Telkom Indonesia Salurkan Bantuan Rumah Bibit dan Lakukan Restorasi Mangrove di NTB

Monday, 29 June 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

daelpos.com – Berdasarkan data Center for International Forestry Research (CIFOR) yang dikutip WALHI pada tahun 2023, Indonesia kehilangan sekitar 52.000 hektare hutan mangrove setiap tahunnya. Kondisi tersebut menjadi tantangan serius karena mangrove memiliki peran penting sebagai pelindung alami kawasan pesisir dari abrasi, habitat berbagai biota laut, sekaligus salah satu penyerap karbon paling efektif di dunia. Oleh karena itu, upaya restorasi ekosistem pesisir menjadi langkah strategis untuk mendukung ketahanan lingkungan serta mitigasi perubahan iklim secara berkelanjutan.

Sebagai bagian dari komitmen perusahaan dalam menciptakan dampak sosial dan lingkungan yang berkelanjutan, Telkom Indonesia melalui program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) terus menghadirkan berbagai inisiatif pelestarian lingkungan. Mengusung semangat Bersama Jadi Bisa, Telkom melaksanakan aksi rehabilitasi ekosistem pesisir melalui Pilar BISA Lestari, yang berfokus pada pelestarian dan pemulihan lingkungan secara berkelanjutan. Salah satu implementasinya diwujudkan melalui Program BISA Biru, sebuah inisiatif yang berfokus pada perlindungan, rehabilitasi, dan penguatan ekosistem pesisir serta laut melalui berbagai aksi konservasi, termasuk penanaman mangrove, rehabilitasi terumbu karang, dan pemberdayaan masyarakat pesisir. Program penanaman mangrove di Nusa Tenggara Barat ini juga menjadi bagian dari komitmen keberlanjutan pasca penyelenggaraan Digiland Run 2026.

Program yang berlangsung pada 22–23 Juni 2026 di Nusa Tenggara Barat (NTB) ini mencakup penanaman 1.000 bibit mangrove di kawasan pesisir yang membutuhkan rehabilitasi. Untuk memastikan manfaatnya berkelanjutan, Telkom juga menyerahkan bantuan berupa rumah bibit mangrove berkapasitas hingga 5.000 bibit. Fasilitas tersebut diharapkan mampu memperkuat kapasitas masyarakat dalam melakukan pembibitan secara mandiri, sekaligus menjamin ketersediaan bibit untuk mendukung upaya restorasi ekosistem pesisir secara berkelanjutan.

Senior General Manager Social Responsibility Telkom Indonesia, Hery Susanto, mengatakan, “Keberlanjutan bukan hanya tentang menjaga lingkungan hari ini, tetapi juga memastikan generasi mendatang tetap memiliki ekosistem yang sehat untuk hidup dan berkembang. Melalui penyediaan rumah bibit dan penanaman mangrove di Nusa Tenggara Barat, Telkom ingin membangun kolaborasi bersama masyarakat dalam menjaga kawasan pesisir secara berkelanjutan. Melalui pilar BISA Biru, kami berupaya menghadirkan manfaat ekologis sekaligus nilai tambah ekonomi bagi masyarakat pesisir. Kami percaya, dengan semangat Bersama Jadi Bisa, setiap langkah kecil yang dilakukan bersama akan memberikan dampak besar bagi bumi.”

Selain berkontribusi terhadap pemulihan ekosistem pesisir, program ini juga menjadi bagian dari upaya Telkom dalam memperkuat kolaborasi dengan masyarakat untuk menjaga keberlanjutan lingkungan melalui aksi nyata yang memberikan manfaat jangka panjang. Pendekatan tersebut sejalan dengan komitmen perusahaan dalam mengintegrasikan aspek Environmental, Social, and Governance (ESG) ke dalam pelaksanaan program TJSL sehingga manfaat yang dihasilkan tidak hanya dirasakan saat ini, tetapi juga dapat diwariskan kepada generasi mendatang.

See also  Masjid Fathullah UIN Jakarta Bagikan 15000 Kotak Nasi dan Ifthar Selama Ramadhan

Melalui berbagai inisiatif pelestarian lingkungan yang dilakukan secara konsisten, Telkom Indonesia terus memperkuat kontribusinya dalam mendukung pembangunan berkelanjutan. Program ini turut mendukung pencapaian Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (Sustainable Development Goals/SDGs), khususnya SDG 13 (Penanganan Perubahan Iklim) dan SDG 14 (Ekosistem Laut), sebagai bagian dari upaya bersama untuk menciptakan Indonesia yang lebih hijau, tangguh, dan berkelanjutan.

Berita Terkait

Kementerian PU Bergerak PulihkanTanah Longsor pada Akses Jalan Kelok 9 dan Solok Selatan
Hutama Karya Teken Kontrak Irigasi di Tiga Provinsi, Dukung Swasembada Pangan Nasional
BRI Perkuat Literasi Keuangan Atlet Peraih Medali Asian Games dan Asian Para Games
DPD RI Perkuat Perjuangan Aspirasi Daerah melalui Legislasi, Pengawasan, dan Dialog Publik
Telkom Dukung Try Out TKA 2026 di Banten, Fasilitasi 84.000 Peserta dari 570 Sekolah
BULOG Pastikan 4,6 Juta Ton Cadangan Beras Tetap Terjaga
Kementerian PU Jaga Jalan Tetap Fungsional Walau Longsor Kembali Terjang Ruas Tapan–Batas Jambi
Lebih dari 4.000 Buku Hadir di Yapsi, TEP ITB Buka Ruang bagi Anak Papua Merawat Mimpi

Berita Terkait

Sunday, 8 November 2026 - 18:20 WIB

Kementerian PU Bergerak PulihkanTanah Longsor pada Akses Jalan Kelok 9 dan Solok Selatan

Thursday, 5 November 2026 - 18:47 WIB

Hutama Karya Teken Kontrak Irigasi di Tiga Provinsi, Dukung Swasembada Pangan Nasional

Thursday, 5 November 2026 - 18:17 WIB

BRI Perkuat Literasi Keuangan Atlet Peraih Medali Asian Games dan Asian Para Games

Thursday, 5 November 2026 - 16:30 WIB

DPD RI Perkuat Perjuangan Aspirasi Daerah melalui Legislasi, Pengawasan, dan Dialog Publik

Wednesday, 4 November 2026 - 13:21 WIB

Telkom Dukung Try Out TKA 2026 di Banten, Fasilitasi 84.000 Peserta dari 570 Sekolah

Berita Terbaru