Kementerian PU Pulihkan Fungsi Embung Ulu Benua

Friday, 2 October 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

daelpos.com – Kementerian Pekerjaan Umum (PU) melalui Balai Wilayah Sungai (BWS) Sulawesi IV Kendari terus memperkuat ketahanan air daerah melalui rehabilitasi infrastruktur sumber daya air. Salah satunya dilakukan melalui Rehabilitasi Embung Ulu Benua di Desa Ulu Benua, Kecamatan Amonggedo, Kabupaten Konawe, Provinsi Sulawesi Tenggara.

Rehabilitasi tersebut merupakan bagian dari upaya pemerintah meningkatkan keandalan infrastruktur penyimpanan air sekaligus memitigasi risiko kekeringan, terutama saat curah hujan menurun dan ketersediaan air berkurang.

Menteri PU Dody Hanggodo mengatakan, pembangunan dan rehabilitasi infrastruktur sumber daya air, seperti bendungan, bendung, embung, dan waduk, memiliki peran penting dalam memperkuat ketahanan air dan pangan.

“Pembangunan infrastruktur air seperti bendungan, bendung, embung, dan waduk memiliki peran strategis dalam menjaga ketahanan pangan nasional. Infrastruktur tampungan air juga menjadi bagian dari solusi jangka panjang untuk menghadapi risiko kekeringan dan perubahan pola cuaca,” kata Menteri Dody.

Melalui kegiatan ini, Kementerian PU melakukan penanganan untuk mengembalikan fungsi layanan Embung Ulu Benua dengan kapasitas tampungan 36.000 m³. Pekerjaan meliputi penanganan area tampungan dan pemasangan geomembran untuk meminimalkan rembesan, sehingga air dapat disimpan dan dimanfaatkan secara lebih optimal.

Rehabilitasi Embung Ulu Benua menggunakan dana APBN Tahun Anggaran 2026 dengan nilai kontrak sekitar Rp2,77 miliar. Hingga saat ini, progres fisik pekerjaan telah mencapai 81 persen dan ditargetkan selesai pada akhir 2026.

Setelah berfungsi secara optimal, Embung Ulu Benua diharapkan dapat mmendukung ketersediaan air untuk pertanian.

Embung tersebut juga berperan dalam konservasi dan pengelolaan sumber daya air melalui penyimpanan yang dapat dimanfaatkan sesuai kebutuhan. Optimalisasi fungsi embung diharapkan turut mendukung pengaturan pola tanam agar kegiatan pertanian dapat disesuaikan dengan kondisi ketersediaan air.

See also  Jalan dan Jembatan Pascagempa NTT Pulih, 651 Prasarana Masih Dalam Penanganan

Kementerian PU terus mendorong pembangunan infrastruktur sumber daya air yang tidak hanya berfungsi sebagai penyedia air, tetapi juga meningkatkan ketahanan wilayah terhadap risiko banjir dan kekeringan.(#PU608)

Berita Terkait

Dua Agenda Besar, Satu Komando: Bahlil
Data Transmigrasi di Malaka Bermasalah, TEP ITS Bikin Sistem Digital
84,99 Persen Perempuan Jakarta Terhubung Internet, AI Jadi Alat Pemberdayaan
Menteri PU Bantu Penanganan Gedung Pemerintahan di Solok yang Rusak Akibat Banjir Bandang
Silaturahmi Alumni Sunan Drajat, Wamen Viva Yoga Ajak Alumni Santri Kembangkan Perekonomian di Kawasan Transmigrasi
Datang Malam-Malam ke Solok, Menteri Dody Cek Langsung Penanganan Pascabanjir
Menteri Dody Instruksikan Penanganan Cepat Kekeringan Dan Banjir Rob di Demak
Sumur Bor Ubah Rutinitas Warga Bowi Subur

Berita Terkait

Friday, 2 October 2026 - 07:15 WIB

Dua Agenda Besar, Satu Komando: Bahlil

Friday, 2 October 2026 - 07:05 WIB

Data Transmigrasi di Malaka Bermasalah, TEP ITS Bikin Sistem Digital

Friday, 2 October 2026 - 07:00 WIB

Kementerian PU Pulihkan Fungsi Embung Ulu Benua

Friday, 2 October 2026 - 06:58 WIB

84,99 Persen Perempuan Jakarta Terhubung Internet, AI Jadi Alat Pemberdayaan

Thursday, 1 October 2026 - 14:51 WIB

Menteri PU Bantu Penanganan Gedung Pemerintahan di Solok yang Rusak Akibat Banjir Bandang

Berita Terbaru

foto ist

News

Dua Agenda Besar, Satu Komando: Bahlil

Friday, 2 Oct 2026 - 07:15 WIB

News

Kementerian PU Pulihkan Fungsi Embung Ulu Benua

Friday, 2 Oct 2026 - 07:00 WIB