Sultan Dorong Pemerintah Tetapkan Lahan Pertanian Abadi Lewat Keputusan Presiden

Monday, 28 April 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

 

DAELPOS.com – Ketua Dewan Perwakilan Daerah (DPD) RI Sultan B Najamudin mendorong pemerintah untuk menetapkan peraturan terkait penetapan lahan pertanian dan pangan abadi di daerah.

Hal di sampaikan mantan wakil gubernur Bengkulu itu menyusul adanya informasi keengganan pemerintah daerah yang tidak megusulkan penetapan Lahan Pertanian dan Pangan Berkelanjutan (LP2B) dari Menteri ATR/BPN Nusron Wahid.

Sultan kemudian menjelaskan bahwa kawasan lahan pertanian pangan abadi sesungguhnya telah diatur dalam undang-undang nomor 26 tahun 2007 tentang Penataan Ruang. Mengenai perlindungan lahan abadi diamanahkan untuk diatur melalui Undang-undang pada pasal 48 ayat 2 UU Penataan Ruang.

“Jika melihat urgensinya, maka program swasembada pangan dan energi merupakan kebijakan pemerintah yang seharusnya wajib didukung oleh semua pihak. Sehingga Pemerintah perlu tegas menetapkan porsi luasan lahan abadi pertanian di setiap daerah melalui keputusan presiden”, ungkap Senator Sultan melalui keterangan resminya pada Senin (28/04).

Menurutnya, dengan Perpres Lahan Pertanian Abadi, pemerintah daerah tidak memiliki alasan untuk tidak mendukung atensi serius presiden Prabowo pada program kemandirian pangan dan energi nasional.

“Jika diperlukan Pemerintah bisa memberikan insentif fiskal kepada pemerintah daerah yang kooperatif dan siap mendukung program pemerintah tersebut”, usulnya.

Pemetaan lahan pertanian dan pangan yang proporsional, kata Sultan, akan sangat menentukan serta menjamin ketersediaan dan kemandirian pangan nasional di masa depan. Hal ini harus dimulai dari daerah sebagai basis industri pertanian dan pangan.

“Penurunan luas lahan pertanian kita dari tahun ke tahun cukup signifikan. Jika tidak diantisipasi secara tegas dengan pendekatan ekstensifikasi, produktivitas dan ketahanan pangan nasional akan mengalami penurunan”, tegasnya.

Lebih lanjut, ketua DPD RI ke-6 itu mengatakan Penetapan lahan pertanian Abadi oleh negara akan memungkinkan terjadinya peningkatan inovasi tata ruang pada intensifikasi pertanian dan pangan di daerah.

See also  Diminta Berpihak pada Umat, BSI Diharap Salurkan RP 107 Triliun untuk UMKM

“Daerah dengan luas lahan pertanian yang terbatas harus diseimbangkan dengan pendekatan intensifikasi pertanian melalui introduksi teknologi dan mekanisasi. Sehingga mekanisme pembagian fungsi dan kegunaan lahan perlu diatur secara baku oleh presiden untuk diindahkan oleh pemerintah daerah”, ujarnya.

Sultan menjelaskan bahwa pihak akan berupaya menjalin komunikasi dan koordinasi dengan pemerintah daerah untuk bersedia mendukung program-program prioritas pemerintah, terutama program swasembada pangan dan makan bergizi gratis (MBG).

Anggota DPD RI dari setiap daerah siap berkolaborasi dengan pemerintah daerah untuk mendorong akselerasi program swasembada pangan berbasis potensi dan kearifan lokal masing-masing daerah.

“Saya kira semua elemen bangsa khususnya para kepala daerah memiliki kepentingan yang sama dalam memastikan ketahanan pangan nasional di tengah tantangan ketidakpastian global saat ini. DPD RI siap menjalin kerjasama dan berkoordinasi dengan pemerintah daerah dalam memastikan terwujudnya swasembada pangan di setiap daerah sesuai potensinya masing-masing”, tutupnya.

Berita Terkait

Prabowo Saksikan Penyelamatan Rp13,24 Triliun dan 259 Ribu Hektare Hutan
Bappisus Bakal Bersihkan 532 Lapas dan Rutan
Guru Besar ITPLN Dorong PLTS 100 GWp Ciptakan 5,52 Juta Kerja
Hari Batik Nasional, Pertamina Buka Ruang Berkarya dan Kemandirian Ekonomi
Sawah Kekurangan Air, Pompa Dikerahkan di Bekasi hingga Cirebon
Dorong Ketahanan Pangan, Transmigran Gerbang Mas Perkasa dan TEP UI Sulap Lahan Tandus Jadi Pekarangan
Gunhar: Kekayaan Alam Harus Digunakan Sebesar-besarnya untuk Kesejahteraan Rakyat
Menteri Dody Sisir Titik Kekeringan, Perjuangkan Air bagi Petani demi Swasembada Pangan

Berita Terkait

Wednesday, 7 October 2026 - 12:50 WIB

Prabowo Saksikan Penyelamatan Rp13,24 Triliun dan 259 Ribu Hektare Hutan

Monday, 5 October 2026 - 13:04 WIB

Bappisus Bakal Bersihkan 532 Lapas dan Rutan

Saturday, 3 October 2026 - 13:53 WIB

Guru Besar ITPLN Dorong PLTS 100 GWp Ciptakan 5,52 Juta Kerja

Saturday, 3 October 2026 - 10:54 WIB

Hari Batik Nasional, Pertamina Buka Ruang Berkarya dan Kemandirian Ekonomi

Friday, 2 October 2026 - 12:41 WIB

Sawah Kekurangan Air, Pompa Dikerahkan di Bekasi hingga Cirebon

Berita Terbaru

Nasional

Mendes Yandri Ajak ISSF dan Perusahaan Mitra Perluas Desa Binaan

Wednesday, 7 Oct 2026 - 18:48 WIB

Energy

Fasilitasi OTA Wolbachia di Kampus, ITPLN Aktif Berantas DBD

Wednesday, 7 Oct 2026 - 16:39 WIB