Tingkatkan Literasi Karantina, Kemendes Bakal Gandeng Barantin

Tuesday, 12 May 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

daelpos.com – Menteri Desa dan Pembangunan Daerah Tertinggal (Mendes PDT) Yandri Susanto menginginkan ada peningkatan literasi soal pentingnya karatina di lingkup para Kepala Desa.

Demikian diungkap Mendes Yandri saat bertemu Kepala Badan Karantina Indonesia (Barantin) Abdul Kadir Karding di Ruang Rapat Menteri, Senin (11/6/2026).

“Jumlah Kepala Desa itu 75.266 dan kami meliht masih minim literasi karantina. Untuk itu, kami mengajak Barantin untuk MoU dan PKS untuk pertebal Literasi Karantina,” kata Mantan Wakil Ketua MPR RI ini.

Mendes Yandri juga bakal mengajak Delapan Asosiasi Desa yang bermitra dengan Kemendes PDT seperti Apdesi Merah Putih, PAPDESI dan PABPDSI.

Nantinya, kata Mendes Yandri, para Kepala Desa dan perangkatnya bisa lebih paham soal Karantina agar tidak bermasalah karena tidak memahami secara detail.

“Kamu siap bekerja sama karena ini sangat penting untuk diketahui semua yang ada di desa termasuk 34.000 Pendamping,” kata Mantan Ketua Komisi VIII DPR RI ini.

Sementara itu, Kepala Barantin Abdul Kadir Karding menyambut ajakan kerjasama yang diungkap oleh Mendes Yandri karena mengajak desa saat ini adalah subjek pembangunan.

Barantin menilai Desa memiliki potensi sumberdaya yang mumpuni, namun masih terbatas hingga standarisasi mutu belum maksimal.

“Olehmya kita harus dorong desa prioritas ekspor harus punya standarisasi dan sertifikasi hingga mudahkan untuk ekspor,” kata Kadir Karding

Kepala Barantin kemudian mengusulkan rasionalisasi sinergi antara Kemendes PDT dengan pihaknya yaitu membuat Desa Ekspor Berbasis Biosekuriti dan Mutu Terjamin.

Kemendes diusulkan perkuat kelembagaan BUMDesa, peningkatakan kapasitas produksi, pemberdayaan masyarakat, dan infrastruktur desa.

Barantin sendiri menyiapkan Sistem Biosekuriti, mandat pengawasan lalu lintas komoditas, Standar Sanitary dan Psytosanitary serta fasilitas gerbang ekspor.

See also  DPD RI Desak Penertiban ODOL untuk Jaga Kualitas Jalan Daerah

Realisasi sinergi Kemendes dan Barantin bisa dalam bentuk Desa Berbasis Biosekuriti yang nantinya jadi benteng pertahanan terhadap hama dan penyakit.

Kemudian 1 Desa 1 Komoditas Ekspor, Klinik Karantina Desa, BUMDesa Export Hub, Sekolah Lapang Karantina, dan Digital Tracebility Desa.

Turut dampingi Mendes Yandri, Sekjen Kemendes Taufik Madjid, Kepala BPI Mulyadin Malik, Kepala BPSDM Agustomi Masik, Dirjen PEID Tabrani dan Staf Ahli Sugito.

Berita Terkait

Pecah Rekor! Indonesia Ukir 9 Rekor Dunia dan Asia
Jelang Final Indonesia vs Thailand, Hindari Senayan
Summer Course 2026 Rancang Masa Depan Transmigrasi Hijau di Barelang
Kementerian PU Layani Air Bersih Untuk Warga Terdampak Kekeringan di Pulau Palue, NTT
Kunjungan BAKN DPR RI Bahas Efektivitas JTTS, Hutama Karya Dorong Konektivitas dan Manfaat Ekonomi
Barelang Jadi Ruang Belajar Global Transmigrasi
Bendungan Batutegi Dukung Air Baku Perkotaan dan Irigasi 66 Ribu Hektar
RUU Daerah Kepulauan Masuki Fase Akhir, Timja DPD RI Kawal Tiga Substansi Esensial

Berita Terkait

Monday, 5 October 2026 - 13:09 WIB

Pecah Rekor! Indonesia Ukir 9 Rekor Dunia dan Asia

Monday, 5 October 2026 - 12:54 WIB

Jelang Final Indonesia vs Thailand, Hindari Senayan

Monday, 5 October 2026 - 08:51 WIB

Summer Course 2026 Rancang Masa Depan Transmigrasi Hijau di Barelang

Monday, 5 October 2026 - 08:48 WIB

Kementerian PU Layani Air Bersih Untuk Warga Terdampak Kekeringan di Pulau Palue, NTT

Sunday, 4 October 2026 - 11:34 WIB

Kunjungan BAKN DPR RI Bahas Efektivitas JTTS, Hutama Karya Dorong Konektivitas dan Manfaat Ekonomi

Berita Terbaru

foto ist

Berita Utama

HUT ke-81 TNI Digelar Sederhana, Prabowo-Jokowi-SBY Hadir

Monday, 5 Oct 2026 - 13:26 WIB

foto ist

Berita Utama

HUT ke-81 TNI, Kemhan Komitmen Perkuat Pertahanan Nasional

Monday, 5 Oct 2026 - 13:14 WIB

News

Pecah Rekor! Indonesia Ukir 9 Rekor Dunia dan Asia

Monday, 5 Oct 2026 - 13:09 WIB