Antisipasi Macet Mudik, Kementerian PU dan BUJT Buka Seksi 3 Tol Ciawi–Sukabumi

Monday, 16 March 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

daelpos.com – Untuk mendukung kelancaran arus mudik dan balik Lebaran 2026, Kementerian Pekerjaan Umum (PU) bersama PT Trans Jabar Tol (TJT) selaku Badan Usaha Jalan Tol (BUJT) Ruas Ciawi–Sukabumi (Bocimi) akan membuka jalur fungsional sebagian pada Seksi 3 Tol Ciawi–Sukabumi sepanjang 5 kilometer, mulai dari Simpang Susun Cibadak/Parungkuda hingga Akses Karangtengah, Kabupaten Sukabumi.

Menteri PU Dody Hanggodo mengatakan pada periode mudik dan balik Lebaran tahun ini pemerintah akan memfungsionalkan tambahan ruas jalan tol guna mendukung kelancaran perjalanan masyarakat.

“Selama periode mudik dan balik Lebaran 2026 akan difungsionalkan sebanyak 10 ruas jalan tol tambahan dengan total panjang sekitar 291 kilometer. Hal ini diharapkan dapat membantu mengurai kemacetan di sejumlah titik pada jalan nasional,” kata Menteri Dody.

Jalur fungsional Seksi 3 Tol Ciawi–Sukabumi akan dibuka pada 14–29 Maret 2026 dan diharapkan dapat membantu mengurai kepadatan lalu lintas di sejumlah titik seperti Pasar Cibadak, Simpang Cikidang, Simpang Cibadak/Simpang Ratu, serta Jembatan Pamuruyan.

Selama periode tersebut, pengguna jalan yang melintasi jalur fungsional tidak akan dikenakan tarif.

Setelah berkoordinasi dengan pihak kepolisian setempat, jalur fungsional tersebut akan dioperasikan mulai pukul 08.00 WIB hingga pukul 17.00 WIB. Waktu operasional akan terus dievaluasi secara berkala bersama instansi terkait dan dapat disesuaikan dengan kondisi lalu lintas di lapangan.

Jalur fungsional ini diperuntukkan bagi pengguna jalan yang melakukan perjalanan menerus dari arah Bogor menuju Karangtengah dan sebaliknya. Jalur tersebut tidak dapat diakses oleh kendaraan dari Gerbang Tol Parungkuda menuju akses Karangtengah maupun sebaliknya.

Jalur ini hanya diperuntukkan bagi kendaraan Golongan 1 non-bus dengan tinggi maksimum 2,1 meter serta batas kecepatan maksimal 40 km/jam.

See also  Pramono Minta Warga Waspadai Potensi Curah Hujan Tinggi di Jakarta

Secara teknis, jalur fungsional tersebut telah dilakukan perkerasan beton, serta dilengkapi dengan rambu lalu lintas, barrier pengaman, kendaraan operasional, petugas lapangan, serta fasilitas kamar mandi portabel guna mendukung keselamatan dan keamanan pengguna jalan.

Mengingat kondisi cuaca hujan yang masih sering terjadi di wilayah ruas tol Bocimi, pengguna jalan diimbau memastikan kendaraan dalam kondisi prima, menyalakan lampu kendaraan, menjaga jarak aman, serta mematuhi rambu dan arahan petugas di lapangan.

Jalan Tol Bocimi memiliki total panjang 54 kilometer. Hingga saat ini ruas tol yang telah beroperasi mencapai 27,25 kilometer, terdiri dari Seksi 1 (Ciawi–Cigombong) sepanjang 15,35 kilometer yang beroperasi sejak tahun 2018 dan Seksi 2 (Cigombong–Cibadak) sepanjang 11,9 kilometer yang telah beroperasi sejak 6 Agustus 2023.

Ke depan, keberadaan Seksi 3 Tol Bocimi diperkirakan dapat memangkas waktu tempuh perjalanan dari Cibadak menuju Sukabumi Barat yang sebelumnya mencapai sekitar 1 jam menjadi sekitar 10 menit, sekaligus menjadi alternatif bagi pengguna jalan menuju Sukabumi dan Cianjur.

Dengan dibukanya ruas tol fungsional tersebut, kepadatan lalu lintas di jalan nasional diharapkan dapat berkurang sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi wilayah Kabupaten dan Kota Sukabumi. (*)

Berita Terkait

Di Forum Global OECD Paris, Indonesia Paparkan Strategi Penyederhanaan Birokrasi
Kemendes Siap Kolaborasi Lintas K/L Wujudkan Indonesia Emas 2045 Lewat Pemberdayaan
Kementerian PU Tangani Dampak Banjir pada Sejumlah SPAM di Kota Padang, Pemulihan Layanan Air Minum Jadi Prioritas
Tiongkok Usulkan Pusat Riset Padi Bersama di Merauke, Iftitah: Kita Konkretkan Kerja Samanya
53 JIAT Kementerian PU Dukung Ketersediaan Air bagi 1.307 Hektare Sawah di Indramayu
Mitigasi Galodo di Solok, Kementerian PU Pasang 3 Titik Early Warning System dan Siapkan 2 Sabo Dam Sungai Batang Baliang
Di Peking University, Iftitah: Bangun Pusat Pertumbuhan Ekonomi Tak Cukup Hanya dengan Infrastruktur
Indeks Udara Capai 414, Palangka Raya Diselimuti Kabut Asap

Berita Terkait

Thursday, 15 October 2026 - 08:15 WIB

Di Forum Global OECD Paris, Indonesia Paparkan Strategi Penyederhanaan Birokrasi

Thursday, 15 October 2026 - 08:07 WIB

Kemendes Siap Kolaborasi Lintas K/L Wujudkan Indonesia Emas 2045 Lewat Pemberdayaan

Thursday, 15 October 2026 - 08:04 WIB

Kementerian PU Tangani Dampak Banjir pada Sejumlah SPAM di Kota Padang, Pemulihan Layanan Air Minum Jadi Prioritas

Wednesday, 14 October 2026 - 10:43 WIB

53 JIAT Kementerian PU Dukung Ketersediaan Air bagi 1.307 Hektare Sawah di Indramayu

Wednesday, 14 October 2026 - 10:38 WIB

Mitigasi Galodo di Solok, Kementerian PU Pasang 3 Titik Early Warning System dan Siapkan 2 Sabo Dam Sungai Batang Baliang

Berita Terbaru

Berita Terbaru

Sidak SPPG Cadek, Sudaryono Tekankan Kepatuhan SOP dan Akurasi Data

Thursday, 15 Oct 2026 - 09:30 WIB