Kredit Infrastruktur Bank Mandiri Tembus Rp 491,63 Triliun per Februari 2026

Wednesday, 8 April 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

daelpos.com – Bank Mandiri terus mempertegas perannya sebagai mitra strategis pemerintah dalam mengakselerasi pembangunan nasional melalui penyaluran kredit infrastruktur yang tumbuh berkelanjutan. Langkah ini menjadi bagian dari sinergi untuk memperkuat fondasi ekonomi, memperluas konektivitas, serta menciptakan nilai tambah bagi masyarakat.

Direktur Utama Bank Mandiri, Riduan, mengatakan komitmen tersebut sejalan dengan arah pembangunan pemerintah yang menempatkan infrastruktur sebagai penopang utama pertumbuhan ekonomi nasional. Karena itu, perseroan konsisten menyalurkan pembiayaan ke sektor-sektor strategis.

“Bank Mandiri berkomitmen mendukung percepatan pembangunan infrastruktur nasional melalui pembiayaan yang produktif dan berkelanjutan,” ujar Riduan, Selasa (7/4).

Hingga Februari 2026, penyaluran kredit infrastruktur Bank Mandiri mencapai Rp 491,63 triliun atau tumbuh 30,8% secara tahunan (year on year/yoy) dibandingkan periode yang sama tahun lalu sebesar Rp 375,85 triliun. Angka tersebut mengacu pada klasifikasi dalam Peraturan Presiden (Perpres) No. 38 Tahun 2015.

Riduan menjelaskan, pembiayaan tersebut menjangkau berbagai subsektor strategis, mulai dari transportasi, migas dan energi terbarukan, ketenagalistrikan, telematika, perumahan rakyat, fasilitas perkotaan, hingga konstruksi. Sejumlah proyek yang dibiayai antara lain pembangunan jalan tol, pelabuhan, dan jaringan kereta api.

Menurutnya, penyaluran pembiayaan ini mencerminkan sinergi antara sektor keuangan dan sektor riil dalam menopang pembangunan nasional, sekaligus meningkatkan efisiensi ekonomi dan mendorong pertumbuhan sektor produktif.

Secara rinci, subsektor transportasi menjadi penyumbang terbesar dengan nilai Rp 118,03 triliun atau tumbuh 18,45% yoy. Sementara itu, subsektor konstruksi mencatat pertumbuhan tertinggi sebesar 178,19% yoy menjadi Rp 85,84 triliun.

Adapun pembiayaan pada pembangunan jalan meningkat 11,08% yoy menjadi Rp 54,84 triliun. Sementara subsektor telematika tumbuh 12,61% yoy menjadi Rp 44,34 triliun.

Ke depan, Bank Mandiri memproyeksikan prospek sektor infrastruktur tetap positif seiring berlanjutnya Proyek Strategis Nasional (PSN). Perseroan pun akan terus memperkuat peran sebagai mitra strategis pemerintah melalui berbagai solusi pembiayaan, termasuk skema sindikasi dan pembiayaan berkelanjutan.

See also  Erdoğan Hadiahi Mobil Listrik Togg T10X ke Prabowo Simbol Persahabatan

“Kami siap menghadirkan solusi finansial yang adaptif dan berkelanjutan untuk mendukung pembangunan nasional,” tutup Riduan.

Berita Terkait

Bahlil Targetkan PNBP ESDM Rp165 Triliun
Neraca Sehat dan Kuat, Bank Mandiri Catat Laba Rp45,5 Triliun Hingga Kuartal III 2026
Mahasiswa ITPLN Ciptakan ARUNIKA, Deteksi Banjir Bertenaga Surya
Tindaklanjuti Arahan Presiden Prabowo, Menteri PU Percepat Penanganan Jalan Perbatasan di Kalimantan
Hari Santri Nasional 2026, Mendes Tegaskan Peran Santri di Tengah Krisis Keteladanan
HKA Siagakan Petugas dan Perkuat Koordinasi Antisipasi Dampak Karhutla di Ruas Kelolaan JTTS
Kementerian PU Bangun 10 Sumur Bor Sebagai Sumber Air Bagi 150 Hektare Lahan Pertanian di Lampung
Menkomdigi Tinjau Peran Strategis NeutraDC dalam Ekosistem AI Nasional di BTW 2026

Berita Terkait

Saturday, 24 October 2026 - 18:33 WIB

Bahlil Targetkan PNBP ESDM Rp165 Triliun

Saturday, 24 October 2026 - 10:48 WIB

Neraca Sehat dan Kuat, Bank Mandiri Catat Laba Rp45,5 Triliun Hingga Kuartal III 2026

Saturday, 24 October 2026 - 07:40 WIB

Mahasiswa ITPLN Ciptakan ARUNIKA, Deteksi Banjir Bertenaga Surya

Saturday, 24 October 2026 - 07:36 WIB

Tindaklanjuti Arahan Presiden Prabowo, Menteri PU Percepat Penanganan Jalan Perbatasan di Kalimantan

Friday, 23 October 2026 - 08:45 WIB

Hari Santri Nasional 2026, Mendes Tegaskan Peran Santri di Tengah Krisis Keteladanan

Berita Terbaru