Tingkatkan Kesehatan Santri, TA 2024 Kementerian PUPR Bangun Sarana dan Prasarana Sanitasi Ponpes Sebanyak 1.279 Unit

Wednesday, 7 August 2024

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

 

DAELPOS.com – Kesehatan merupakan salah satu faktor penting pembentukan Sumber Daya Manusia (SDM) yang berkualitas. Mendukung hal tersebut, Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) tidak hanya membangun infrastruktur pendidikan melainkan juga penyediaan sarana dan prasarana sanitasi melalui program Padat Karya Tunai (PKT) untuk menunjang kesehatan siswa dan santri di Pondok Pesantren/Lembaga Pendidikan Keagamaan (LPK).

Menteri PUPR Basuki Hadimuljono mengatakan terpenuhinya sanitasi dan air bersih akan berdampak pada peningkatan kualitas hidup masyarakat, salah satunya adalah para santri yang tengah menempuh pendidikan di pondok pesantren.

“Selain infrastruktur yang besar, Kementerian PUPR juga mendapat tugas untuk membangun infrastruktur kerakyatan. Pembangunan infrastruktur kerakyatan manfaatnya dirasakan langsung oleh masyarakat,” ujar Menteri Basuki.

Pada TA 2024 Kementerian PUPR melalui Direktorat Jenderal Cipta Karya merencanakan pembangunan sarana dan prasarana sanitasi di LPK sebanyak 1.279 unit dengan anggaran Rp255,8 miliar.

Program PKT ini akan dilaksanakan di 24 provinsi yang ditargetkan menyerap 7.674 tenaga kerja. Kegiatan ini di antaranya dilaksanakan di Pondok Pesantren Daarul Rahman Kateman Riau, Pondok Pesantren Khairul Hikmah Gorontalo, Pondok Pesantren Darul Huffadz Wadilmuqaddas Sulawesi Tenggara, Pondok Pesantren Nurul Anwar Papua dan SMA Advent Doyo Baru Papua.

Program Penyediaan Sarana dan Prasarana Sanitasi Pondok Pesantren/LPK meliputi pembangunan MCK yang terdiri dari bilik mandi dan kakus, tempat wudhu, tempat cuci tangan dan tempat cuci pakaian, serta Instalasi Pengolahan Air Limbah Domestik (IPALD).

Sebelumnya, pada TA 2023 Kementerian PUPR berhasil menyelesaikan pembangunan sarana dan prasarana sanitasi LPK di 1.548 unit dengan anggaran Rp315,6 miliar. Kegiatan ini dilaksanakan di 33 provinsi yang berhasil menyerap 18.769 tenaga kerja.

See also  Menkeu Purbaya Sambut Presiden AIIB Zou Jiayi di Jakarta

Penyediaan sarana dan prasarana sanitasi untuk LPK diharapkan dapat meningkatkan kualitas hidup siswa maupun santri, meningkatkan kualitas lingkungan serta mengedukasi Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS). (*)

Berita Terkait

Mendes Yandri Tegaskan Hasil Seleksi Beasiswa ke Jepang Tanpa Intervensi
HKA Terapkan Standar Internasional Keselamatan Lalu Lintas di Ruas Kelolaan
Kementerian PU Buka Usulan Lokasi Penerima Manfaat P3-TGAI Tahun 2027, Sasar 13.296 Lokasi di Indonesia
Wujudkan Visi Energi Mandiri Presiden, Transmigrasi Di Teluk Wondama Beralih Ke Panel Surya dan Biogas
Menteri Dody Dukung Infrastruktur Konektivitas hingga Pengendalian Banjir di Banten, Dorong Pertumbuhan Ekonomi Daerah
BULOG Perkuat Pengawasan Mitra RPK, Pastikan Penjualan Beras SPHP Sesuai Ketentuan
Dukung Swasembada Pangan Presiden Prabowo, Nelayan Fakfak Untung Tiga Kali Lipat dari Olahan Ikan
Hutama Karya Paparkan Rencana Trase Jalan Tol Bukittinggi–Sicincin, Bupati Padang Pariaman Tekankan Manfaat bagi Masyarakat

Berita Terkait

Monday, 2 November 2026 - 17:47 WIB

Mendes Yandri Tegaskan Hasil Seleksi Beasiswa ke Jepang Tanpa Intervensi

Monday, 2 November 2026 - 17:36 WIB

HKA Terapkan Standar Internasional Keselamatan Lalu Lintas di Ruas Kelolaan

Sunday, 1 November 2026 - 17:52 WIB

Kementerian PU Buka Usulan Lokasi Penerima Manfaat P3-TGAI Tahun 2027, Sasar 13.296 Lokasi di Indonesia

Saturday, 31 October 2026 - 18:25 WIB

Wujudkan Visi Energi Mandiri Presiden, Transmigrasi Di Teluk Wondama Beralih Ke Panel Surya dan Biogas

Saturday, 31 October 2026 - 18:23 WIB

Menteri Dody Dukung Infrastruktur Konektivitas hingga Pengendalian Banjir di Banten, Dorong Pertumbuhan Ekonomi Daerah

Berita Terbaru

Energy

ITPLN Ditantang Teliti Listrik Arus Laut

Monday, 2 Nov 2026 - 19:04 WIB

Salah satu implementasi pilar transformasi TLKM 30 unlock value, rampungnya pemisahan aset dan bisnis wholesale fiber connectivity ke InfraNexia pada 30 September 2026.

Berita Terbaru

Telkom Raup Pendapatan Rp113,5 Triliun hingga Kuartal III 2026

Monday, 2 Nov 2026 - 18:15 WIB