Bantuan Kementerian PU: Sarana Air Bersih dan Sanitasi Pulihkan Warga Terdampak Bencana Sumbar

Friday, 5 December 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

 

daelpos.com – Kementerian Pekerjaan Umum (PU) terus memperkuat dukungan pemenuhan kebutuhan dasar masyarakat terdampak bencana di wilayah Sumatera Barat, khususnya dalam penyediaan air bersih dan sanitasi. Melalui Tim Tanggap Darurat Balai Penataan Bangunan, Prasarana, dan Kawasan (BPBPK) Sumatera Barat, Kementerian PU menyalurkan berbagai sarana dan prasarana (sarpras) pendukung di Kecamatan Palembayan, Kabupaten Agam, guna memastikan layanan air bersih tetap tersedia secara cepat, aman, dan berkelanjutan selama masa tanggap darurat.

Menteri PU Dody Hanggodo menegaskan bahwa kehadiran pemerintah pusat sangat penting dalam situasi bencana seperti ini untuk menjamin kesehatan dan kenyamanan warga terdampak.

“Prinsip kami adalah memastikan masyarakat terdampak mendapatkan layanan dasar yang layak dan aman selama masa tanggap darurat,” kata Menteri Dody.

Berdasarkan update per 4 Desember 2025, sebaran sarpras air bersih dan sanitasi telah ditempatkan di sejumlah titik layanan publik dan posko pengungsian. Di SD 30 Kayu Pasak Timur yang difungsikan sebagai Posko Dapur Umum disalurkan 1 unit Hidran Umum (HU).

Selanjutnya di SD 05 Kayu Pasak yang menjadi lokasi Posko Pengungsian dan Dapur Umum Brimob dengan jumlah pengungsi sekitar 400 jiwa, disediakan 1 HU layanan air bersih, 3 HU pendukung untuk toilet portabel, serta 2 unit toilet portabel.

Sementara itu, di Polsek Palembayan Koto Alam yang juga difungsikan sebagai Posko Brimob, Kementerian PU menyalurkan 2 unit HU untuk mendukung kebutuhan personel dan masyarakat sekitar.

Dukungan sarana air bersih dan sanitasi ini merupakan bagian dari komitmen Kementerian PU dalam memastikan pemenuhan kebutuhan dasar masyarakat terdampak bencana, khususnya akses terhadap air bersih dan layanan sanitasi yang layak. Kementerian PU akan terus melakukan pemantauan di lapangan serta menyesuaikan dukungan sarpras sesuai perkembangan kebutuhan masyarakat selama masa tanggap darurat hingga tahap pemulihan. (*)

See also  Budidaya Cabe Diminati Petani Muda

Berita Terkait

Prabowo Saksikan Penyelamatan Rp13,24 Triliun dan 259 Ribu Hektare Hutan
Bappisus Bakal Bersihkan 532 Lapas dan Rutan
Guru Besar ITPLN Dorong PLTS 100 GWp Ciptakan 5,52 Juta Kerja
Hari Batik Nasional, Pertamina Buka Ruang Berkarya dan Kemandirian Ekonomi
Sawah Kekurangan Air, Pompa Dikerahkan di Bekasi hingga Cirebon
Dorong Ketahanan Pangan, Transmigran Gerbang Mas Perkasa dan TEP UI Sulap Lahan Tandus Jadi Pekarangan
Gunhar: Kekayaan Alam Harus Digunakan Sebesar-besarnya untuk Kesejahteraan Rakyat
Menteri Dody Sisir Titik Kekeringan, Perjuangkan Air bagi Petani demi Swasembada Pangan

Berita Terkait

Wednesday, 7 October 2026 - 12:50 WIB

Prabowo Saksikan Penyelamatan Rp13,24 Triliun dan 259 Ribu Hektare Hutan

Monday, 5 October 2026 - 13:04 WIB

Bappisus Bakal Bersihkan 532 Lapas dan Rutan

Saturday, 3 October 2026 - 13:53 WIB

Guru Besar ITPLN Dorong PLTS 100 GWp Ciptakan 5,52 Juta Kerja

Saturday, 3 October 2026 - 10:54 WIB

Hari Batik Nasional, Pertamina Buka Ruang Berkarya dan Kemandirian Ekonomi

Friday, 2 October 2026 - 12:41 WIB

Sawah Kekurangan Air, Pompa Dikerahkan di Bekasi hingga Cirebon

Berita Terbaru

Nasional

Mendes Yandri Ajak ISSF dan Perusahaan Mitra Perluas Desa Binaan

Wednesday, 7 Oct 2026 - 18:48 WIB

Energy

Fasilitasi OTA Wolbachia di Kampus, ITPLN Aktif Berantas DBD

Wednesday, 7 Oct 2026 - 16:39 WIB