Langkah Cepat Kementerian PU Tangani Bencana Banjir Bandang di Kabupaten Nagekeo, Nusa Tenggara Timur

Thursday, 11 September 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

 

daelpos.com – Kementerian Pekerjaan Umum (PU) bergerak cepat melakukan langkah tanggap darurat terhadap bencana banjir yang melanda Kabupaten Nagekeo, Nusa Tenggara Timur. Banjir terjadi pada Senin(8/9/2025) pukul 18.30 WITA disebabkan curah hujan yang tinggi sejak Minggu tanggal 7 September 2025 hingga Senin sore tanggal 8 September 2025.

Desa-desa yang terdampak di Kabupaten Nagekeo yaitu Desa Lokalaba, Desa Sawu, Desa Lodaolo, Desa Woewolo, Desa Ua. Bencana ini mengakibatkan 3 orang meninggal dunia, 1 orang luka-luka dan 4 orang hilang dan masih dalam pencarian, 4 unit rumah hanyut terbawa banjir, 2 unit jembatan di Desa Sawu rusak, 1 unit jembatan di Desa Ua rusak, jalan desa sebanyak 3 titik longsor di Desa Loda Olo, jalan desa putus sebanyak 3 titik longsor di Kampung Mabha Bhoma, Desa Woewolo Bendung DI. Malasawu dan DI Lokalabo rusak.

Menteri PU Dody Hanggodo mengatakan jalan dan jembatan yang rusak akibat banjir merupakan milik Pemerintah Provinsi, tetapi Kementerian PU tetap ikut andil dalam melakukan penanganan untuk mempersingkat masa tanggap darurat.

“Semua alat berat dan tim sudah kita kerahkan di NTT. Bahkan kepala balai yang seharusnya hari ini ikut rapat dengar pendapat dengan DPR RI semalam saya minta kembali ke NTT untuk langsung mengawasi timnya supaya proses tanggap darurat lebih cepat,” kata Menteri Dody.

Kementerian PU melalui Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) Nusa Tenggara II terus berkoordinasi dengan TNI-Polri, Pemerintah Daerah dan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Nagekeo. Koordinasi ini bertujuan untuk melakukan evakuasi dan penanganan darurat di lokasi terdampak, pembersihan material banjir untuk membuka akses jalan dan koordinasi penanganan jangka panjang melalui normalisasi sungai dan mitigasi di daerah rawan.

See also  Disaksikan Prabowo dan Erdogan, Bahlil Teken Kerja Sama di Sektor Energi

Selain itu, Kementerian PU juga menyiagakan personil dalam tim reaksi cepat tanggap bencana di lokasi bencana untuk melakukan monitoring kondisi terkini, identifikasi data dan analisis terhadap dampak yang ditimbulkan dan penanganannya, inventarisasi tempat kejadian banjir terkait lokasi dan kondisi sarana prasarana yang terdampak bencana dan menyiapkan alat berat dan bahan banjiran bilamana dibutuhkan.

Berdasarkan hasil pantauan BBWS Nusa Tenggara II pada tanggal 10 September 2025, air banjir yang menggenang di Kabupaten Nagekeo sudah mulai surut. (*)

Berita Terkait

Prabowo Saksikan Penyelamatan Rp13,24 Triliun dan 259 Ribu Hektare Hutan
Bappisus Bakal Bersihkan 532 Lapas dan Rutan
Guru Besar ITPLN Dorong PLTS 100 GWp Ciptakan 5,52 Juta Kerja
Hari Batik Nasional, Pertamina Buka Ruang Berkarya dan Kemandirian Ekonomi
Sawah Kekurangan Air, Pompa Dikerahkan di Bekasi hingga Cirebon
Dorong Ketahanan Pangan, Transmigran Gerbang Mas Perkasa dan TEP UI Sulap Lahan Tandus Jadi Pekarangan
Gunhar: Kekayaan Alam Harus Digunakan Sebesar-besarnya untuk Kesejahteraan Rakyat
Menteri Dody Sisir Titik Kekeringan, Perjuangkan Air bagi Petani demi Swasembada Pangan

Berita Terkait

Wednesday, 7 October 2026 - 12:50 WIB

Prabowo Saksikan Penyelamatan Rp13,24 Triliun dan 259 Ribu Hektare Hutan

Monday, 5 October 2026 - 13:04 WIB

Bappisus Bakal Bersihkan 532 Lapas dan Rutan

Saturday, 3 October 2026 - 13:53 WIB

Guru Besar ITPLN Dorong PLTS 100 GWp Ciptakan 5,52 Juta Kerja

Saturday, 3 October 2026 - 10:54 WIB

Hari Batik Nasional, Pertamina Buka Ruang Berkarya dan Kemandirian Ekonomi

Friday, 2 October 2026 - 12:41 WIB

Sawah Kekurangan Air, Pompa Dikerahkan di Bekasi hingga Cirebon

Berita Terbaru

Nasional

Mendes Yandri Ajak ISSF dan Perusahaan Mitra Perluas Desa Binaan

Wednesday, 7 Oct 2026 - 18:48 WIB

Energy

Fasilitasi OTA Wolbachia di Kampus, ITPLN Aktif Berantas DBD

Wednesday, 7 Oct 2026 - 16:39 WIB