Kapal Kayu Lapuk, Masyarakat Segun Bikin Kapal Fiberglass dari Tim Ekspedisi Patriot

Monday, 5 October 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

daelpos.com – Tim Ekspedisi Patriot (TEP) 8 Universitas Brawijaya mendampingi warga dari empat kampung di Distrik Segun, Sorong, Papua Barat Daya yakni Klasin, Klasegun, Waimlabat, dan Majemau untuk belajar mengganti kapal kayu tua mereka dengan perahu berbahan serat kaca (fiberglass). Antusiasme warga terlihat dari banyaknya warga yang datang untuk mengikuti kegiatan tersebut.

Selain lebih awet, bahan serat kaca ini membuat perahu lebih ringan sehingga tetap bisa dipakai saat sungai surut. Selama ini, perahu kayu tidak bisa bergerak saat air surut, karena berat. Ini menyebabkan hasil panen tidak bisa dibawa, dan orang sakit tidak tertolong.

“Kami ucap terima kasih kepada pemerintah pusat yang sudah membawa program ini masuk ke kami yang ada di desa-desa. Harapan kami, kiranya ilmu yang kami dapat di sini membawa nilai yang terbaik bagi kami, bahkan meningkatkan taraf ekonomi kami. Setelah kapal fiber ini diluncurkan ke laut, kami bisa menikmati dengan sukacita,” ucap nelayan setempat, Max di Balai Kampung Klasin, Sabtu (26/09/2026).

Selama ini untuk masuk ke Segun saja, warga harus membayar Rp3-3,5 juta pulang-pergi lewat jalur sungai dan laut dari Sorong.

“Kapal fiber ini merupakan solusi. Kapal kayu itu berat, susah bergerak kalau kondisi dangkal, harus menunggu air pasang. Dengan kapal fiber yang lebih ringan, itu bisa membuat transportasi lebih lancar, lebih mudah,” ujar Ketua Tim 8 Ekspedisi Patriot Unibraw, Dr. Sunardi, S.T., M.T., Selasa, (29/09/2026).

Sampai saat ini, tim tengah mengerjakan cetakan kapal ketiga, menyusul dua kapal yang telah lebih dulu dirampungkan. Target akhir program adalah 4 kapal berukuran panjang 7 meter, lebar 1,3 meter, dan kedalaman 0,6 meter, dengan penyerahan resmi direncanakan bulan depan. Selain membuat 4 kapal tersebut, tim juga mendirikan galangan kapal kecil di lokasi agar warga bisa memproduksi kapal fiber secara mandiri ke depannya. Sebanyak 40 orang dilibatkan dalam proses pembuatan cetakan, dengan 10 orang perwakilan dari 4 kampung ikut serta dalam pelatihan langsung.

See also  Inacraft 2024, PLN Ajak Pelaku Usaha Muda dan Disabilitas Dengan Produk Berkualitas

Langkah ini sejalan dengan perhatian pemerintah terhadap kesejahteraan nelayan dan pemerataan akses transportasi hingga ke pelosok.

“Kita ingin semua nelayan di Indonesia kehidupannya tambah baik. Penghasilannya harus tambah,” kata Presiden Prabowo dalam pidatonya saat mengunjungi Kampung Nelayan Merah Putih di Leato Selatan, Gorontalo, Sabtu (09/05/2026) lalu.

Senada dengan itu, Menteri Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) menegaskan pentingnya konektivitas antarwilayah bagi masyarakat di daerah terpencil.

“Keterhubungan antar wilayah diyakini dapat membuka akses ekonomi, memperlancar distribusi barang dan jasa, serta menciptakan lapangan pekerjaan baru bagi masyarakat,” kata Menko AHY dalam kunjungan kerjanya di Sentani, Papua, Kamis (17/09/2026) lalu.

Menteri Transmigrasi M. Iftitah Sulaiman Suryanagara turut menyoroti pentingnya bantuan sarana seperti kapal bagi warga pesisir.

“Sebanyak 16 kapal nelayan sudah kami berikan kepada masyarakat. Harapannya, ini menjadi sarana bagi mereka untuk tetap bekerja dan meningkatkan pendapatan,” ujar Iftitah usai menghadiri Perayaan Tahun Baru Imlek 2577 di Batam, Senin (16/02/2026) lalu.

Berita Terkait

Kementerian PU Revitalisasi Pasar Induk Banyuwangi, Hadirkan 871 Kios dan Los untuk Dukung Aktivitas Ekonomi
Gotong Royong Perbaiki Jembatan, Patriot Transmigrasi dan Warga Mamasa Buka Akses Pengeringan Kopi
Kementerian PU Alirkan Air Dengan Pompa Untuk 15 Hektar Sawah di Pinrang
Kementerian PU Targetkan Sekolah Rakyat Tahap III Tanah Datar Rampung Tahun 2027
Kementerian PU Jaga Pasokan Air Irigasi 2.563 Hektare Sawah di Bantul dan Kulon Progo
Kementerian PU Pulihkan Layanan Air dan Sanitasi di Lima Daerah Sumut
Kementerian PU Siapkan 160 Ribu Meter Kubik Air Jelang Panen Raya di Wanam
Ekspedisi Patriot Bantu Warga Klamono Atasi Krisis Air Kolam

Berita Terkait

Monday, 5 October 2026 - 15:08 WIB

Kapal Kayu Lapuk, Masyarakat Segun Bikin Kapal Fiberglass dari Tim Ekspedisi Patriot

Saturday, 3 October 2026 - 21:44 WIB

Kementerian PU Revitalisasi Pasar Induk Banyuwangi, Hadirkan 871 Kios dan Los untuk Dukung Aktivitas Ekonomi

Saturday, 3 October 2026 - 16:20 WIB

Gotong Royong Perbaiki Jembatan, Patriot Transmigrasi dan Warga Mamasa Buka Akses Pengeringan Kopi

Friday, 2 October 2026 - 07:53 WIB

Kementerian PU Alirkan Air Dengan Pompa Untuk 15 Hektar Sawah di Pinrang

Thursday, 1 October 2026 - 19:01 WIB

Kementerian PU Targetkan Sekolah Rakyat Tahap III Tanah Datar Rampung Tahun 2027

Berita Terbaru

foto ist

Berita Utama

HUT ke-81 TNI Digelar Sederhana, Prabowo-Jokowi-SBY Hadir

Monday, 5 Oct 2026 - 13:26 WIB

foto ist

Berita Utama

HUT ke-81 TNI, Kemhan Komitmen Perkuat Pertahanan Nasional

Monday, 5 Oct 2026 - 13:14 WIB