daelpos.com – PT PLN Energi Primer Indonesia (PLN EPI) mendukung akses pendidikan tinggi bagi 10 mahasiswa berprestasi dari Kawasan Timur Indonesia (KTI) melalui program Beasiswa KTI Gemilang di Institut Teknologi PLN (ITPLN). Program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) yang dilaksanakan selama periode 2023–2026 ini memberikan bantuan biaya pendidikan penuh selama delapan semester kepada mahasiswa dengan keterbatasan ekonomi, sebagai upaya memperluas kesempatan belajar sekaligus mempersiapkan sumber daya manusia yang dapat berkontribusi bagi pembangunan daerah asalnya.
Sekretaris Perusahaan PLN EPI Mamit Setiawan mengatakan pendidikan merupakan investasi jangka panjang untuk meningkatkan kualitas sumber daya manusia sekaligus membuka kesempatan bagi generasi muda untuk berkontribusi dalam pembangunan.
“Melalui Beasiswa KTI Gemilang, PLN EPI ingin turut membuka akses pendidikan tinggi bagi generasi muda yang memiliki potensi dan semangat belajar, tetapi menghadapi keterbatasan ekonomi. Kami berharap dukungan ini tidak hanya membantu mahasiswa menyelesaikan pendidikannya, tetapi juga mendorong mereka untuk mengembangkan kemampuan, meraih cita-cita, dan kelak memberikan kontribusi nyata bagi masyarakat serta pembangunan Indonesia,” ujar Mamit.
Program tersebut merupakan bagian dari kolaborasi PLN EPI dan ITPLN dalam memberikan kesempatan pendidikan kepada generasi muda dari Kawasan Timur Indonesia. Selain membantu keberlangsungan studi, beasiswa diharapkan mendorong mahasiswa mempertahankan prestasi akademik dan mengembangkan kompetensi selama perkuliahan.
Wakil Rektor III Bidang Kemahasiswaan ITPLN Ir. Purnomo, ST., MT. mengatakan kolaborasi perguruan tinggi dan dunia usaha memiliki peran penting dalam mendukung pendidikan sekaligus pengembangan potensi mahasiswa.
“Program Beasiswa KTI Gemilang merupakan bentuk dukungan nyata dalam membuka kesempatan pendidikan bagi mahasiswa berprestasi yang memiliki keterbatasan ekonomi. Kami berharap bantuan ini dapat dimanfaatkan sebaik-baiknya oleh para penerima untuk menjaga prestasi akademik, mengembangkan kompetensi, serta aktif berkarya selama menjalani perkuliahan. Sinergi antara ITPLN dan PLN EPI diharapkan dapat membantu mempersiapkan generasi muda yang mampu memberikan kontribusi bagi masyarakat dan pembangunan Indonesia, khususnya di Kawasan Timur Indonesia,” ujar Purnomo.
Manfaat program dirasakan langsung oleh para penerima beasiswa. Arnoldus Yannsen Bau Bisenti, mahasiswa ITPLN asal Nusa Tenggara Timur (NTT), mengatakan dukungan tersebut membantu dirinya menjalani pendidikan sekaligus mempersiapkan masa depan.
“Saya sangat berterima kasih kepada PLN EPI atas beasiswa yang diberikan, khususnya bagi kami mahasiswa dari Indonesia Timur, terutama NTT. Bantuan ini sangat berarti untuk mendukung perjalanan perkuliahan saya. Ke depannya, saya berharap dapat menyelesaikan pendidikan dengan baik dan memiliki kesempatan untuk berkontribusi melalui PLN,” kata Arnoldus.
Penerima beasiswa lainnya, Wini Zahara Putri dari Sulawesi Tenggara berharap kesempatan tersebut menjadi motivasi untuk terus mengembangkan diri dan memperluas pengalaman selama menjalani perkuliahan.
“Harapan saya, kami sebagai penerima beasiswa dapat terus berkarya dan menambah pengalaman selama berkuliah di ITPLN. Semoga dukungan dari PLN EPI ini bisa kami manfaatkan sebaik-baiknya untuk mengembangkan diri, meraih prestasi, dan mempersiapkan masa depan,” ujar Wini.
Sementara itu, Cesar Ardika Bhayangkara dari Sulawesi Tenggara berharap ilmu dan pengalaman yang diperolehnya dapat memberikan manfaat bagi pembangunan Kawasan Timur Indonesia.
“Selama berkuliah, saya ingin mencapai sesuatu yang bisa saya banggakan, baik saat masih menjadi mahasiswa maupun setelah lulus nanti. Saya juga berharap dapat membuat proyek yang bisa membantu memajukan wilayah-wilayah di Indonesia Timur. Karena itu, saya ingin menyelesaikan studi dengan baik dan tepat waktu agar ilmu yang saya peroleh nantinya bisa bermanfaat,” kata Cesar.
Melalui Beasiswa KTI Gemilang, PLN EPI mendorong agar keterbatasan ekonomi tidak menjadi penghalang bagi generasi muda untuk memperoleh pendidikan tinggi. Sejalan dengan komitmen penerapan ESG dan pencapaian SDGs 4 tentang Pendidikan Berkualitas, investasi pendidikan ini diharapkan melahirkan generasi yang tidak hanya berhasil menyelesaikan studi, tetapi juga mampu mengubah ilmu menjadi karya dan kontribusi nyata bagi masyarakat, pembangunan Kawasan Timur Indonesia, dan kemajuan Indonesia.








