Terima Kunjungan Delegasi Swedia, Pertamina Paparkan Strategi Transformasi dan Digitalisasi

Monday, 14 September 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

daelpos.com – Pertamina paparkan strategi perusahaan dalam menjaga keseimbangan antara ketahanan energi, keterjangkauan energi, dan keberlanjutan melalui Dual Growth Strategy. Upaya tersebut menempatkan penguatan bisnis eksisting atau legacy business, dan pengembangan bisnis rendah karbon sebagai dua pilar yang berjalan secara bersamaan untuk mendukung pertumbuhan perusahaan, sekaligus agenda transisi energi.

Hal ini disampaikan pada saat menerima kunjungan delegasi Swedia di Pertamina Digital Hub, Grha Pertamina, Jakarta Pusat, Kamis (10/09). Lawatan tersebut juga menjadi momentum untuk memperkuat hubungan dan membuka peluang kolaborasi antara Indonesia dan Swedia, khususnya dalam bidang keberlanjutan, transisi energi, inovasi teknologi, serta transformasi digital.

Senior Vice President (SVP) Business Sustainability Pertamina, Wenny Ipmawan, menuturkan, posisi Indonesia sebagai negara dengan pertumbuhan ekonomi yang terus berkembang membutuhkan keseimbangan antara pemenuhan kebutuhan energi dan keberlanjutan. Menurutnya, transisi energi tidak semestinya dipandang sebagai pilihan antara mempertahankan bisnis energi konvensional dan beralih sepenuhnya ke bisnis hijau, melainkan bagaimana keduanya dapat tumbuh secara beriringan.

“Bagi Indonesia, keberlanjutan dan pertumbuhan ekonomi tidak seharusnya dipandang sebagai dua tujuan yang bertentangan. Keduanya harus dapat berjalan secara beriringan. Hal tersebut kemudian kami terjemahkan ke dalam strategi Pertamina melalui Dual Growth Strategy,” papar Wenny.

Pada pilar pertama, lanjutnya, Pertamina terus mengoptimalkan bisnis eksisting melalui peningkatan produksi sektor hulu, penguatan kegiatan eksplorasi, pengeboran, perawatan dan intervensi sumur. Sedangkan di sektor hilir, Pertamina juga terus memperkuat bisnis pengolahan dan berbagai kegiatan strategis untuk menjaga ketahanan serta keterjangkauan energi nasional.

Sementara itu, pilar kedua diarahkan pada pengembangan bisnis rendah karbon, antara lain melalui penguatan ekosistem biofuel dan pengembangan panas bumi. Pertamina saat ini memiliki kapasitas panas bumi sekitar 727 megawatt, dan menargetkan peningkatan kapasitas menjadi 1 gigawatt pada 2028 serta 1,9 gigawatt pada 2038. Selain itu, Pertamina terus mengembangkan teknologi rendah karbon dan berbagai inisiatif dekarbonisasi untuk mendukung pencapaian target net zero emissions 2060 atau lebih cepat.

See also  Jangan Sampai Anak Lokal Jadi Penonton di Tanah Sendiri

Untuk memastikan strategi tersebut dapat diterapkan secara efektif dalam operasional perusahaan, masih menurut Wenny, transformasi digital menjadi salah satu kapabilitas penting yang terus diperkuat Pertamina. Melalui Pertamina Digital Hub, perusahaan mengintegrasikan pemanfaatan data, teknologi, dan inovasi digital untuk mendukung pengambilan keputusan, meningkatkan visibilitas operasional, serta menghasilkan solusi yang dapat memberikan nilai bagi berbagai lini bisnis Pertamina.

Pertamina Digital Hub menjadi salah satu pusat pengembangan dan orkestrasi solusi digital Pertamina. Kapabilitas tersebut mencakup pemantauan operasional secara digital, pengembangan produk dan solusi melalui digital factory, serta orkestrasi teknologi dan inovasi untuk mendukung kolaborasi di seluruh rantai bisnis. Dengan pendekatan tersebut, transformasi digital diharapkan tidak hanya meningkatkan efisiensi, tetapi juga memperkuat daya saing dan ketahanan operasional perusahaan.

Sementara itu, Kepala Delegasi Swedia sekaligus Head of Strategy PMO, Business Sweden, Anna Liberg, menyampaikan bahwa kunjungan tersebut merupakan bagian dari upaya memperkuat hubungan dan memperdalam kerja sama Swedia dan Indonesia. Menurutnya, terdapat kesesuaian yang kuat antara kompetensi Swedia dalam bidang keberlanjutan, energi hijau, transportasi, pertambangan, digitalisasi, kehutanan, dan kesehatan dengan portofolio bisnis Pertamina.

“Kami sangat mengapresiasi kesempatan ini. Kami meyakini terdapat kesesuaian yang sangat baik antara berbagai bidang kerja sama Swedia dan Indonesia dengan portofolio Pertamina,” kata Anna.

Anna menambahkan, Swedia terbuka untuk berbagi pengalaman dalam pengembangan energi hijau, kebijakan karbon, dan upaya memisahkan pertumbuhan ekonomi dari peningkatan emisi karbon. Ia juga melihat peluang kolaborasi dalam pengembangan bahan bakar hijau, termasuk pemanfaatan used cooking oil atau minyak jelantah.

Agenda tersebut, diharapkan dapat mengidentifikasi peluang kerja sama nyata yang mendukung agenda transisi energi dan transformasi berkelanjutan. “Kolaborasi antara Swedia dan Indonesia tidak terbatas pada sektor energi. Saya melihat hal ini sangat sesuai dengan portofolio Pertamina, karena kerja sama kami juga mencakup sektor transportasi, pertambangan, digitalisasi, kehutanan, dan kesehatan,” kata Anna.

See also  PLN dan KLH Gelar Aksi Bersih DAS Ciliwung, Angkut 176 Kg Sampah dan Tanam 2.500 Pohon

Sementara itu, VP Corporate Communication Pertamina Muhammad Baron menyampaikan bahwa Pertamina terus berkolaborasi dengan berbagai pihak dalam melaksanakan Dual Growth Strategy Perusahaan. “Kolaborasi ini bertujuan untuk mendukung ketahanan energi nasional,” tutup Baron.

Berita Terkait

ITPLN Global Pals, Dorong Internasionalisasi Kampus Transisi Energi
PLN EPI Sabet Gold Winner AHI 2026, Komunikasi Program Gasifikasi Diapresiasi
Dirut PLN Resmikan Studio PRIMA PowerBIM, Perkuat Transformasi Digital Engineering PLN Enjiniring
Dari Barang Bekas Jadi Bernilai, Srikandi PLN Icon Plus Ajak Masyarakat Peduli Lingkungan
Dari Hidrogen Hijau, Green Building hingga Surya Terapung, PLN Nusantara Power Grup Borong Tiga Penghargaan ASEAN Energy Awards 2026
Debat Bahasa Inggris, Ancaman AI Jadi Sorotan Mahasiswa ITPLN
Pertamina Dukung Bank Sampah Desa Kuta, Pengelolaan Sampah Kawasan Wisata Mandalika Lebih Optimal
Tajak 5 Sumur saat Pemulihan Pascabencana, Pertamina EP Rantau Buktikan Ketangguhan Pejuang Energi
Tag :

Berita Terkait

Sunday, 11 October 2026 - 06:34 WIB

ITPLN Global Pals, Dorong Internasionalisasi Kampus Transisi Energi

Sunday, 11 October 2026 - 06:29 WIB

PLN EPI Sabet Gold Winner AHI 2026, Komunikasi Program Gasifikasi Diapresiasi

Saturday, 10 October 2026 - 21:14 WIB

Dirut PLN Resmikan Studio PRIMA PowerBIM, Perkuat Transformasi Digital Engineering PLN Enjiniring

Saturday, 10 October 2026 - 19:50 WIB

Dari Barang Bekas Jadi Bernilai, Srikandi PLN Icon Plus Ajak Masyarakat Peduli Lingkungan

Saturday, 10 October 2026 - 16:59 WIB

Dari Hidrogen Hijau, Green Building hingga Surya Terapung, PLN Nusantara Power Grup Borong Tiga Penghargaan ASEAN Energy Awards 2026

Berita Terbaru