Agar Dirasakan Manfaat Oleh Masyarakat, Kementerian PU Perkuat Program Pamsimas dan Sanimas di Provinsi NTT

Friday, 26 September 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

daelpos.com – Kementerian Pekerjaan Umum (PU) terus memperkuat komitmen dalam meningkatkan akses masyarakat terhadap air minum layak dan sanitasi aman melalui program Penyediaan Air Minum dan Sanitasi Berbasis Masyarakat (Pamsimas) serta Sanitasi Berbasis Masyarakat (Sanimas). Kedua program ini merupakan bagian dari upaya pemerintah dalam mendukung agenda ketahanan air sekaligus meningkatkan kualitas hidup masyarakat di berbagai daerah.

Menteri PU Dody Hanggodo menegaskan bahwa keberlanjutan program ini menjadi prioritas pemerintah. “Sesuai arahan Presiden Prabowo Subianto, pembangunan infrastruktur air minum dan sanitasi harus benar-benar dirasakan manfaatnya oleh masyarakat. Program Pamsimas dan Sanimas adalah bukti nyata kehadiran negara dalam memastikan kebutuhan dasar warga terpenuhi, terutama di wilayah pedesaan dan daerah tertinggal,” ujar Menteri Dody.

Menteri Dody juga menambahkan, pelaksanaan program berbasis masyarakat ini sekaligus menjadi sarana pemberdayaan lokal. “Masyarakat tidak hanya menjadi penerima manfaat, tetapi juga turut serta dalam perencanaan, pembangunan, hingga pengelolaan. Dengan begitu, rasa memiliki akan tumbuh dan keberlanjutan sistem lebih terjamin,” ungkapnya.

Pada tahun anggaran 2025, kegiatan infrastruktur berbasis masyarakat (IBM) Pamsimas dan Sanimas telah dilaksanakan di berbagai daerah di Indonesia. Berdasarkan target pembangunan infrastruktur di bidang Cipta Karya pada 2025, IBM Pamsimas akan dilaksanakan di 299 titik lokasi secara nasional. Sementara, IBM Sanimas dilaksanakan di 463 lokasi.

Salah satunya berada di Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT), dimana program Pamsimas berada di 3 titik lokasi di Kabupaten Sumba Timur yang mencakup Desa Kayuri, Hanggaroru, dan Tanatuku. Kegiatan yang dilakukan meliputi pembangunan sistem perpipaan, reservoir, pemasangan pompa, hingga sambungan rumah. Kementerian PU menargetkan, program ini dapat menambah 174 unit sambungan rumah yang akan melayani 249 kepala keluarga atau 1.462 jiwa di tiga desa tersebut.

See also  Berlaku Mulai 18 Mei, Inilah Ketentuan Terbaru Perjalanan Domestik di Masa Pandemi

Selain itu, program Sanimas juga berjalan di 14 lokasi yang tersebar di 3 kabupaten, yaitu Kabupaten Manggarai Barat (5 lokasi), Kabupaten Sumba Timur (8 lokasi), dan Kabupaten Belu (1 lokasi). Kegiatan difokuskan pada pembangunan sistem pengelolaan air limbah domestik skala kawasan (SPALD-S) yang terintegrasi, agar masyarakat memiliki akses sanitasi yang lebih sehat dan berkelanjutan.

Adapun anggaran yang dialokasikan bagi kegiatan IBM TA 2025 di Provinsi NTT sebesar Rp8,54 M. Dengan progress fisik sebesar 13,85% dan progress keuangan sebesar 61,35%, dengan total tenaga kerja sebanyak 140 orang. Dalam laporan sementara, progres fisik pembangunan Sanimas di NTT telah mencapai 29,4% dengan realisasi keuangan 30,9% hingga pertengahan September 2025. Adapun Pamsimas, telah mencapai progres fisik sebesar 3,2% dengan realisasi keuangan 2,9% juga menunjukkan perkembangan positif seiring dengan dukungan pemerintah daerah dan partisipasi warga.

“Kementerian PU menargetkan seluruh kegiatan Pamsimas dan Sanimas tahun 2025 dapat selesai sesuai jadwal, sehingga masyarakat segera mendapatkan manfaat nyata berupa air bersih, sanitasi sehat, serta lingkungan yang lebih layak huni,” ungkap Menteri Dody.

Dengan langkah konsisten ini, Kementerian PU berharap kualitas kesehatan masyarakat dapat meningkat, angka penyakit akibat air dan sanitasi menurun, serta produktivitas masyarakat dapat terjaga demi mendukung pembangunan nasional yang inklusif dan berkelanjutan. (*)

Berita Terkait

Kementerian PU Pastikan Sungai Barito Masih Bisa Dilalui Kapal
Kementerian PU Kembali Raih WTP, Pertahankan Opini BPK 7 Tahun Beruntun
Viva Yoga: Sebelum Ditempatkan Di Kawasan, Transmigran Wajib Mengikuti Pendidikan dan Pelatihan
Pascagempa NTT, Kementerian PU Percepat Penanganan Sanitasi Di Pengungsian
Warga Gaza Ceritakan Musim Panas yang Lebih Menakutkan dari Bom
Bidik Investasi Rp2.322 T pada 2027, Keminveshil/BKPM Genjot Perizinan
Investasi dan Hilirisasi Jadi Penggerak Ekonomi dan Kemandirian Nasional
JIAT Jadi Andalan Petani di Banjar Hadapi El Nino, Puluhan Hektare Lahan Terairi

Berita Terkait

Saturday, 22 August 2026 - 11:22 WIB

Kementerian PU Pastikan Sungai Barito Masih Bisa Dilalui Kapal

Friday, 21 August 2026 - 10:32 WIB

Kementerian PU Kembali Raih WTP, Pertahankan Opini BPK 7 Tahun Beruntun

Thursday, 20 August 2026 - 10:57 WIB

Viva Yoga: Sebelum Ditempatkan Di Kawasan, Transmigran Wajib Mengikuti Pendidikan dan Pelatihan

Wednesday, 19 August 2026 - 22:01 WIB

Pascagempa NTT, Kementerian PU Percepat Penanganan Sanitasi Di Pengungsian

Tuesday, 18 August 2026 - 10:32 WIB

Warga Gaza Ceritakan Musim Panas yang Lebih Menakutkan dari Bom

Berita Terbaru

Olahraga

Timnas Voli Putri Bungkam Kazakstan, Revans Terbayar

Saturday, 22 Aug 2026 - 22:52 WIB