PJJ di Jakarta Diperpanjang, Antisipasi Abu Vulkanik

Tuesday, 8 September 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

foto ist

foto ist

daelpos.com – Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung memperpanjang pelaksanaan Pembelajaran Jarak Jauh (PJJ) bagi sekolah-sekolah di Jakarta hingga Selasa (8/9). Kebijakan tersebut diambil sebagai langkah antisipasi terhadap potensi paparan abu vulkanik akibat erupsi Gunung Anak Krakatau.

Perpanjangan PJJ berlaku bagi satuan pendidikan yang berada di bawah kewenangan Pemprov DKI Jakarta. Kebijakan ini menjadi bagian dari upaya pemerintah menjaga keamanan dan kenyamanan siswa selama kondisi lingkungan masih dalam pemantauan.

Selama PJJ diberlakukan, kegiatan belajar mengajar tetap berjalan dengan memanfaatkan sistem pembelajaran dari rumah. Sekolah diminta memastikan proses pembelajaran tetap terlaksana sesuai ketentuan yang berlaku.

Pemprov DKI Jakarta juga melakukan pemantauan terhadap perkembangan kondisi udara di wilayah Jakarta. Informasi terkait potensi sebaran abu vulkanik menjadi salah satu pertimbangan dalam menentukan langkah selanjutnya.

Pramono mengatakan kebijakan tersebut bersifat antisipatif. Pemerintah daerah akan melihat perkembangan situasi sebelum memutuskan apakah kegiatan belajar mengajar secara tatap muka dapat kembali dilaksanakan.

“Kita lihat perkembangannya. Yang paling penting keselamatan anak-anak dan warga sekolah,” ujar Pramono.

Pemprov DKI Jakarta berkoordinasi dengan instansi terkait untuk mendapatkan informasi mengenai kondisi Gunung Anak Krakatau dan potensi dampaknya terhadap Jakarta.

Dengan perpanjangan PJJ tersebut, orang tua dan peserta didik diimbau mengikuti informasi resmi dari sekolah maupun Pemprov DKI Jakarta terkait perubahan kebijakan pembelajaran.

See also  Kementerian PU Rampungkan Renovasi Stadion Maguwoharjo di Sleman, FIFA: Telah Sesuai Standar

Berita Terkait

Peraturan Ketat, Mendes Pastikan Pemain Liga Desa Asli dari Desa
Kementerian PU Pulihkan Akses Jalan yang Tertutup Longsor di Pesisir Selatan Sumbar
Pasca-Banjir Bandang, Irman Gusman Gaungkan Masa Depan Baru Solok
Kementerian PU Kerahkan Pompa dan Perahu Karet Tangani Banjir di Pasar Youtefa Jayapura
Tinjau KSPEAN Wanam, Menteri Dody Pastikan Panen Perdana Dukung Visi Presiden Prabowo
RUU Daerah Kepulauan Jadi Jalan Rekonsiliasi Pusat dan Daerah
Kementerian PU Tangani 1.024 Infrastruktur Pascagempa NTT, Penanganan Layanan Dasar Terus Berjalan
Unjuk Gigi di INACRAFT 2026, Empat UMK Binaan Hutama Karya Grup Tampilkan Kerajinan Etnik Berbasis Inovasi

Berita Terkait

Sunday, 11 October 2026 - 06:37 WIB

Peraturan Ketat, Mendes Pastikan Pemain Liga Desa Asli dari Desa

Sunday, 11 October 2026 - 06:12 WIB

Kementerian PU Pulihkan Akses Jalan yang Tertutup Longsor di Pesisir Selatan Sumbar

Saturday, 10 October 2026 - 14:07 WIB

Pasca-Banjir Bandang, Irman Gusman Gaungkan Masa Depan Baru Solok

Saturday, 10 October 2026 - 06:32 WIB

Kementerian PU Kerahkan Pompa dan Perahu Karet Tangani Banjir di Pasar Youtefa Jayapura

Friday, 9 October 2026 - 08:13 WIB

Tinjau KSPEAN Wanam, Menteri Dody Pastikan Panen Perdana Dukung Visi Presiden Prabowo

Berita Terbaru