Pertamina Perkuat Ketahanan Energi melalui Integrasi Portofolio dan Infrastruktur LNG

Wednesday, 16 September 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

daelpos.com – PT Pertamina (Persero) memperkuat strategi ketahanan energi nasional melalui pengelolaan portofolio LNG yang semakin fleksibel dan terintegrasi, dengan mengombinasikan sumber pasokan domestik dan global serta didukung infrastruktur LNG dan gas di berbagai wilayah Indonesia.

Strategi tersebut menjadi salah satu fokus yang dibawa Pertamina dalam Gastech 2026 di Bangkok, Thailand. Kehadiran Pertamina dalam forum energi global ini menjadi bagian dari upaya memperluas konektivitas dengan pelaku industri energi dunia, sekaligus memperkuat peluang pengembangan portofolio dan bisnis LNG di tengah perubahan lanskap energi global.

Volatilitas pasar, dinamika geopolitik, serta pertumbuhan kebutuhan energi membuat ketahanan energi tidak lagi hanya ditentukan oleh besarnya volume pasokan, tetapi juga kemampuan untuk memperoleh sumber energi yang tepat, pada waktu dan lokasi yang tepat, dengan biaya yang kompetitif.

VP Corporate Communication PT Pertamina (Persero), Muhammad Baron mengatakan, diversifikasi sumber dan fleksibilitas portofolio menjadi bagian penting dalam menjaga ketahanan energi di tengah dinamika pasar global.

“Bagi Pertamina, ketahanan energi bukan hanya mengenai seberapa besar pasokan yang tersedia, tetapi juga kemampuan untuk mendapatkan energi dari sumber yang tepat, pada waktu yang tepat, dengan biaya yang kompetitif. Karena itu, diversifikasi sumber dan fleksibilitas portofolio LNG menjadi penting untuk memperkuat ketahanan energi Indonesia,” ujar Baron.

Untuk meningkatkan fleksibilitas tersebut, Pertamina mengembangkan portofolio LNG dari berbagai sumber. Selain mengoptimalkan pasokan domestik, Pertamina memiliki portofolio internasional, antara lain dari Australia dan Amerika Serikat. Diversifikasi ini memberikan ruang bagi Pertamina untuk menyesuaikan sumber pasokan dan pola pengiriman sesuai kebutuhan, kondisi pasar, serta pertimbangan keekonomian.

Fleksibilitas pasokan tersebut diperkuat dengan infrastruktur LNG dan gas Pertamina Group, antara lain Perta Arun Gas, Nusantara Regas, fasilitas penerimaan LNG Jawa-1, serta jaringan pipa gas PGN yang tersebar di berbagai wilayah Indonesia.

See also  Komisi XII DPR RI Apresiasi Kinerja PLN Nusantara Power UP Muara Tawar

Integrasi antara sumber pasokan, infrastruktur penerimaan dan penyimpanan, regasifikasi, jaringan pipa, serta distribusi menjadi fondasi untuk membangun rantai pasok LNG yang lebih adaptif. Dengan ekosistem tersebut, LNG dapat dikelola sesuai kebutuhan, mulai dari penerimaan dan penyimpanan hingga regasifikasi dan distribusi ke berbagai wilayah.

“Pertamina memiliki portofolio LNG dan infrastruktur gas yang saling melengkapi. Integrasi dari sumber pasokan, fasilitas penerimaan dan penyimpanan, regasifikasi hingga jaringan distribusi memberikan fleksibilitas bagi Pertamina untuk menyesuaikan pasokan dengan kebutuhan energi di berbagai wilayah,” jelas Baron.

Salah satu infrastruktur yang memiliki posisi strategis adalah Perta Arun Gas di Aceh. Berada di Selat Malaka yang menjadi salah satu jalur perdagangan energi utama dunia, Arun memiliki peluang untuk berkembang sebagai hub LNG regional yang menghubungkan pasokan internasional dengan kebutuhan Indonesia maupun pasar di Asia Tenggara.

Posisi tersebut memberikan berbagai opsi pengelolaan LNG, mulai dari menerima dan menyimpan LNG hingga reload, transhipment, regasifikasi dan distribusi. Fleksibilitas ini memungkinkan pengelolaan LNG disesuaikan dengan kebutuhan pasar dan pertimbangan keekonomian.

Penguatan portofolio dan infrastruktur menjadi semakin relevan seiring perubahan lanskap LNG Indonesia. Di tengah pertumbuhan kebutuhan energi dan industri, Indonesia yang selama ini dikenal sebagai salah satu produsen dan eksportir LNG juga menghadapi potensi peningkatan kebutuhan LNG domestik pada masa mendatang.

Perubahan tersebut menjadi tantangan sekaligus peluang. Dengan menghubungkan pasokan global, produksi LNG domestik, infrastruktur nasional dan kebutuhan regional, Pertamina dapat mengoptimalkan portofolio LNG sekaligus memperkuat posisi Indonesia dalam rantai pasok LNG.

Menurut Baron, strategi LNG Pertamina ke depan tidak hanya berorientasi pada pemenuhan volume, tetapi juga pada kemampuan mengelola dan mengoptimalkan pasokan secara fleksibel untuk memberikan nilai yang lebih besar.

See also  Musim Ditutup! PLN Mobile Proliga 2025 Jadi Ajang Bersinarnya Talenta Muda Tanah Air

“Ke depan, yang menjadi pembeda bukan hanya kemampuan memperoleh LNG, tetapi kemampuan mengelola, mengoptimalkan dan menyalurkannya ke tempat yang memberikan manfaat terbesar. Pertamina ingin menghubungkan pasokan LNG global dengan ketahanan energi Indonesia sekaligus menangkap peluang pertumbuhan,” tutup Baron.

Berita Terkait

ITPLN Global Pals, Dorong Internasionalisasi Kampus Transisi Energi
PLN EPI Sabet Gold Winner AHI 2026, Komunikasi Program Gasifikasi Diapresiasi
Dirut PLN Resmikan Studio PRIMA PowerBIM, Perkuat Transformasi Digital Engineering PLN Enjiniring
Dari Barang Bekas Jadi Bernilai, Srikandi PLN Icon Plus Ajak Masyarakat Peduli Lingkungan
Dari Hidrogen Hijau, Green Building hingga Surya Terapung, PLN Nusantara Power Grup Borong Tiga Penghargaan ASEAN Energy Awards 2026
Debat Bahasa Inggris, Ancaman AI Jadi Sorotan Mahasiswa ITPLN
Pertamina Dukung Bank Sampah Desa Kuta, Pengelolaan Sampah Kawasan Wisata Mandalika Lebih Optimal
Tajak 5 Sumur saat Pemulihan Pascabencana, Pertamina EP Rantau Buktikan Ketangguhan Pejuang Energi
Tag :

Berita Terkait

Sunday, 11 October 2026 - 06:34 WIB

ITPLN Global Pals, Dorong Internasionalisasi Kampus Transisi Energi

Sunday, 11 October 2026 - 06:29 WIB

PLN EPI Sabet Gold Winner AHI 2026, Komunikasi Program Gasifikasi Diapresiasi

Saturday, 10 October 2026 - 21:14 WIB

Dirut PLN Resmikan Studio PRIMA PowerBIM, Perkuat Transformasi Digital Engineering PLN Enjiniring

Saturday, 10 October 2026 - 19:50 WIB

Dari Barang Bekas Jadi Bernilai, Srikandi PLN Icon Plus Ajak Masyarakat Peduli Lingkungan

Saturday, 10 October 2026 - 16:59 WIB

Dari Hidrogen Hijau, Green Building hingga Surya Terapung, PLN Nusantara Power Grup Borong Tiga Penghargaan ASEAN Energy Awards 2026

Berita Terbaru