Wamen Diana: Kolaborasi dan Inovasi Teknologi Kunci Mewujudkan Infrastruktur Perkotaan Berkelanjutan

Sunday, 25 May 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

 

DAELPOS.com – Wakil Menteri Pekerjaan Umum (PU) Diana Kusumastuti mendorong peningkatan kolaborasi lintas sektor dan pemanfaatan teknologi sebagai kunci dalam mewujudkan infrastruktur perkotaan yang adaptif, berkelanjutan, serta tangguh terhadap tantangan perubahan iklim dan bencana alam.

“Pembangunan infrastruktur perkotaan tidak cukup hanya kuat dan andal, tetapi juga harus mampu beradaptasi terhadap dinamika zaman, perubahan iklim, serta tantangan bencana. Semua ini harus dilakukan secara kolaboratif dan inklusif dengan seluruh pemangku kepentingan dari berbagai sektor,” kata Wamen Diana dalam acara The 22nd Civil Engineering National Summit Universitas Indonesia (CENS-UI) di Depok, Sabtu (25/5/2025).

Wamen Diana menegaskan komitmen Pemerintah Indonesia untuk menurunkan emisi karbon yang ditargetkan sebesar 31,89% dengan usaha sendiri dan 43,2% dengan bantuan internasional pada tahun 2030. Untuk mendukung pembangunan berkelanjutan, sektor konstruksi dan bangunan yang menyumbang sekitar 37% emisi CO₂ global juga harus bertransformasi menuju pembangunan rendah karbon.

Sebagai upaya mewujudkan pembangunan rendah karbon tersebut, Pemerintah Indonesia melalui Kementerian PU telah mendorong penerapan Bangunan Gedung Hijau (BGH) dan Bangunan Gedung Cerdas (BGC) melalui penetapan regulasi dan pembinaan implementasi tekonologi Building Information Modeling (BIM). Kementerian PU sendiri telah menerapkan BIM pada berbagai proyek infrastruktur seperti pasar, fasilitas olahraga, dan fasilitas pendidikan.

“Inovasi teknologi seperti BIM memudahkan kita menerapkan reduce, reuse, recycle energi sesuai prinsip BGH dan BGC demi mencapai bangunan gedung net zero emmision pada tahun 2060. Saya yakin generasi muda kita ke depan juga akan mampu mengembangkan teknologi konstruksi lainnya yang lebih adaptif dan berkelanjutan,” ujar Wamen Diana.

Selain itu, Wamen Diana juga menekankan pentingnya infrastruktur tangguh bencana untuk menghadapi tantangan bencana seperti gempa bumi, tsunami, banjir dan tanah longsor. Untuk itu, Kementerian PUPR bersama Pusat Studi Gempa Nasional (PuSGeN) telah memperkuat tata kelola mitigasi perawatan dan pemeliharaan bangunan dengan meluncurkan peta gempa terbaru serta platform digital untuk evaluasi dan perencanaan bangunan tahan gempa.

See also  Hutama Karya Kebut Akses Lubuk Alung, Konektivitas Tol Padang-Sicincin Akan Semakin Terintegrasi

“Banyak keruntuhan pasca gempa terjadi bukan karena tidak ada regulasi, tetapi karena penerapan persyaratan minimum tahan gempanya tidak optimal. Semua kontraktor harus memahami bagaimana menerapkan ketentuan teknis SNI yang tersedia agar konstruksinya lebih baik dan lebih aman,” katanya.

Terakhir, Wamen Diana mengajak seluruh pemangku kepentingan, termasuk kalangan akademisi, untuk mengambil bagian peranan aktif dalam memajukan pembangunan kota berkelanjutan melalui kolaborasi dan inovasi pembangunan infrastruktur.

“Sinergi antara ilmu pengetahuan, teknologi, dan semangat kebangsaan adalah kunci membangun Indonesia yang tangguh dan berkelanjutan,” tutupnya. (*)

Berita Terkait

Karhutla Kalimantan Kian Kritis, Hasan Basri Desak Presiden Tetapkan Bencana Nasional dan Evaluasi Total Penanganan
Respons Karhutla di Sekitar JTTS, Hutama Karya Perkuat Kesiapan Penanganan dan Imbau Pengguna Tol Waspada
Hutama Karya Bangun Kembali Stadion H. Agus Salim, Hadirkan Fasilitas Modern Bernuansa Minangkabau
Dari Kacang Hijau hingga Rumput Laut, Kementrans Jajaki Hilirisasi dengan Empat Perusahaan Tiongkok
Kementerian PU Percepat Penanganan Bencana di Sumatera Barat, Rampungkan Tanggul Darurat di Padang dan Pulihkan Akses Jalan Tapan- Batas Jambi
TEP ITB Dorong Digitalisasi Layanan Kesehatan di Papua
Jaga Konektivitas Trans Kalimantan, Kementerian PU Preservasi 2 Jembatan Panjang Sungai Kapuas di Kalteng
Irigasi Cimanuk Cisanggarung Hasil Rehabilitasi Hutama Karya Perkuat Ketahanan Pangan di Jawa Barat

Berita Terkait

Wednesday, 14 October 2026 - 15:55 WIB

Karhutla Kalimantan Kian Kritis, Hasan Basri Desak Presiden Tetapkan Bencana Nasional dan Evaluasi Total Penanganan

Wednesday, 14 October 2026 - 11:12 WIB

Respons Karhutla di Sekitar JTTS, Hutama Karya Perkuat Kesiapan Penanganan dan Imbau Pengguna Tol Waspada

Tuesday, 13 October 2026 - 21:14 WIB

Hutama Karya Bangun Kembali Stadion H. Agus Salim, Hadirkan Fasilitas Modern Bernuansa Minangkabau

Tuesday, 13 October 2026 - 14:31 WIB

Dari Kacang Hijau hingga Rumput Laut, Kementrans Jajaki Hilirisasi dengan Empat Perusahaan Tiongkok

Tuesday, 13 October 2026 - 09:12 WIB

Kementerian PU Percepat Penanganan Bencana di Sumatera Barat, Rampungkan Tanggul Darurat di Padang dan Pulihkan Akses Jalan Tapan- Batas Jambi

Berita Terbaru

Berita Utama

Pertamina Operasikan SPBU 24 Jam di Bali, Distribusi BBM Dipercepat

Wednesday, 14 Oct 2026 - 15:44 WIB

Menteri Keuangan (Menkeu) Suahasil  / foto ist

Ekonomi - Bisnis

Bidik Pertumbuhan 6 Persen, Pemerintah Genjot Investasi pada 2027

Wednesday, 14 Oct 2026 - 15:28 WIB