Melalui IJD, Warga Aceh Tenggara Kini Lebih Nyaman Ambil Hasil Panen di Ladang

Sunday, 26 July 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

daelpos.com– Kementerian Pekerjaan Umum (PU) merampungkan penanganan Ruas Lawe Kinga – Simpang Seberang di Kabupaten Aceh Tenggara sepanjang 4,8 kilometer. Pekerjaan yang dilakukan Balai Pelaksana Jalan Nasional (BPJN) Provinsi Aceh ini merupakan implementasi Program Instruksi Presiden (Inpres) Nomor 11 Tahun 2025 Percepatan Peningkatan Konektivitas Jalan Daerah dalam Mendukung Swasembada Pangan dan Energi.

Pelaksanaan program Inpres Jalan Daerah (IJD) tersebut mulai dirasakan langsung manfaatnya oleh masyarakat, salah satunya Yasin, warga Desa Lawe Serke, Kecamatan Lawe Sigala-gala. Menurutnya, jalan yang sebelumnya sulit dilalui kini berubah menjadi akses yang lebih nyaman dan aman bagi warga untuk distribusi hasil pertanian.

“Kami dari Desa Lawe Serke mengucapkan terima kasih kepada Bapak Presiden Prabowo dan Kementerian PU karena adanya proyek IJD ini kami bisa nyaman untuk pergi berladang mengambil hasil panen kami. Dan semoga ke depannya proyek IJD yang akan datang bermanfaat untuk masyarakat Indonesia,” ujarnya.

Sementara itu, Menteri Pekerjaan Umum (PU), Dody Hanggodo menegaskan bahwa sesuai arahan Presiden Prabowo Subianto, pengerjaan jalan daerah kini wajib mempertimbangkan faktor geometrik agar dapat dilewati oleh dua kendaraan roda empat secara berpapasan dengan aman.

“Melalui Program Inpres Jalan Daerah ini, pemerintah memastikan rantai pasok pangan berjalan lancar dari hulu hingga hilir serta menghubungkan langsung wilayah sentra produksi menuju pasar-pasar konsumsi secara jauh lebih efisien dan berkelanjutan. Dampaknya akan langsung terasa di lapangan, waktu tempuh distribusi menjadi lebih singkat, biaya angkut logistik dapat ditekan, serta risiko kerusakan hasil panen selama perjalanan dapat diminimalkan,” kata Menteri Dody.

Berdasarkan data rekapitulasi teknis, program IJD yang telah ditangani di Provinsi Aceh sebanyak 33 ruas jalan yang tersebar secara merata di 19 Kabupaten/Kota. Total panjang jalan daerah yang berhasil ditingkatkan mutunya mencapai 118,73 km.

See also  Visi Menteri PANRB Azwar Anas, RB Harus Berdampak Nyata Tanggulangi Kemiskinan

Seluruh paket pekerjaan difokuskan pada kegiatan preservasi berupa peningkatan struktur jalan dengan spesifikasi teknis yang kokoh, meliputi Pondasi Atas/Bawah (LPA 20 cm dan LPB 15 cm) serta lapis permukaan aspal berkualitas tinggi menggunakan aspal beton (Asphalt Concrete – Wearing Course / AC-WC) setebal 6 cm.

Selain itu, peningkatan konektivitas ini menyentuh wilayah-wilayah strategis di Aceh, mulai dari kawasan kepulauan, pesisir, hingga pegunungan tengah. Beberapa contoh penanganan prioritas yang memberikan dampak instan pada mobilitas warga di antaranya, Kabupaten Simeulue (Kawasan Kepulauan) meliputi preservasi Jalan Blang Seubel – Badegong sepanjang 2 km (1 ruas) yang menjadi urat nadi distribusi hasil bumi di Pulau Simeulue.

Kemudian di Kabupaten Aceh Tenggara (Kawasan Pegunungan) meliputi preservasi Jalan 044 Lawe Kinga – Simpang Seberang sepanjang 4,80 km (1 ruas) guna memperlancar akses logistik komoditas pertanian. Di Kabupaten Aceh Jaya (Kawasan Pantai Barat), preservasi Jalan Tanoh Manyang – Seumira Seksi II sepanjang 5,40 km (1 ruas) untuk meningkatkan akses ke sentra produksi lokal. Di Kabupaten Aceh Besar, dilakukan preservasi jalan daerah sepanjang 13,60 km (2 ruas) untuk mendukung integrasi wilayah penyangga ekonomi daerah.(#PU608)

Berita Terkait

Kementerian PU Percepat Pembangunan Fasilitas Publik untuk Masyarakat Terdampak Bencana di Sumatra
Kementerian PU Pompa Air untuk 35 Hektare Sawah Terdampak Kekeringan di Lampung Selatan
Kementerian PU Terjunkan Alat Berat Pulihkan Jalan Nasional Terdampak Banjir Bandang di Solok
Hutama Karya dan IKA ITS Academy Berkolaborasi Bahas Business Streamlining BUMN Berbasis Nilai dan Tata Kelola
Bahu-Membahu Atasi Karhutla di Merauke, TEP UGM dan Warga Bupul Indah Selamatkan Permukiman
Kementerian PU Tegaskan Kelanjutan Pembangunan Gedung MRP Papua Selatan Setelah Putusan Hukum Inkrah
Petakan Tata Kelola Agraria Kawasan Transmigrasi, TEP UNHAS Inisiasi Forum Diskusi di Fakfak Timur
Dukung Generasi Muda Menuju Indonesia Emas 2045, Hutama Karya Gelar ‘HK Mengajar’ di Universitas Bung Hatta

Berita Terkait

Wednesday, 23 September 2026 - 18:02 WIB

Kementerian PU Percepat Pembangunan Fasilitas Publik untuk Masyarakat Terdampak Bencana di Sumatra

Wednesday, 23 September 2026 - 06:38 WIB

Kementerian PU Pompa Air untuk 35 Hektare Sawah Terdampak Kekeringan di Lampung Selatan

Tuesday, 22 September 2026 - 18:11 WIB

Kementerian PU Terjunkan Alat Berat Pulihkan Jalan Nasional Terdampak Banjir Bandang di Solok

Monday, 21 September 2026 - 20:50 WIB

Hutama Karya dan IKA ITS Academy Berkolaborasi Bahas Business Streamlining BUMN Berbasis Nilai dan Tata Kelola

Monday, 21 September 2026 - 19:42 WIB

Bahu-Membahu Atasi Karhutla di Merauke, TEP UGM dan Warga Bupul Indah Selamatkan Permukiman

Berita Terbaru

Berita Terbaru

Warga Transmigrasi Senggi Bergerak Bersama Lawan Stunting

Wednesday, 23 Sep 2026 - 17:55 WIB