daelpos.com – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kepulauan Seribu mematangkan rencana pembangunan Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) di Pulau Tidung, Pulau Karya, dan Pulau Kelapa. Pembangunan fasilitas ini diharapkan dapat mempermudah akses bahan bakar minyak (BBM), menjaga stabilitas pasokan energi, sekaligus menekan biaya operasional masyarakat kepulauan.
Bupati Kepulauan Seribu Muhammad Fadjar Churniawan mengatakan, survei lapangan telah dilakukan di sejumlah titik potensial untuk mengidentifikasi kelayakan teknis, dukungan infrastruktur, serta kesesuaian tata ruang bagi pembangunan SPBU.
“Kami sudah survei sejumlah titik potensial, yakni tiga titik di Pulau Tidung, satu titik di Pulau Kelapa, dan satu titik di Pulau Karya,” ujar Fadjar, Kamis (15/10).
Survei tersebut melibatkan perwakilan PT Pertamina, PT Jakarta Utilitas Propertindo (JUP), organisasi perangkat daerah (OPD) terkait, serta jajaran kecamatan dan kelurahan setempat.
Berdasarkan hasil evaluasi sementara, Pulau Karya dinilai memiliki kesiapan yang lebih baik, terutama dari sisi dukungan infrastruktur pelabuhan dan logistik. Meski demikian, proses survei dan kajian masih terus berlanjut untuk memastikan lokasi yang paling sesuai bagi pembangunan fasilitas distribusi BBM tersebut.
“Survei ini masih terus berlanjut. Tidak menutup kemungkinan, kami juga akan meninjau pulau-pulau lainnya. Langkah ini merupakan bagian dari upaya pemerataan layanan energi di wilayah Kepulauan Seribu,” jelasnya.
Fadjar menegaskan, ketersediaan BBM yang stabil dan mudah dijangkau merupakan kebutuhan penting bagi masyarakat kepulauan. Selain menunjang kebutuhan rumah tangga dan transportasi antarpulau, keberadaan SPBU diharapkan memberikan manfaat langsung bagi nelayan maupun pelaku usaha pariwisata.
Bagi nelayan, akses BBM yang lebih mudah diharapkan dapat menekan biaya operasional melaut. Sementara bagi sektor pariwisata, ketersediaan bahan bakar yang memadai dapat mendukung kelancaran mobilitas serta aktivitas ekonomi di wilayah Kepulauan Seribu.
Pemkab Kepulauan Seribu menargetkan fasilitas SPBU tersebut dapat mulai beroperasi sebelum peringatan 500 tahun Jakarta pada 2027.
“Semoga kehadiran SPBU ini mampu menciptakan efisiensi biaya logistik warga serta mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat pesisir secara berkelanjutan,” harap Fadjar.
Dukungan terhadap rencana tersebut juga disampaikan Camat Kepulauan Seribu Selatan, Muhammad Nur. Menurutnya, pembangunan SPBU menjadi langkah penting untuk menjawab aspirasi masyarakat yang selama ini menginginkan akses BBM lebih mudah.
“Semoga dengan koordinasi dan kerja sama seluruh pihak, rencana pembangunan SPBU dapat direalisasikan sehingga kebutuhan BBM warga di pulau dapat terpenuhi dengan lebih baik,” tandasnya.
Dengan rencana pembangunan ini, Pemkab Kepulauan Seribu berharap pemerataan akses energi dapat semakin terwujud, sekaligus memperkuat aktivitas ekonomi masyarakat dan meningkatkan efisiensi distribusi logistik di wilayah kepulauan.








