah Anai direncanakan pada akhir Juli mendatang, sementara penanganan akses Malalak diupayakan rampung pada awal tahun 2027. Meski demikian, kedua akses tersebut ditargetkan sudah dapat fungsional sebelum libur Lebaran tahun ini.

Pada periode libur Lebaran, di Lembah Anai akan diberlakukan skema open traffic dua jalur selama 24 jam dalam kurun waktu 16 hari. Lalu setelah lebaran, skema open traffic buka-tutup akan diberlakukan kembali hingga penanganan akses ini selesai. Sedangkan untuk ruas Malalak, skema fungsional akan disesuaikan dengan kondisi lahan yang tersedia.

Progres penanganan akses Lembah Anai dan Malalak ini tidak lepas dari sinergi dari seluruh pihak terkait. “HKI mengucapkan terima kasih atas dukungan pemangku kepentingan, terutama Kementerian PU atas kepercayaan, supervisi dan arahan yang telah diberikan kepada HKI. Dengan sinergi yang baik, diharapkan penanganan akses Lembah Anai dan Malalak dapat berjalan lancer sehingga akses  Padang-Bukittinggi maupun sebaliknya dapat segera pulih dan mendukung mobilitas masyarakat Sumatra Barat,” tutup Aditya.

Berita Terkait

Komisi V DPR Dukung Kelanjutan Tol Sumsel Garapan Hutama Karya
Kementerian PU Percepat Pembangunan Fasilitas Publik untuk Masyarakat Terdampak Bencana di Sumatra
Kementerian PU Pompa Air untuk 35 Hektare Sawah Terdampak Kekeringan di Lampung Selatan
Kementerian PU Terjunkan Alat Berat Pulihkan Jalan Nasional Terdampak Banjir Bandang di Solok
Hutama Karya dan IKA ITS Academy Berkolaborasi Bahas Business Streamlining BUMN Berbasis Nilai dan Tata Kelola
Bahu-Membahu Atasi Karhutla di Merauke, TEP UGM dan Warga Bupul Indah Selamatkan Permukiman
Kementerian PU Tegaskan Kelanjutan Pembangunan Gedung MRP Papua Selatan Setelah Putusan Hukum Inkrah
Petakan Tata Kelola Agraria Kawasan Transmigrasi, TEP UNHAS Inisiasi Forum Diskusi di Fakfak Timur
Tag :

Berita Terkait

Wednesday, 23 September 2026 - 18:30 WIB

Komisi V DPR Dukung Kelanjutan Tol Sumsel Garapan Hutama Karya

Wednesday, 23 September 2026 - 18:02 WIB

Kementerian PU Percepat Pembangunan Fasilitas Publik untuk Masyarakat Terdampak Bencana di Sumatra

Wednesday, 23 September 2026 - 06:38 WIB

Kementerian PU Pompa Air untuk 35 Hektare Sawah Terdampak Kekeringan di Lampung Selatan

Tuesday, 22 September 2026 - 18:11 WIB

Kementerian PU Terjunkan Alat Berat Pulihkan Jalan Nasional Terdampak Banjir Bandang di Solok

Monday, 21 September 2026 - 20:50 WIB

Hutama Karya dan IKA ITS Academy Berkolaborasi Bahas Business Streamlining BUMN Berbasis Nilai dan Tata Kelola

Berita Terbaru

Nasional

Komisi V DPR Dukung Kelanjutan Tol Sumsel Garapan Hutama Karya

Wednesday, 23 Sep 2026 - 18:30 WIB