Polri : Kegiatan Kerajaan Agung Jagat Meresahkan Masyarakat

Wednesday, 15 January 2020

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

DAELPOS.com – Kemunculan Kerajaan di Purworejo baru-baru ini menjadi perhatian publik, Kerajaan yang dinamakan Kerajaan Agung Sejagat ini dipimpin oleh seorang pria yang berinisial TSH (42) dan FA (40), kerajaan ini sudah melakukan kegiatan tertutup sejak tahun 2018, jumlah anggota Kerajaan Agung Sejagat yang sudah terdata oleh Polda Jawa Tengah berjumlah 450 orang.

Karo Penmas Divisi Humas Polri Brigjen Argo Yuwono mengatakan pada tanggal 14 januari 2020 pukul 17.00 WIB Polda Jawa Tengah dan Polres Purworejo sudah mengamankan TSH (42) dan FA (40) yang mengaku sebagai Raja dan Ratu Kerajaan Agung Sejagat, keduanya diamankan di Polda Jawa Tengah (15/1/2020).

Barang bukti yang telah terdata berupa kartu NPWP, kartu identitas keanggotaan Kerajaan Agung Sejagat, Kartu identitas PBB Palsu, buku-buku bank, atribut kerajaan seperti bendera maupun baju, perangkat keras seperti printer, komputer, dan satu senjata air softgun ilegal, selain data barang bukti tersebut, Polda jateng juga sudah mendata 450 orang anggota Kerajaan Agung Sejagat.

Terkait kasus Kerajaan Agung Sejagat ini Brigjen Argo Yuwono menyampaikan bahwa Polda Jawa Tengah sudah ada 17 saksi yang diperiksa termasuk tetangga di lokasi Kerajaan Agung Sejagat maupun anggota kerajaan itu sendiri, TSH (42) dan FA (40) yang mengaku Raja dan Ratu ini dijerat pasal 378 tindak penipuan dan UU 1 tahun 46 pasal 14 tentang menyiarkan berita atau pemberitahuan bohong.

Biaya yang dikeluarkan setiap anggota yang ingin bergabung di Kerajaan Agung Sejagat bervariasi mulai dari 3 juta hingga 30 juta, biaya tersebut ditukar dengan kelengkapan keanggotaan seperti kelengkapan seragam keanggotaan dan kartu identitas anggota, “korban bukan hanya dari Purworejo tetapi dari luar Purworejo, masih didalami oleh penyidik, karena pasti korban tersebut terpengaruh.” ucap Brigjen Argo Yuwono.

See also  Kementerian PUPR Bangun Jembatan Gantung dengan Lantai Kaca

Kegiatan Kerajaan Agung Sejagat ini mulai dari tahun 2018 secara tertutup, 08 desember 2019 peresmian prasasti kerajaan, 10 januari 2020 mengadakan pawai kerajaan, 12 januari 2020 pengukuhan kerajaan.

selain itu juga menurut Brigjen Argo Yuwono terindikasi ada yang membantu dengan biaya untuk mendirikan bangunan-bangunan di Kerajaan Agung Sejagat seolah-olah seperti kerajaan, “hal ini sedang didalami Polda Jawa Tengah.” ujarnya []

Berita Terkait

Dukung Gerakan Hemat Energi, Kementrans Terapkan Kebijakan WFH ASN Setiap Jumat
Suplai Minyak Terganggu, Menteri Dody Kurangi 50% Impor Aspal dengan Kewajiban Asbuton (A30)
Rest Area HKA Jadi Titik Singgah Strategis, Arus Balik ke Bakauheni Tetap Lancar
Pemerintah Tetapkan Penyesuaian Budaya Kerja ASN Nasional
Arus Mudik-Balik JTTS Lancar, Trafik Tembus 3,3 Juta Kendaraan
Dony Oskaria Pastikan Stok Energi Aman, Distribusi BBM Tetap Lancar
Prabowo Bertemu Kaisar Naruhito di Tokyo, Pererat Hubungan RI-Jepang
KBLI 2025 Resmi Berlaku, Perizinan Usaha Makin Pasti

Berita Terkait

Thursday, 2 April 2026 - 15:14 WIB

Suplai Minyak Terganggu, Menteri Dody Kurangi 50% Impor Aspal dengan Kewajiban Asbuton (A30)

Thursday, 2 April 2026 - 14:19 WIB

Rest Area HKA Jadi Titik Singgah Strategis, Arus Balik ke Bakauheni Tetap Lancar

Wednesday, 1 April 2026 - 16:10 WIB

Pemerintah Tetapkan Penyesuaian Budaya Kerja ASN Nasional

Wednesday, 1 April 2026 - 16:06 WIB

Arus Mudik-Balik JTTS Lancar, Trafik Tembus 3,3 Juta Kendaraan

Monday, 30 March 2026 - 18:23 WIB

Dony Oskaria Pastikan Stok Energi Aman, Distribusi BBM Tetap Lancar

Berita Terbaru

Nasional

Libur Paskah, Trafik JTTS Melonjak Hingga 42,85 Persen

Saturday, 4 Apr 2026 - 15:58 WIB