daelpos.com – Kepala Badan Komunikasi (Bakom) RI Syahganda Nainggolan menegaskan komitmen Presiden Prabowo Subianto untuk memastikan pertumbuhan ekonomi nasional dapat dirasakan seluruh lapisan masyarakat.
Menurut Syahganda, pertumbuhan ekonomi inklusif (inclusive growth) menjadi salah satu arah penting kebijakan pemerintahan Prabowo dalam mewujudkan kesejahteraan rakyat sekaligus memperkuat daya saing Indonesia di tengah persaingan global.
Di tengah meningkatnya proteksionisme global dan perubahan kebijakan perdagangan Amerika Serikat di bawah kepemimpinan Donald Trump, Indonesia dinilai memiliki peluang strategis untuk memperkuat industri nasional, memperluas penguasaan teknologi, serta meningkatkan daya saing ekonomi.
Tantangan global tersebut, kata Syahganda, perlu direspons dengan strategi yang mampu mendorong kemandirian ekonomi sekaligus membuka kesempatan yang lebih luas bagi masyarakat untuk menikmati hasil pembangunan.
Upaya tersebut dapat dilakukan melalui perpaduan efisiensi pasar dan keadilan sosial, termasuk memperkuat peran usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) sebagai salah satu penggerak ekonomi nasional.
Selain itu, investasi di sektor pendidikan juga menjadi faktor penting dalam menciptakan pertumbuhan yang berkelanjutan. Wacana pembebasan biaya kuliah di perguruan tinggi menjadi salah satu gagasan untuk memperluas akses pendidikan dan meningkatkan kualitas sumber daya manusia Indonesia.
Di sisi lain, keterlibatan dunia usaha dinilai penting untuk memastikan agenda pembangunan ekonomi berjalan efektif. Ketua Umum Kadin Indonesia Anindya Bakrie menyatakan kesiapan kalangan pengusaha untuk berkolaborasi dengan pemerintah dalam membangun perekonomian nasional berlandaskan Ekonomi Pancasila.
Sinergi antara pemerintah dan pelaku usaha diharapkan mampu memperkuat fondasi ekonomi, menciptakan peluang usaha, serta meningkatkan kemampuan Indonesia menghadapi kompetisi internasional.
Kolaborasi tersebut sekaligus menjadi bagian dari upaya mewujudkan visi Indonesia Emas, dengan pertumbuhan ekonomi yang tidak hanya berorientasi pada angka, tetapi juga menghadirkan pemerataan kesempatan dan kesejahteraan bagi seluruh rakyat.








