Kementerian PU Siapkan Sekolah Rakyat Tahap II di Halmahera Barat, Tuntas 2026

Thursday, 28 August 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

 

daelpos.com – Kementerian Pekerjaan Umum (PU) terus berkomitmen mendukung peningkatan kualitas pendidikan nasional dengan melanjutkan pembangunan infrastruktur Sekolah Rakyat (SR) Tahap II di berbagai wilayah Indonesia. Salah satu calon lokasi Sekolah Rakyat Tahap II berada di Desa Rioribati, Kecamatan Jailolo Selatan, Kabupaten Halmahera Barat, Provinsi Maluku Utara.

Lokasi usulan Sekolah Rakyat di Halmahera Barat berada di atas lahan seluas 9,5 hektare milik Pemerintah Provinsi Maluku Utara yang telah dihibahkan ke Kementerian Sosial dan dipinjamkan ke Kementerian PU untuk pembangunan Sekolah Rakyat. Luas lahan ini sesuai dengan standar pembangunan Sekolah Rakyat Tahap II yang ditetapkan pemerintah, yakni berada pada kisaran 5–10 hektare di setiap lokasi yang disiapkan pemerintah daerah.

“Di sini akan dibangun SD, SMP, SMA berasrama, lapangan olahraga, bahkan stadion sepak bola berstandar penuh. Lahan seluas ini memungkinkan fasilitas yang lengkap, termasuk sistem jalan, drainase, air minum, dan pengelolaan limbah,” kata Menteri PU Dody Hanggodo saat meninjau lahan yang diusulkan Pemerintah Daerah sebagai calon lokasi Sekolah Rakyat di Halmahera Barat, Kamis (28/8/2025).

Dengan kelengkapan readiness criteria dan kesesuaian tata ruang seperti legalitas lahan, Menteri Dody berharap pembangunan Sekolah Rakyat di Halmahera Barat dapat mulai konstruksi (groundbreaking) awal Oktober 2025, sehingga dapat selesai tepat waktu dengan target 30 Juni 2026. Sekolah Rakyat Tahap II direncanakan dapat menampung hingga 1.000 siswa tiap sekolah dengan fasilitas gedung sekolah SD, SMP SMA. “Fasilitas ini akan diperuntukkan khusus bagi siswa-siswi dari Provinsi Maluku Utara,” ujar Menteri Dody.

Lebih lanjut, Menteri Dody mengatakan, untuk mempercepat pembangunan Sekolah Rakyat Tahap II secara permanen dibutuhkan sinergi seluruh unit organisasi di Kementerian PU untuk mendukung Direktorat Jenderal (Ditjen) Prasarana Strategis. Menteri Dody mendorong kontribusi Ditjen Bina Marga membangun akses jalan, Ditjen Sumber Daya Air memastikan pengendalian banjir melalui sistem drainase dan pengaturan aliran sungai serta Ditjen Cipta Karya dapat menyiapkan sarana air minum, pengelolaan air limbah, dan fasilitas sanitasi.

See also  Kunjungi Jateng, Jokowi akan Tinjau Panen Raya Hingga Resmikan Tambak Udang

“Kolaborasi ini penting agar Sekolah Rakyat tidak hanya berdiri megah, tetapi juga memiliki lingkungan yang aman, nyaman, dan berkelanjutan bagi para siswa. Dengan dukungan setiap unit, kita bisa memastikan fasilitas pendidikan ini mampu mendukung kegiatan belajar mengajar secara optimal,” kata Menteri Dody.

Pembangunan Sekolah Rakyat Tahap II secara permanen merupakan kelanjutan setelah pada Tahap I membangun 165 sekolah yang tersebar di 24 provinsi. Sekolah Rakyat Tahap II ditargetkan sudah dapat dimanfaatkan untuk kegiatan belajar mengajar pada tahun ajaran 2026/2027, dengan skema pemindahan siswa dari Tahap I ke lokasi permanen atau sekolah Tahap II. Sekolah Rakyat dirancang sebagai boarding school untuk memberikan pendidikan, pembinaan, dan asrama bagi anak-anak dari keluarga kurang mampu, sekaligus menjamin pemerataan akses pendidikan di seluruh Indonesia. (*)

Berita Terkait

Prabowo Saksikan Penyelamatan Rp13,24 Triliun dan 259 Ribu Hektare Hutan
Bappisus Bakal Bersihkan 532 Lapas dan Rutan
Guru Besar ITPLN Dorong PLTS 100 GWp Ciptakan 5,52 Juta Kerja
Hari Batik Nasional, Pertamina Buka Ruang Berkarya dan Kemandirian Ekonomi
Sawah Kekurangan Air, Pompa Dikerahkan di Bekasi hingga Cirebon
Dorong Ketahanan Pangan, Transmigran Gerbang Mas Perkasa dan TEP UI Sulap Lahan Tandus Jadi Pekarangan
Gunhar: Kekayaan Alam Harus Digunakan Sebesar-besarnya untuk Kesejahteraan Rakyat
Menteri Dody Sisir Titik Kekeringan, Perjuangkan Air bagi Petani demi Swasembada Pangan

Berita Terkait

Wednesday, 7 October 2026 - 12:50 WIB

Prabowo Saksikan Penyelamatan Rp13,24 Triliun dan 259 Ribu Hektare Hutan

Monday, 5 October 2026 - 13:04 WIB

Bappisus Bakal Bersihkan 532 Lapas dan Rutan

Saturday, 3 October 2026 - 13:53 WIB

Guru Besar ITPLN Dorong PLTS 100 GWp Ciptakan 5,52 Juta Kerja

Saturday, 3 October 2026 - 10:54 WIB

Hari Batik Nasional, Pertamina Buka Ruang Berkarya dan Kemandirian Ekonomi

Friday, 2 October 2026 - 12:41 WIB

Sawah Kekurangan Air, Pompa Dikerahkan di Bekasi hingga Cirebon

Berita Terbaru