Siang Berganti Malam, Hutama Karya Terus Kebut Pembangunan Sekolah Rakyat Polewali Mandar

Sunday, 10 May 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

daelpos.com – PT Hutama Karya (Persero) terus memacu percepatan pembangunan Proyek Sekolah Rakyat (SR) Polewali Mandar di Provinsi Sulawesi Barat. Proyek ini merupakan bagian dari penugasan strategis nasional untuk menghadirkan fasilitas pendidikan berkualitas yang digarap Hutama Karya secara serentak di empat provinsi guna memastikan pemerataan infrastruktur pendidikan di Indonesia.

Menteri Pekerjaan Umum (PU), Dody Hanggodo, menegaskan pentingnya ketersediaan fasilitas ini bagi masyarakat luas. “Kementerian PU berkomitmen penuh dalam mendukung pengembangan infrastruktur pendidikan khususnya melalui program Sekolah Rakyat ini. Kami memastikan infrastruktur dasar, seperti gedung sekolah, asrama, sanitasi, dan fasilitas pendukung pembelajaran lainnya akan tersedia secara memadai. Ini penting agar anak-anak Indonesia, khususnya dari kalangan miskin ekstrem, memiliki akses terhadap pendidikan berkualitas,” ungkap Menteri Dody, mengutip dari Sahabat PU pada 9 April 2026 lalu.

Hingga 7 Mei 2026, progres pembangunan Sekolah Rakyat Polewali Mandar telah mencapai 29,386 persen. Capaian ini terus didorong seiring penerapan strategi percepatan berlapis yang dijalankan Hutama Karya di lapangan guna menghadapi tantangan geografis berupa kondisi kontur lahan dan keterbatasan akses menuju lokasi proyek.

Kunjungan kerja Wakil Direktur Utama Hutama Karya, Sugeng Rochadi, pada Rabu (7/5) dan Kamis (8/5) ke lokasi proyek turut memperkuat komitmen percepatan tersebut guna memastikan pelaksanaan konstruksi berjalan optimal sesuai rencana kerja.
“Percepatan pembangunan harus terus dijaga dengan kolaborasi dan koordinasi yang baik di lapangan. Saya berharap seluruh tim dapat terus meningkatkan produktivitas pekerjaan sehingga target penyelesaian proyek dapat tercapai sesuai rencana dengan tetap mengedepankan kualitas dan aspek keselamatan kerja,” ujar Sugeng Rochadi.

Dalam menjaga akselerasi pekerjaan, Hutama Karya mengadopsi pendekatan logistik yang adaptif untuk menyiasati lokasi proyek yang menantang. Keterbatasan akses darat mendorong perusahaan mengoptimalkan jalur laut melalui pengiriman material menggunakan kapal dan tongkang yang bersandar di dermaga sewaan. Langkah ini menjamin distribusi material berat tetap lancar dan terintegrasi di seluruh area konstruksi.

See also  Libur Panjang, 358 Ribu Kendaraan Melintas di Tiga Ruas Tol Nusantara

Untuk mendukung percepatan pekerjaan tanah, Hutama Karya juga melakukan penambahan alat berat secara intensif pada area pekerjaan cut and fill. Penambahan tersebut dilakukan guna mempercepat proses pemerataan dan pematangan lahan sehingga tahapan pekerjaan struktur dapat berjalan lebih optimal dan berkesinambungan.

Dari sisi sumber daya manusia, Hutama Karya memobilisasi tenaga kerja tambahan melalui skema charter pesawat guna mempercepat pemenuhan kebutuhan personel di lapangan. Dengan penambahan tersebut, saat ini terdapat total 700 pekerja yang terlibat aktif dalam pembangunan dengan sistem kerja 24 jam pada sejumlah area strategis.

Kecepatan pembangunan juga didukung melalui penguatan kapasitas produksi beton di sekitar lokasi untuk menjaga suplai beton secara mandiri melalui pendirian batching plant di area proyek. Selain itu, Hutama Karya turut menerapkan inovasi pabrikasi pembesian guna meningkatkan efektivitas pekerjaan struktur di lapangan. Secara teknis, perusahaan juga melakukan inovasi dengan meningkatkan mutu beton. Peningkatan spesifikasi ini bertujuan untuk mempercepat siklus penggunaan bekisting sehingga tahap pengecoran struktur dapat diselesaikan lebih singkat tanpa mengurangi standar kualitas bangunan.

Sekolah Rakyat Polewali Mandar sendiri dirancang sebagai sekolah berasrama terpadu dengan fasilitas komprehensif, mulai dari laboratorium dan fasilitas olahraga hingga asrama yang mendukung kegiatan belajar mengajar secara inklusif. Melalui proyek ini, Hutama Karya berkomitmen mendukung pemerataan fasilitas pendidikan sebagai bagian dari kontribusi perusahaan dalam mendorong kualitas pendidikan nasional yang lebih merata dan berkelanjutan di seluruh penjuru Indonesia.

Berita Terkait

Bappisus Bakal Bersihkan 532 Lapas dan Rutan
Guru Besar ITPLN Dorong PLTS 100 GWp Ciptakan 5,52 Juta Kerja
Hari Batik Nasional, Pertamina Buka Ruang Berkarya dan Kemandirian Ekonomi
Sawah Kekurangan Air, Pompa Dikerahkan di Bekasi hingga Cirebon
Dorong Ketahanan Pangan, Transmigran Gerbang Mas Perkasa dan TEP UI Sulap Lahan Tandus Jadi Pekarangan
Gunhar: Kekayaan Alam Harus Digunakan Sebesar-besarnya untuk Kesejahteraan Rakyat
Menteri Dody Sisir Titik Kekeringan, Perjuangkan Air bagi Petani demi Swasembada Pangan
Tamsil Linrung Pimpin Delegasi DPD Pantau Langsung Pemilu Rusia

Berita Terkait

Monday, 5 October 2026 - 13:04 WIB

Bappisus Bakal Bersihkan 532 Lapas dan Rutan

Saturday, 3 October 2026 - 13:53 WIB

Guru Besar ITPLN Dorong PLTS 100 GWp Ciptakan 5,52 Juta Kerja

Saturday, 3 October 2026 - 10:54 WIB

Hari Batik Nasional, Pertamina Buka Ruang Berkarya dan Kemandirian Ekonomi

Friday, 2 October 2026 - 12:41 WIB

Sawah Kekurangan Air, Pompa Dikerahkan di Bekasi hingga Cirebon

Wednesday, 30 September 2026 - 10:23 WIB

Dorong Ketahanan Pangan, Transmigran Gerbang Mas Perkasa dan TEP UI Sulap Lahan Tandus Jadi Pekarangan

Berita Terbaru