Hutama Karya Melalui Anak Usaha Hutama Marga Waskita Raih Rekor MURI sebagai Tempat Istirahat dan Pelayanan Jalan Tol Pertama yang Memiliki Galeri Budaya

Friday, 14 August 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

daelpos.com — PT Hutama Karya (Persero) melalui anak usahanya PT Hutama Marga Waskita (Hamawas) sebagai pengelola jalan tol Kuala Tanjung – Tebing Tinggi – Parapat (Kutepat) kembali menorehkan prestasi dalam peningkatan kualitas pelayanan kepada pengguna jalan dengan berhasil meraih penghargaan Museum Rekor Dunia Indonesia (MURI) sebagai Tempat Istirahat dan Pelayanan Jalan Tol Pertama yang Memiliki Galeri Budaya di Gedung Jaya Suprana, Jakarta, pada Kamis (13/08).

Penghargaan ini merupakan bentuk apresiasi atas komitmen Hutama Karya melalui anak usahanya Hamawas dalam mengahadirkan inovasi pelayanan yang tidak hanya berorientasi pada kenyamanan dan kebutuhan pengguna jalan, namun turut mendukung pelestarian budaya di Sumatera Utara.

Plt. Executive Vice President (EVP) Sekretaris Perusahaan PT Hutama Karya (Persero), Hamdani mengatakan bahwa penghargaan ini merupakan apresiasi atas hasil kerja keras dan komitmen Hutama Karya melalui anak usahanya Hamawas, dalam menghadirkan inovasi Galeri Budaya di Rest Area KM 99.

“Kami sangat berterima kasih kepada Muri yang telah memberikan penghargaan ini sehingga Hutama Karya mendapatkan pengakuan atas hasil kinerja selama ini. Kami yakin pencapaian ini terjadi karena adanya sinergi dan kerjasama antar semua pihak,”ujar Hamdani

Direktur Utama Hamawas, Dindin Solakhuddin, mengatakan bahwa Sumatera memiliki kekayaan budaya yang begitu beragam dan menjadi bagian penting dari identitas masyarakat. Berangkat dari hal tersebut, Hamawas menghadirkan Galeri Budaya di Tempat Istirahat dan Pelayanan (TIP) KM 99 sebagai ruang yang tidak hanya memberikan kenyamanan bagi pengguna jalan, tetapi juga menjadi sarana untuk mengenal dan mengapresiasi kekayaan budaya Sumatera.

“Sumatera Utara memiliki kekayaan budaya yang luar biasa. Dari situlah Galeri Budaya ini kami hadirkan. Kami ingin Tempat Istirahat dan Pelayanan di KM 99 tidak hanya menjadi ruang bagi pengguna jalan untuk berhenti dan beristirahat, tetapi juga menjadi ruang untuk mengenal, menikmati, dan membawa pulang cerita tentang kekayaan suku dan budaya Sumatera,” ujar Dindin.

See also  Dialog bersama Warga di Lamandau Kalteng, Mendes Yandri Paparkan Peluang Bisnis Melalui Kopdes Merah Putih

Dalam menghadirkan Galeri Budaya tersebut, Hamawas berkolaborasi dengan berbagai pihak, mulai dari komunitas, tokoh masyarakat, budayawan, hingga pegiat sosial di Sumatera Utara. Kolaborasi ini menjadi bagian dari upaya Hamawas untuk menghadirkan konsep pelayanan yang lebih bermakna, dengan mengintegrasikan unsur budaya dan kearifan lokal ke dalam pengalaman perjalanan pengguna jalan tol.

“Kami berharap melalui kolaborasi ini, pengguna jalan yang singgah tidak hanya mendapatkan waktu untuk beristirahat, tetapi juga dapat mengenal lebih dekat kekayaan budaya yang ada di Sumatera, menikmati berbagai cerita di dalamnya, dan membawa pengalaman tersebut sebagai bagian dari perjalanan mereka,” tambah Dindin.

Galeri Budaya yang berada di Rest Area KM 99 dirancang sebagai ruang interaksi yang memperkenalkan beragam unsur kebudayaan lokal. Tidak hanya pada aspek pelestarian budaya, keberadaan galeri tersebut juga menjadi bagian dari upaya Hamawas dalam mendukung pemberdayaan masyarakat dan Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM).

Dukungan dari Badan Pengatur Jalan Tol

Dalam kegiatan penganugerahan Rekor MURI tersebut, Anggota Badan Pengatur Jalan Tol (BPJT) Unsur Masyarakat, Tulus Abadi, mengatakan bahwa keberadaan Galeri Budaya di Rest Area KM 99 dapat menjadi contoh bagi Badan Usaha Jalan Tol (BUJT) lainnya untuk terus menghadirkan inovasi dan meningkatkan kualitas pelayanan, khususnya dalam memberikan kenyamanan serta pengalaman yang lebih bermakna bagi pengguna jalan.

“Kami sangat mengapresiasi upaya yang telah dilakukan Hutama Karya melalui anak usahanya, Hamawas, yang terus berinovasi dalam menghadirkan layanan bagi pengguna jalan. Sentuhan budaya yang dihadirkan melalui Galeri Budaya ini menjadi sebuah ciri khas yang kreatif dan memberikan nilai tambah bagi Rest Area KM 99. Inovasi seperti ini diharapkan dapat menjadi inspirasi bagi BUJT lainnya untuk menghadirkan konsep serupa yang mengangkat potensi dan kearifan lokal di masing-masing daerah,” ujar Tulus.

See also  Pemindahan Akses Keluar Pintu Tol Pekanbaru Dimulai 30 Juli 2026, Hutama Karya Imbau Pengguna Jalan Ikuti Rambu dan Arahan Petugas

Pada Galeri Budaya tersebut, pengunjung dapat mengenal lebih dekat keberagaman suku dan budaya yang terdapat di Sumatera Utara melalui Galeri Singgah Daya. Area panel infografis menyajikan berbagai informasi mengenai suku budaya, artefak, alat musik tradisional, serta rumah adat yang menjadi bagian dari kekayaan budaya Sumatera Utara.
Selain itu, terdapat area Main Exhibition yang menghadirkan cerita rakyat dari Kabupaten Batu Bara, sehingga pengunjung dapat mengenal lebih dekat kisah dan nilai-nilai budaya yang berkembang di masyarakat. Galeri ini juga dilengkapi dengan zona Media Interaktif yang memungkinkan pengunjung untuk berinteraksi dan bermain melalui berbagai permainan edukatif, seperti permainan memanah dan Magnifier Finding Kamaruddin.

Melalui konsep tersebut, Galeri Budaya diharapkan dapat menjadi ruang bagi masyarakat, khususnya generasi muda, untuk mengenal dan mengapresiasi keberagaman budaya Sumatera Utara. Sekaligus, keberadaannya menjadi bentuk nyata dalam menjaga dan memperkenalkan kearifan lokal agar tetap relevan serta dapat dinikmati oleh masyarakat lintas generasi. Kehadiran Galeri Budaya tentu menjadi ikon dan brand image di Rest Area KM 99 serta memberikan identitas yang kuat dan menjadikan Tempat Istirahat dan Pelayanan (TIP) paling berkarakter di seluruh Sumatera.

Berita Terkait

28 Tahun Bank Mandiri, Berbagi Apresiasi Bersama Pekerja Rentan melalui Livin’ Mandiri Berbagi
Wamen Viva Yoga Dorong Balai Transmigrasi Denpasar Go Global
BNI Gandeng Indomaret, Akses Modal Mitra Usaha Diperkuat
Komite IV DPD RI Dalami Pelaksanaan UU Perpajakan di Papua, Soroti Kesenjangan Penerimaan dan Kesiapan Coretax
Kementerian PU Kerahkan 20 Pompa Untuk Penanganan Kekeringan di Pakisjaya, Karawang
Pecah Rekor! Indonesia Ukir 9 Rekor Dunia dan Asia
Jelang Final Indonesia vs Thailand, Hindari Senayan
Summer Course 2026 Rancang Masa Depan Transmigrasi Hijau di Barelang

Berita Terkait

Wednesday, 7 October 2026 - 12:39 WIB

28 Tahun Bank Mandiri, Berbagi Apresiasi Bersama Pekerja Rentan melalui Livin’ Mandiri Berbagi

Wednesday, 7 October 2026 - 08:23 WIB

Wamen Viva Yoga Dorong Balai Transmigrasi Denpasar Go Global

Tuesday, 6 October 2026 - 19:56 WIB

BNI Gandeng Indomaret, Akses Modal Mitra Usaha Diperkuat

Tuesday, 6 October 2026 - 13:18 WIB

Komite IV DPD RI Dalami Pelaksanaan UU Perpajakan di Papua, Soroti Kesenjangan Penerimaan dan Kesiapan Coretax

Tuesday, 6 October 2026 - 08:44 WIB

Kementerian PU Kerahkan 20 Pompa Untuk Penanganan Kekeringan di Pakisjaya, Karawang

Berita Terbaru

Energy

Fasilitasi OTA Wolbachia di Kampus, ITPLN Aktif Berantas DBD

Wednesday, 7 Oct 2026 - 16:39 WIB

Ekonomi - Bisnis

Epson Hadirkan SureColor V4000, Printer UV Flatbed Ringkas untuk Bisnis

Wednesday, 7 Oct 2026 - 15:48 WIB

Presiden Prabowo Subianto menyaksikan penyerahan denda administratif dan penyelamatan keuangan negara, serta penyerahan hasil penguasaan kembali kawasan hutan tahap kedelapan, yang digelar di Kompleks Kejaksaan Agung Republik Indonesia, Jakarta, pada Selasa, 6 Oktober 2026. Foto Istimewa

Berita Terbaru

Prabowo Saksikan Penyelamatan Rp13,24 Triliun dan 259 Ribu Hektare Hutan

Wednesday, 7 Oct 2026 - 12:50 WIB