Jokowi Resmikan SPALDT Bambu Kuning di Pekanbaru, Layani 11.000 SR

Monday, 3 June 2024

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

DAELPOS.com – Presiden Jokowi didampingi Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Basuki Hadimuljono, Anggota Komisi V DPR RI Syahrul Aidi Maazat, dan PJ Gubernur Riau S.F. Hariyanto meresmikan Sistem Pengelolaan Air Limbah Domestik Terpusat (SPALDT) Bambu Kuning Kota Pekanbaru. Peresmian dilaksanakan di Pekanbaru, Provinsi Riau, Jumat (31/05/2024).

Presiden Jokowi mengatakan, mulai hari ini masyarakat kota Pekanbaru memiliki Sistem Pengelolaan Air Limbah Domestik Terpusat (SPALDT) untuk mengolah air limbah di kota Pekanbaru. “Untuk menjaga lingkungan air, menjaga kualitas air tanah dan air baku yg kita miliki, SPALDT ini telah mulai dikerjakan di tahun 2020 dan menelan biaya yang tidak sedikit, Rp902 M, sebagian dibiayai ADB, APBN dan APBD. Semuanya ikut bergerak sehingga apa yg kita inginkan bisa selesai,” kata Presiden Jokowi.

SPALDT Bambu Kuning di Kota Pekanbaru memiliki kapasitas 8.000 m3/ hari dengan jaringan perpipaan untuk masuk rumah tangga mencapai 11.000 SR. “Ini sangat baik sehingga kualitas air baku yang ada di Pekanbaru bisa kita kelola di masa-masa yang akan datang,” tambah Presiden Jokowi.

Presiden Jokowi juga berpesan terkait pengelolaan sistem ini agar dirawat dengan baik sehingga dapat dimanfaatkan oleh masyarakat. “Saya minta agar infrastruktur pengelolaan air limbah ini betul-betul dimanfaatkan sebaik-baiknya untuk meningkatkan kualitas pelayanan air di Pekanbaru. Dan agar lingkungan kita tetap bersih dan sehat,” pesan Presiden Jokowi.

Direktur Jenderal Cipta Karya Diana Kusumastuti menerangkan, Kementerian PUPR bekerja sama dengan ADB dan pemerintah daerah mendorong pelaksanaan Metropolitan Sanitation Management Investment Project (MSMIP). Program tersebut bertujuan untuk pembangunan SPALDT skala perkotaan di beberapa kota terpilih di Indonesia, termasuk Pekanbaru.

“Peresmian SPALDT Pekanbaru ini sudah lama kita harapkan terjadi. Untuk pekerjaannya selesai secara tuntas di akhir 2023 kemarin. Dengan kapasitas 8.000 m3/ hari dengan jaringan pipa sepanjang 51,99 km yang melayani 5 kecamatan, mudah-mudahan bisa menangani 11.000 SR,” terang Dirjen Diana.

See also  Kementan Tingkatkan Produksi Ubi Kayu Sebagai Pangan Lokal Alternatif Saat Pandemi Covid-19

Kementerian PUPR berharap selanjutnya pemerintah daerah dapat menindaklanjuti pemanfaatan instalasi SPALDT seoptimal mungkin. “Masih banyak upaya yang harus kita lakukan untuk memenuhi target sambungan rumah, agar SPALDT ini bisa bekerja optimal. Mudah-mudahan bisa segera dipercepat, nanti kita akan dorong pemerintah daerah juga dengan Inpres air minum sehingga bisa mengoptimalkan infrastruktur yang telah terbangun di Pekanbaru,” tambah Dirjen Diana.

“IPAL Kota Pekanbaru ini menggunakan teknologi FBAS dengan media berupa akar tanaman dan biomodule yang berfungsi sebagai tempat berkembang biaknya mikro organisme yang akan menguraikan air limbah sebelum dialirkan ke sungai. Untuk FBAS ini medianya menetap sehingga lebih hemat energi dan lahannya lebih compact,” tambah Direktur Sanitasi, Direktorat Jenderal Cipta Karya, Tanozisochi Lase.

Turut hadir dalam peresmian, Direktur Utama PT PP Novel Arsyad, Direktur Utama Wika Agung Budi Waskito, Direktur Utama Adhi Karya Entus Asnawi, dan Kepala Biro Komunikasi Publik Pantja Dharma Oetojo. (*)

Berita Terkait

Pemerintah Ajak Masyarakat Isi Kemerdekaan dengan Semangat Kebersamaan dan Gotong Royong
Kementerian PU Salurkan Air Bersih untuk Warga Terdampak Gempa di Ende dan Nagekeo
Jamuan Rakyat Hilangkan Sekat Pemerintah dan Masyarakat
Gempa NTT, Kementerian PU Turunkan Tim Periksa Rumah Sakit hingga Fasilitas Publik
Kementerian PU Percepat Pemenuhan Air Bersih bagi Warga Terdampak Gempa di Pulau Palue
Semarak HUT ke-81 RI, Kementerian PU Inisasi Gerakan Irigasi Bersih
Purbaya Pastikan Anggaran Penanganan Gempa NTT Disiapkan
Pascagempa Flores, PLN Salurkan Bantuan Tanggap Darurat dan Pasang Penerangan di Posko Pengungsian

Berita Terkait

Wednesday, 19 August 2026 - 22:10 WIB

Pemerintah Ajak Masyarakat Isi Kemerdekaan dengan Semangat Kebersamaan dan Gotong Royong

Wednesday, 19 August 2026 - 22:03 WIB

Kementerian PU Salurkan Air Bersih untuk Warga Terdampak Gempa di Ende dan Nagekeo

Wednesday, 19 August 2026 - 09:31 WIB

Jamuan Rakyat Hilangkan Sekat Pemerintah dan Masyarakat

Tuesday, 18 August 2026 - 22:57 WIB

Gempa NTT, Kementerian PU Turunkan Tim Periksa Rumah Sakit hingga Fasilitas Publik

Tuesday, 18 August 2026 - 19:37 WIB

Kementerian PU Percepat Pemenuhan Air Bersih bagi Warga Terdampak Gempa di Pulau Palue

Berita Terbaru

Berita Utama

Commuter Line Bogor Terkendala, Transjakarta Kerahkan Armada Bantuan

Thursday, 20 Aug 2026 - 14:27 WIB