Bersama Dubes Rusia, Sultan Sepakati Pelaksanaan Forum Parlemen BRICS

Saturday, 1 February 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

 

DAELPOS.com – Indonesia telah secara resmi masuk dalam anggota kerjasama trans regional BRICS+. Brazil mengumumkan diterimanya Indonesia sebagai anggota resmi BRICS setelah didukung oleh salah satu negara utama BRICS yakni Rusia.

Menindaklanjuti masuknya Indonesia ke BRICS+, Duta besar Federasi Rusia untuk Indonesia H.E. Mr. Sergei Gennadievich Tolchenov mengadakan pertemuan khusus dengan ketua Dewan Perwakilan Daerah (DPD) RI Sultan B Najamuddin pada Jum’at (31/01) di kantor Ketua DPD RI Senayan Jakarta.

“Kami mengapresiasi dan mengucapkan terima kasih atas dukungan Rusia terhadap Indonesia untuk masuk sebagai anggota tetap BRICS. Kita mengetahui Rusia adalah negara utama BRICS yang cukup berpengaruh dalam dinamika geopolitik saat ini”, ujar Sultan kepada awak media.

Sultan mengatakan Kehadiran Menteri Luar Negeri RI Sugiono 2 hari pasca pelantikan presiden Prabowo Subianto ke Kazan menjadi komitmen awal Indonesia untuk menjadi bagian dari BRICS. Peluang kerjasama trans regional ini perlu ditingkatkan, bukan hanya bagi eksekutif, tapi juga pada level lembaga parlemen negara-negara BRICS.

“Hubungan Indonesia bersama negara anggota BRICS+ tidak hanya didorong oleh kesamaan kepentingan ekonomi, tapi lebih karena kesamaan nilai-nilai diplomatik dan sejarah persahabatan para pemimpinnya di masa lalu. Rusia dan Indonesia akan menjadi inisiator penyelenggaraan BRICS + inter parliamentary Forum”, tegas Senator asal Bengkulu itu.

Menurutnya, terdapat banyak peluang kerjasama strategis yang bisa diperkuat oleh negara-negara BRICS+, sehingga dibutuhkan komitmen yang lebih dari semua stakeholder dari masing-masing negara. Termasuk lembaga Parlemen negara BRICS+.

“Kerjasama di bidang pendidikan, sosial, budaya, ekonomi, investasi, hingga politik membutuhkan komitmen dan konsistensi dari semua anggota BRICS+. Kerjasama parlemen BRICS+ diharapkan menjadi booster bagi penguatan kerjasama multilateral BRICS+” tutupnya.

See also  Penurunan Kemiskinan Terjadi, Upaya Pemerintah Berlanjut

Berita Terkait

Di Forum Global OECD Paris, Indonesia Paparkan Strategi Penyederhanaan Birokrasi
Kemendes Siap Kolaborasi Lintas K/L Wujudkan Indonesia Emas 2045 Lewat Pemberdayaan
Kementerian PU Tangani Dampak Banjir pada Sejumlah SPAM di Kota Padang, Pemulihan Layanan Air Minum Jadi Prioritas
Tiongkok Usulkan Pusat Riset Padi Bersama di Merauke, Iftitah: Kita Konkretkan Kerja Samanya
53 JIAT Kementerian PU Dukung Ketersediaan Air bagi 1.307 Hektare Sawah di Indramayu
Mitigasi Galodo di Solok, Kementerian PU Pasang 3 Titik Early Warning System dan Siapkan 2 Sabo Dam Sungai Batang Baliang
Di Peking University, Iftitah: Bangun Pusat Pertumbuhan Ekonomi Tak Cukup Hanya dengan Infrastruktur
Indeks Udara Capai 414, Palangka Raya Diselimuti Kabut Asap

Berita Terkait

Thursday, 15 October 2026 - 08:15 WIB

Di Forum Global OECD Paris, Indonesia Paparkan Strategi Penyederhanaan Birokrasi

Thursday, 15 October 2026 - 08:07 WIB

Kemendes Siap Kolaborasi Lintas K/L Wujudkan Indonesia Emas 2045 Lewat Pemberdayaan

Thursday, 15 October 2026 - 08:04 WIB

Kementerian PU Tangani Dampak Banjir pada Sejumlah SPAM di Kota Padang, Pemulihan Layanan Air Minum Jadi Prioritas

Wednesday, 14 October 2026 - 10:43 WIB

53 JIAT Kementerian PU Dukung Ketersediaan Air bagi 1.307 Hektare Sawah di Indramayu

Wednesday, 14 October 2026 - 10:38 WIB

Mitigasi Galodo di Solok, Kementerian PU Pasang 3 Titik Early Warning System dan Siapkan 2 Sabo Dam Sungai Batang Baliang

Berita Terbaru

Berita Terbaru

Sidak SPPG Cadek, Sudaryono Tekankan Kepatuhan SOP dan Akurasi Data

Thursday, 15 Oct 2026 - 09:30 WIB