Kementerian PU Rehabilitasi Jaringan Irigasi Akedaga dan Opiyang di kabupaten Halmahera Timur, Tingkatkan Produktivitas Tanam Padi

Sunday, 31 August 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

daelpos.com – Kementerian Pekerjaan Umum terus mengoptimalkan layanan irigasi guna mendukung peningkatan produktivitas pertanian dan mewujudkan swasembada pangan yang menjadi bagian Asta Cita Presiden Prabowo Subianto. Dukungan infrastruktur salah satunya dilaksanakan di Kabupaten Halmahera Timur, Provinsi Maluku Utara melaui Rehabilitasi Jaringan Irigasi Akedaga dan Opiyang sepanjang 5,7 kilometer (km).

Menteri PU Dody Hanggodo berharap dengan adanya rehabilitasi jaringan irigasi ini, ketersediaan air untuk mengairi sawah dapat lebih terjamin, sehingga dapat meningkatkan produktivitas tanam padi.

“Kementerian PU memastikan air yang ada di bendungan, bendung dan sungai bisa mengalir ke sawah-sawah terjauh. Kami melakukan rehabilitasi daerah irigasi yang menjadi kewenangan Pusat, Provinsi, Kabupaten dan Kota karena sudah ada Inpres Irigasi No 2 Tahun 2025 yang memungkinkan kami mengerjakan irigasi kewenangan non Pemerintah Pusat,” Jelas Menteri Dody dalam kunjungan kerjanya di Provinsi Maluku Utara, 28 Agustus 2025.

Rehabilitasi Jaringan Irigasi Akedaga DI Akedaga-Tutiling-Meja dilaksanakan Balai Wilayah Sungai (BWS) Maluku Utara sejak Maret 2025 meliputi perbaikan bangunan bagi dan sadap, serta saluran pembawa sekunder sepanjang 1,4 km. Optimalisasi DI Akedaga berkonsep pada perencanaan sistem jaringan irigasi teknis. Air irigasi dipasok dari bendung Akedaga yang memanfaatkan aliran Sungai Dodoga.

Sementara untuk rehabilitasi Jaringan Irigasi Opiyang DI Opiyang-Mancalele meliputi perbaikan bangunan kantong lumpur, bangunan sadap, saluran pembawa primer dan sekunder sepanjang 4,3 km. Seluruh pekerjaan konstruksi rehabilitasi jaringan irigasi akedaga dan opiyang saat ini telah mencapai 70% dan akan rampung pada Desember 2025.

Kepala BWS Maluku Utara M. Saleh Talib mengatakan selama proses konstruksi, air irigasi ke sawah petani tetap mengalir menggunakan saluran pengelak dan pompanisasi. Rehabilitasi jaringan irigasi diperlukan untuk menjaga saluran irigasi berfungsi optimal.

See also  Jokowi Apresiasi Mudik Lebaran Tahun 2022 Berjalan Aman dan Sehat

“Diharapkan dengan ketersediaan air yang cukup, produktivitas pertanian tanam padi dapat meningkat dan mampu mewujudkan swasembada pangan” kata M. Saleh Talib.

Sutarno, petani sekaligus Kepala Desa Toboino mengatakan mengatakan adanya sistem irigasi DI Akedaga membantu kelancaran dan kecukupan air bagi sawah petani sehingga konflik perebutan air tidak terjadi. “Untuk ketersediaan air, kami cukup. Dalam sekali panen kami bisa menghasilkan 3 ton per hektare.” jelasnya.

Petani Desa Sidomulyo, Supandi yang sawahnya berada di DI Akedaga mengaku bersyukur dengan adanya rehabilitasi jaringan irigasi karena kebutuhan air tercukupi sehingga tanaman padi bisa tumbuh baik. (*)

Berita Terkait

Prabowo Saksikan Penyelamatan Rp13,24 Triliun dan 259 Ribu Hektare Hutan
Bappisus Bakal Bersihkan 532 Lapas dan Rutan
Guru Besar ITPLN Dorong PLTS 100 GWp Ciptakan 5,52 Juta Kerja
Hari Batik Nasional, Pertamina Buka Ruang Berkarya dan Kemandirian Ekonomi
Sawah Kekurangan Air, Pompa Dikerahkan di Bekasi hingga Cirebon
Dorong Ketahanan Pangan, Transmigran Gerbang Mas Perkasa dan TEP UI Sulap Lahan Tandus Jadi Pekarangan
Gunhar: Kekayaan Alam Harus Digunakan Sebesar-besarnya untuk Kesejahteraan Rakyat
Menteri Dody Sisir Titik Kekeringan, Perjuangkan Air bagi Petani demi Swasembada Pangan

Berita Terkait

Wednesday, 7 October 2026 - 12:50 WIB

Prabowo Saksikan Penyelamatan Rp13,24 Triliun dan 259 Ribu Hektare Hutan

Monday, 5 October 2026 - 13:04 WIB

Bappisus Bakal Bersihkan 532 Lapas dan Rutan

Saturday, 3 October 2026 - 13:53 WIB

Guru Besar ITPLN Dorong PLTS 100 GWp Ciptakan 5,52 Juta Kerja

Saturday, 3 October 2026 - 10:54 WIB

Hari Batik Nasional, Pertamina Buka Ruang Berkarya dan Kemandirian Ekonomi

Friday, 2 October 2026 - 12:41 WIB

Sawah Kekurangan Air, Pompa Dikerahkan di Bekasi hingga Cirebon

Berita Terbaru