Geopolitik Memanas, Bahlil Dorong Kerja Sama Energi Indo-Pasifik

Monday, 16 March 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia / foto ist

Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia / foto ist

daelpos.com – Isu ketahanan energi kembali menjadi sorotan di tengah meningkatnya ketegangan geopolitik global. Hal itu mengemuka dalam forum Indo-Pacific Energy Security Ministerial and Business Forum (IPEM) yang digelar di Tokyo, Jepang, Minggu (15/3) waktu setempat.

Forum tersebut mempertemukan para menteri energi dan pelaku industri dari berbagai negara di kawasan Indo-Pasifik untuk membahas langkah bersama memperkuat keamanan pasokan energi dunia, khususnya di tengah konflik di kawasan Timur Tengah yang berdampak pada stabilitas energi global.

Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia menegaskan pentingnya kerja sama antarnegara dalam menghadapi ketidakpastian pasokan energi global.

“Di tengah ketidakpastian pasokan energi dunia saat ini, kita perlu memperkuat kolaborasi yang saling mengangkat satu sama lain, bukan justru saling menjatuhkan,” kata Bahlil di hadapan para delegasi forum.

Menurut Bahlil, Indonesia telah menunjukkan komitmen nyata dalam menjaga stabilitas energi global. Salah satunya dengan mengirimkan sekitar 150 kargo Liquefied Natural Gas (LNG) sepanjang 2025 untuk membantu memenuhi kebutuhan energi dunia.

Selain itu, Indonesia juga menjadi pemasok utama batu bara global. Bahkan, sekitar setengah dari total perdagangan batu bara dunia berasal dari Indonesia.

“Ekspor energi dari Indonesia dalam jumlah besar tersebut turut memperkuat pasokan energi global,” ujarnya.

Namun demikian, Bahlil menegaskan bahwa setiap negara tetap harus memprioritaskan kepentingan energi domestiknya. Sebagai negara pengimpor minyak, Indonesia harus memastikan kebutuhan energi nasional tetap terjamin.

Jika pasokan minyak impor terganggu, pemerintah tidak menutup kemungkinan memaksimalkan potensi energi dalam negeri, termasuk meningkatkan pemanfaatan minyak sawit menjadi biodiesel.

Indonesia sendiri merupakan produsen sekaligus eksportir terbesar minyak sawit mentah (Crude Palm Oil/CPO) di dunia dengan volume ekspor mencapai sekitar 30 juta ton setiap tahun.

See also  Gubernur Sumbar Apresiasi Kerja PLN Pulihkan Listrik Pascabencana

Bahlil juga menyinggung realitas transisi energi global. Meski dunia mendorong pengurangan penggunaan batu bara melalui kesepakatan iklim seperti Paris Agreement, faktanya banyak negara justru masih meningkatkan impor batu bara dari Indonesia.

“Di tengah kelangkaan energi, setiap negara pada akhirnya akan memprioritaskan kebutuhan masing-masing,” katanya.

Di sisi lain, pemerintah tetap berkomitmen menjalankan transisi energi dan memperkuat bauran energi terbarukan. Salah satu langkah strategis yang didorong pemerintah adalah pengembangan pembangkit listrik tenaga surya (PLTS) skala besar.

Arahan tersebut sejalan dengan visi Presiden Prabowo Subianto yang menargetkan pengembangan PLTS hingga 100 gigawatt sebagai bagian dari strategi transisi energi nasional.

“Indonesia sangat berkomitmen untuk terus mendorong transisi energi, termasuk melalui program PLTS 100 GW dengan prioritas jangka pendek berupa eliminasi PLTD diesel dengan PLTS,” tegas Bahlil.

Forum IPEM di Tokyo ini sendiri merupakan pertemuan tingkat tinggi yang mempertemukan pemerintah dan pelaku usaha energi untuk membahas keamanan pasokan energi kawasan Indo-Pasifik. Kegiatan tersebut diselenggarakan bersama oleh Ministry of Economy, Trade and Industry dan National Energy Dominance Council.

Pertemuan tersebut menghasilkan pernyataan bersama yang menekankan pentingnya memperkuat ketahanan energi kawasan sekaligus menghormati jalur transisi energi yang dipilih masing-masing negara.

Berita Terkait

Hari Kesaktian Pancasila, PLN Icon Plus Perkuat Semangat Persatuan dan Pengabdian
Sambut MotoGP 2026, Pertamina Siapkan Layanan Energi dan Akomodasi
PLN Nusantara Power Bersama Warga Rawat Sungai Maron, dari Lingkungan Hingga Penghidupan
Pertamina UMK Academy 2026 Hadirkan Pelatihan dan Pendampingan Pengembangan Usaha
PLN EPI Siapkan Co-firing Amonia di PLTU, Uji Coba Dimulai 2027
PLN EPI Borong Tiga Penghargaan, Raih Dua Platinum ICA–ISDA dan Apresiasi Kepemimpinan Perempuan
Perkuat Inovasi Transisi Energi, PGN Raih Platinum Award InTechSEA 2026
Konsisten Tingkatkan Kualitas Layanan, CC PLN 123 Raih Penghargaan di TBCCI 2026

Berita Terkait

Friday, 2 October 2026 - 12:31 WIB

Hari Kesaktian Pancasila, PLN Icon Plus Perkuat Semangat Persatuan dan Pengabdian

Friday, 2 October 2026 - 07:09 WIB

Sambut MotoGP 2026, Pertamina Siapkan Layanan Energi dan Akomodasi

Thursday, 1 October 2026 - 17:33 WIB

PLN Nusantara Power Bersama Warga Rawat Sungai Maron, dari Lingkungan Hingga Penghidupan

Thursday, 1 October 2026 - 14:56 WIB

Pertamina UMK Academy 2026 Hadirkan Pelatihan dan Pendampingan Pengembangan Usaha

Thursday, 1 October 2026 - 14:49 WIB

PLN EPI Siapkan Co-firing Amonia di PLTU, Uji Coba Dimulai 2027

Berita Terbaru

Berita Terbaru

Sawah Kekurangan Air, Pompa Dikerahkan di Bekasi hingga Cirebon

Friday, 2 Oct 2026 - 12:41 WIB