Hajar Vietnam, Indonesia Melenggang ke Final SEA V Cup 2026

Saturday, 18 July 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

daelpos.com – Timnas voli putra Indonesia melaju ke final SEA V Cup 2026 setelah menyapu Vietnam dalam tiga set pada semifinal di Filipina, Sabtu (18/7/2026) malam.

Skuad Merah Putih memenangi pertandingan dengan skor 25-22, 25-20, dan 25-22. Indonesia selanjutnya akan kembali berhadapan dengan Kamboja yang membuat kejutan dengan menumbangkan Thailand 3-1.

Vietnam memberikan tekanan besar pada awal pertandingan. Servis kuat lawan membuat penerimaan bola pertama Indonesia tidak berjalan baik sehingga Farhan Halim dan kawan-kawan sempat tertinggal lima poin.

Indonesia juga beberapa kali kehilangan poin akibat kegagalan servis. Kondisi tersebut membuat upaya mengejar Vietnam berlangsung sulit pada paruh awal set pembuka.
Tim pelatih kemudian meminta pemain mengurangi kesalahan dan lebih tenang saat menerima servis. Perubahan tersebut membuat Indonesia perlahan memangkas jarak sebelum berbalik memenangi set pertama 25-22.

Keberhasilan membalikkan keadaan meningkatkan kepercayaan diri Indonesia. Skuad Merah Putih tampil lebih terorganisasi pada set kedua dan menekan permainan Vietnam melalui servis terarah.
Indonesia menguasai set kedua dengan skor 25-20. Vietnam mencoba memperpanjang pertandingan pada set ketiga, tetapi konsistensi Indonesia kembali menghasilkan kemenangan 25-22.

Asisten pelatih timnas voli putra Indonesia, Nur Widayanto, menilai Vietnam merupakan salah satu tim dengan materi pemain terbaik dalam turnamen tersebut.

Menurut Nur, kekuatan individu yang merata dan organisasi blok yang solid membuat Vietnam sulit dihadapi.

“Dari materi pemain, Vietnam termasuk salah satu tim terkuat. Kemampuan individunya merata dan mereka mempunyai sistem blok yang bagus,” kata Nur.
Tekanan servis Vietnam menjadi persoalan utama bagi Indonesia pada awal pertandingan. Penerimaan yang kurang sempurna membuat pengumpan kesulitan mengembangkan variasi serangan.

“Pada poin-poin awal set pertama, kami sulit membangun serangan karena servis mereka cukup kuat. Penerimaan bola kami juga belum bagus sehingga sempat tertinggal beberapa poin,” ujarnya.

See also  Kejurnas Livoli Divisi 1 Meski Kalah Sukun Badak Juara Pul

Selain bermasalah dalam penerimaan, Indonesia terlalu sering melakukan kesalahan servis. Kesempatan untuk mendekati perolehan poin Vietnam pun beberapa kali terbuang.

Tim pelatih lantas meminta pemain menekan jumlah kegagalan servis dan memperbaiki sentuhan pertama. Instruksi tersebut berhasil mengubah jalannya set pembuka.

“Memasuki pertengahan set, kami berusaha mengurangi kesalahan servis dan memperbaiki penerimaan bola pertama. Para pemain menjalankannya dengan baik sehingga kami bisa mengejar dan memenangi set pertama,” tutur Nur.

Indonesia menjalankan pola berbeda pada set kedua. Servis diarahkan kepada pemain utama Vietnam bernomor punggung 17 untuk membatasi kontribusinya dalam serangan.

Tekanan secara berulang membuat penerimaan pemain tersebut terganggu. Vietnam kemudian kesulitan menyusun serangan dan kehilangan kestabilan permainan.

“Pada set kedua, servis kami arahkan kepada pemain andalan mereka yang mengenakan nomor 17,” kata Nur.

Menurutnya, strategi tersebut tidak hanya merusak penerimaan bola Vietnam, tetapi juga memengaruhi kepercayaan diri para pemain lawan. “Strategi itu berhasil mengganggu konsentrasinya. Penerimaan bolanya memburuk dan situasi tersebut ikut menurunkan mental tim Vietnam secara keseluruhan,” lanjutnya.

Indonesia memanfaatkan keadaan tersebut untuk mengendalikan tempo pertandingan. Tekanan dari garis servis membuat Vietnam tidak leluasa menjalankan serangan cepat ataupun variasi dari tengah. “Setelah itu, servis kita semakin bagus dan penerimaan bola juga semakin baik,” ujarnya.

Berita Terkait

Indonesia Tak Bisa Pertahankan Emas Voli Pantai di SEA Games 2027
Sebanyak 8 Tim dari 25 Pengprov PBVSI akan Mengikuti Kejurnas Antarklub U-19
FIVB Gelar Kursus Pelatih Level I dan II di Sentul
103 Atlet Indonesia Siap Tempur di Asian Para Games 2026
Timnas Indonesia Akhiri Penantian 35 Tahun
Bintang Cedera, Indonesia Raih Perak Voli Pantai Asian Games
Final Asian Games, Bintang/Sofyan Tantang Pasangan Tangguh Qatar
Sempat Tertekan, Bintang/Sofyan Tembus 8 Besar Asian Games 2026

Berita Terkait

Tuesday, 3 November 2026 - 14:25 WIB

Indonesia Tak Bisa Pertahankan Emas Voli Pantai di SEA Games 2027

Saturday, 24 October 2026 - 15:55 WIB

Sebanyak 8 Tim dari 25 Pengprov PBVSI akan Mengikuti Kejurnas Antarklub U-19

Wednesday, 14 October 2026 - 17:15 WIB

FIVB Gelar Kursus Pelatih Level I dan II di Sentul

Wednesday, 14 October 2026 - 12:53 WIB

103 Atlet Indonesia Siap Tempur di Asian Para Games 2026

Tuesday, 6 October 2026 - 09:05 WIB

Timnas Indonesia Akhiri Penantian 35 Tahun

Berita Terbaru