Gunung Sinabung Siaga, Kementerian PU Cek Kesiapan Infrastruktur Pengendali Lahar

Monday, 7 September 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

daelpos.com – Meningkatnya aktivitas vulkanik Gunung Sinabung di Kabupaten Karo, Sumatera Utara, yang kini berada pada Level III atau Siaga, mendorong Kementerian Pekerjaan Umum (PU) memperkuat kesiapsiagaan infrastruktur untuk menghadapi potensi bencana lahar dingin. Salah satu langkah yang dilakukan adalah memastikan kondisi dan fungsi Sabo Dam di kawasan Gunung Sinabung tetap optimal.

Menteri PU, Dody Hanggodo mengatakan kesiapsiagaan infrastruktur dan sumber daya Kementerian PU menjadi bagian penting dalam mendukung penanganan bencana di berbagai daerah.

“Begitu terjadi bencana, kita harus segera bergerak di lapangan. Yang utama adalah memastikan akses masyarakat tetap terlayani. Kementerian PU akan terus berkoordinasi dengan pemerintah daerah dan unsur terkait agar penanganan berjalan cepat,” kata Menteri Dody.

Pemeriksaan Sabo Dam di Kawasan Gunung Sinabung dilakukan oleh Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) Sumatera II Medan untuk memastikan kondisi seluruh infrastruktur pengendali sedimen dan materian lahar tersebut tetap berfungsi dalam mendukung upaya mengurangi risiko terhadap masyarakat dan infrastruktur di wilayah hilir.

Pasalnya, material vulkanik yang mengendap di kawasan Gunung Sinabung dapat terbawa aliran air dan berpotensi menjadi aliran debris atau banjir lahar dingin ketika hujan turun. Material berupa pasir, kerikil hingga batu berukuran besar yang berpotensi mengganggu alur sungai dan menimbulkan dampak terhadap masyarakat, lahan pertanian, serta infrastruktur di sepanjang aliran sungai.

Pembangunan infrastruktur Sabo Dam ini dilaksanakan sejak tahun 2016 dan rampung pada 2019. Secara keseluruhan terdapat 28 bangunan Sabo Dam yang berada di empat aliran sungai yang berada di Kawasan Gunung Sinabung, yakni Sungai Lau Borus, Lau Perita, Lau Perbaji, dan Lau Bekerah.

Keberadaan Sabo Dam memiliki peran strategis dalam mengendalikan material vulkanik sebelum mencapai kawasan hilir. Bangunan tersebut dirancang untuk mengendalikan arah aliran, menahan sekaligus menampung material sedimen yang terbawa aliran sungai.

See also  Mendagri Tito Kembali Peringatkan Daerah agar Percepat Realisasi Belanja

Kesiapsiagaan tersebut menjadi semakin penting seiring meningkatnya aktivitas Gunung Sinabung. Langkah ini juga menjadi bagian dari komitmen Kementerian PU untuk memastikan infrastruktur tetap siap menghadapi kondisi darurat. Ketika bencana terjadi, kecepatan respons dan terjaganya akses masyarakat menjadi prioritas utama.

Berita Terkait

TEP UI-Kementrans Dokumentasikan Lima Sub-Suku Dayak
Perkuat Pasokan Air Irigasi Pertanian, Kementerian PU Siapkan Tujuh Sumur Dalam di KSPEAN Wanam
Perkuat Kepatuhan Hukum, Hutama Karya Sinergi dengan Kejati Daerah Istimewa Yogyakarta
Cegah Gagal Panen, Kementerian PU Selamatkan 8.000 Hektare Sawah di Lampung dari Intrusi Air Laut
Dukung Asta Cita Presiden, 2 Sekolah Rakyat di Sulbar Siap Tampung 1.680 Siswa
Ubah Limbah Jadi Biogas, Warga Manokwari Selatan Hemat Energi & Biaya
Mendes Yandri Ajak ISSF dan Perusahaan Mitra Perluas Desa Binaan
Kementerian PU Salurkan 136 Ribu Liter Air untuk Warga dan Penanganan Karhutla di Sorong

Berita Terkait

Saturday, 10 October 2026 - 11:07 WIB

TEP UI-Kementrans Dokumentasikan Lima Sub-Suku Dayak

Friday, 9 October 2026 - 20:56 WIB

Perkuat Pasokan Air Irigasi Pertanian, Kementerian PU Siapkan Tujuh Sumur Dalam di KSPEAN Wanam

Friday, 9 October 2026 - 08:05 WIB

Perkuat Kepatuhan Hukum, Hutama Karya Sinergi dengan Kejati Daerah Istimewa Yogyakarta

Thursday, 8 October 2026 - 16:18 WIB

Cegah Gagal Panen, Kementerian PU Selamatkan 8.000 Hektare Sawah di Lampung dari Intrusi Air Laut

Thursday, 8 October 2026 - 12:48 WIB

Dukung Asta Cita Presiden, 2 Sekolah Rakyat di Sulbar Siap Tampung 1.680 Siswa

Berita Terbaru