Pacu Jalur Kuansing 2025: Pusaka Leluhur, Getarkan Dunia.

Tuesday, 8 July 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

foto istimewa

foto istimewa

daelpos.com – Menjelang pelaksanaan Pacu Jalur tingkat nasional di Tepian Narosa, Kabupaten Kuantan Singingi (Kuansing), Riau, pada 20–24 Agustus 2025 mendatang, panitia semakin intensif melakukan berbagai persiapan.

Ketua Umum Pacu Jalur Kuansing 2025, Werry Ramadhana Putera, menyebutkan bahwa koordinasi antarbidang terus ditingkatkan, terutama untuk penataan gelanggang dan penyusunan acara pembukaan.

“Arena Tepian Narosa akan segera ditata karena terjadi pendangkalan. Sementara untuk acara pembukaan, kesenian tradisional mulai kami siapkan,” ujar Werry, melalui keterangan pers yang diterima Senin (7/7/2025).

Selain itu, panitia juga menggandeng aparat keamanan guna menjamin kelancaran dan kenyamanan penonton, baik dari dalam maupun luar negeri.

Meski demikian, Werry yang juga menjabat sebagai Sekretaris Umum Lembaga Adat Melayu Riau (LAMR) Kuansing, menyoroti sejumlah kendala yang masih perlu diatasi. Salah satu di antaranya adalah infrastruktur arena yang dinilai belum memadai, terutama tribun tangga batu yang sudah tidak mampu menampung lonjakan penonton.

“Penataan sungai merupakan wewenang pemerintah pusat melalui Balai Wilayah Sungai, sehingga Pemerintah Daerah memiliki keterbatasan,” jelasnya.

Selain kondisi tribun, area parkir, lokasi pedagang, serta fasilitas mandi, cuci, kakus (MCK) juga menjadi perhatian utama panitia demi mendukung kenyamanan pengunjung.

Pacu Jalur Kuansing saat ini telah mendunia, salah satunya berkat viralnya aksi anak-anak penari di ujung jalur yang dikenal dengan tren “aura farming”. Gerakan mereka bahkan ditiru oleh berbagai tokoh publik, termasuk Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka.

Sejarah panjang Pacu Jalur mencatat bahwa tradisi ini telah ada sejak abad ke-17, ketika jalur digunakan sebagai alat transportasi utama masyarakat Rantau Kuantan di sepanjang Sungai Kuantan. Pada masa itu, jalur berfungsi sebagai sarana untuk mengangkut hasil bumi dari hulu hingga hilir.

See also  Ke NTT, Jokowi akan Resmikan Penataan Sejumlah Infrastruktur

Seiring waktu, jalur dihias dengan berbagai ornamen budaya lokal, seperti ukiran kepala ular dan buaya, yang menambah nilai estetika dan kebanggaan masyarakat setempat.

Pada masa penjajahan Belanda, Pacu Jalur dijadikan ajang hiburan untuk memperingati hari kelahiran Ratu Wilhelmina pada 31 Agustus. Setelah Indonesia merdeka, tradisi ini terus berkembang dan digunakan untuk memeriahkan peringatan Hari Kemerdekaan Republik Indonesia.

Kini, Pacu Jalur telah menjadi pesta rakyat tahunan yang sangat meriah dan tercatat sebagai warisan budaya takbenda yang mendunia. Festival ini diadakan setiap tahun di Sungai Batang Kuantan dan selalu berhasil menarik perhatian masyarakat, baik dari dalam negeri maupun mancanegara.

Berita Terkait

Bappisus Bakal Bersihkan 532 Lapas dan Rutan
Guru Besar ITPLN Dorong PLTS 100 GWp Ciptakan 5,52 Juta Kerja
Hari Batik Nasional, Pertamina Buka Ruang Berkarya dan Kemandirian Ekonomi
Sawah Kekurangan Air, Pompa Dikerahkan di Bekasi hingga Cirebon
Dorong Ketahanan Pangan, Transmigran Gerbang Mas Perkasa dan TEP UI Sulap Lahan Tandus Jadi Pekarangan
Gunhar: Kekayaan Alam Harus Digunakan Sebesar-besarnya untuk Kesejahteraan Rakyat
Menteri Dody Sisir Titik Kekeringan, Perjuangkan Air bagi Petani demi Swasembada Pangan
Tamsil Linrung Pimpin Delegasi DPD Pantau Langsung Pemilu Rusia

Berita Terkait

Monday, 5 October 2026 - 13:04 WIB

Bappisus Bakal Bersihkan 532 Lapas dan Rutan

Saturday, 3 October 2026 - 13:53 WIB

Guru Besar ITPLN Dorong PLTS 100 GWp Ciptakan 5,52 Juta Kerja

Saturday, 3 October 2026 - 10:54 WIB

Hari Batik Nasional, Pertamina Buka Ruang Berkarya dan Kemandirian Ekonomi

Friday, 2 October 2026 - 12:41 WIB

Sawah Kekurangan Air, Pompa Dikerahkan di Bekasi hingga Cirebon

Wednesday, 30 September 2026 - 10:23 WIB

Dorong Ketahanan Pangan, Transmigran Gerbang Mas Perkasa dan TEP UI Sulap Lahan Tandus Jadi Pekarangan

Berita Terbaru

Nasional

DPR Setujui RUU Satu Data Indonesia Jadi Undang-Undang

Wednesday, 7 Oct 2026 - 09:59 WIB

News

Wamen Viva Yoga Dorong Balai Transmigrasi Denpasar Go Global

Wednesday, 7 Oct 2026 - 08:23 WIB