Kementerian PU Pastikan Konektivitas Jalan Nasional dan Daerah di NTT Pulih Pascagempa

Sunday, 6 September 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jakarta – Kementerian Pekerjaan Umum (PU) terus mengawal pemulihan konektivitas di Nusa Tenggara Timur (NTT) setelah bencana gempa bumi melanda wilayah tersebut. Hingga 5 September 2026, terdapat 19 ruas jalan nasional dan daerah di Pulau Flores yang tercatat dalam laporan penanganan pascabencana telah berstatus fungsional.

Menteri PU, Dody Hanggodo mengatakan pemulihan tersebut menjadi langkah penting untuk menjaga mobilitas masyarakat sekaligus memastikan distribusi kebutuhan pokok tetap berjalan di wilayah terdampak.

“Kalau NTT secara umum sih kalau jalan nasional sudah baik semua. Kita sekarang mundur ke jalan provinsi dan kabupaten. Memang jalan provinsi, kabupatennya agak kecil-kecil. Itu nanti beberapa titik yang memang itu menghubungkan antara kabupaten, terus bisa dipakai sebagai jalan alternatif,” kata Menteri Dody.

Berdasarkan data Direktorat Jenderal Bina Marga Kementerian PU, terdapat 15 ruas jalan nasional yang tersebar di sejumlah koridor Pulau Flores telah berstatus fungsional. Koridor tersebut antara lain Sp. Tiga Waemata (Labuan Bajo)–Malwatar, Malwatar–Bts. Kota Ruteng, Bts. Kota Ruteng–KM 210, Bts. Kota Ruteng–Reo–Kedindi, KM 210–Bts. Kab. Manggarai, hingga jalur Aegela–Bts. Kota Ende.

Konektivitas di wilayah tengah dan timur Flores juga terpantau fungsional, termasuk Aegela–Danga (Mbay)–Nila–Maropokot, Bts. Kota Ende–Detusoko, Detusoko–Wologai, Junction–Wolowaru, Hepang–Nita, Lianunu–Hepang, Wolowaru–Lianunu, serta Waepare–KM 180 dan KM 180–Waerunu.

Konektivitas Daerah Ikut Dipulihkan

Pemulihan konektivitas turut menjangkau empat jaringan jalan daerah yang menjadi penghubung penting bagi mobilitas masyarakat. Di jalan provinsi, terdapat ruas Wae Gongger (Bts. Kabupaten Manggarai)–Pota yang telah berstatus fungsional. Di Pulau Palue, terdapat dua akses jalan kabupaten, yakni Krica–Lidi dan Krica–Nitung, juga tercatat fungsional. Ruas Waigete–Galit pun berada dalam kondisi fungsional.

Untuk mendukung pemulihan, mobilisasi material dan pemadatan badan jalan dilakukan pada koridor Wae Gongger–Pota, termasuk di sekitar Jembatan Wae Baras. Kondisi tersebut menunjukkan bahwa setelah fase tanggap darurat, penanganan infrastruktur NTT mulai diarahkan pada menjaga konektivitas tetap berjalan sekaligus memperkuat kembali infrastruktur yang terdampak.

See also  Tingkatkan Kompetensi SDM, Kemendikbudristek Gelar PKN Tingkat II Angkatan VIII Tahun 2023

Di lapangan, tim dari Balai Pelaksanaan Jalan Nasional (BPJN) NTT terus bersiaga penuh untuk menjaga jalur tetap fungsional sekaligus menangani titik-titik yang membutuhkan perbaikan lanjutan.

Kementerian PU memastikan pemantauan lapangan terus dilakukan agar gangguan pada jaringan jalan dapat segera ditangani dan akses masyarakat tetap terjaga. Jalur yang kembali terbuka menjadi penopang mobilitas warga, distribusi kebutuhan sehari-hari, pelayanan dasar, hingga aktivitas ekonomi di tengah proses pemulihan pascabencana.(#PU608)

Berita Terkait

TEP UI-Kementrans Dokumentasikan Lima Sub-Suku Dayak
Perkuat Pasokan Air Irigasi Pertanian, Kementerian PU Siapkan Tujuh Sumur Dalam di KSPEAN Wanam
Perkuat Kepatuhan Hukum, Hutama Karya Sinergi dengan Kejati Daerah Istimewa Yogyakarta
Cegah Gagal Panen, Kementerian PU Selamatkan 8.000 Hektare Sawah di Lampung dari Intrusi Air Laut
Dukung Asta Cita Presiden, 2 Sekolah Rakyat di Sulbar Siap Tampung 1.680 Siswa
Ubah Limbah Jadi Biogas, Warga Manokwari Selatan Hemat Energi & Biaya
Mendes Yandri Ajak ISSF dan Perusahaan Mitra Perluas Desa Binaan
Kementerian PU Salurkan 136 Ribu Liter Air untuk Warga dan Penanganan Karhutla di Sorong
Tag :

Berita Terkait

Saturday, 10 October 2026 - 11:07 WIB

TEP UI-Kementrans Dokumentasikan Lima Sub-Suku Dayak

Friday, 9 October 2026 - 20:56 WIB

Perkuat Pasokan Air Irigasi Pertanian, Kementerian PU Siapkan Tujuh Sumur Dalam di KSPEAN Wanam

Friday, 9 October 2026 - 08:05 WIB

Perkuat Kepatuhan Hukum, Hutama Karya Sinergi dengan Kejati Daerah Istimewa Yogyakarta

Thursday, 8 October 2026 - 16:18 WIB

Cegah Gagal Panen, Kementerian PU Selamatkan 8.000 Hektare Sawah di Lampung dari Intrusi Air Laut

Thursday, 8 October 2026 - 12:48 WIB

Dukung Asta Cita Presiden, 2 Sekolah Rakyat di Sulbar Siap Tampung 1.680 Siswa

Berita Terbaru