Hutama Karya Kebut Huntara Aceh Tamiang, Konstruksi 24 Jam

Monday, 29 December 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

daelpos.com – PT Hutama Karya (Persero) (Hutama Karya) mempercepat pembangunan Huntara di Kabupaten Aceh Tamiang, Aceh, sebagai bagian dari percepatan pemulihan pascabencana banjir bandang dan tanah longsor. Proyek ini dikerjakan melalui kolaborasi tujuh BUMN Karya di bawah Danantara, dengan pola kerja 24 jam dengan pola shifting dan pengawasan mutu yang diperketat agar hunian segera layak ditempati.

Hutama Karya bersama BUMN Karya lain memfokuskan target pekerjaan Huntara sebanyak 196 unit. Hutama Karya terus mengerahkan sumber daya optimal untuk dapat menyelesaikan target hunian agar dapat difungsionalkan pada Kamis (1/1/2026) mendatang. Pekerjaan proyek difokuskan ke pekerjaan fondasi, rangka atap, rangka dinding, lantai panggung, serta pintu dan jendela. Sampai dengan Senin (29/12) ini, progres pekerjaan dengan fokus pada percepatan pekerjaan struktur dan utilitas dasar agar unit segera fungsional. Huntara ini dirancang dengan konsep hunian memanjang dengan ukuran per unit 4,5 meter x 4,5 meter​.

Dorongan percepatan penyediaan Huntara pun menguat seiring agenda Presiden RI, Prabowo Subianto dijadwalkan pada Kamis (1/1/2026) meninjau perkembangan pembangunan Huntara di Aceh Tamiang sekaligus bertemu warga terdampak banjir.​ Informasi tersebut disampaikan oleh Tenaga Ahli Danantara, Khairul Jasmi dalam keterangan di Jakarta pada Minggu (28/12).

Masih tentang percepatan pembangunan Huntara, Sekretaris Kabinet Letkol, Teddy Indra Wijaya, turut menyampaikan percepatan penyediaan Huntara dan Hunian tetap (Huntap) untuk korban bencana di Aceh dan wilayah Sumatera menjadi perhatian lintas kementerian dan lembaga. Teddy juga menyebut target pembangunan 15.000 unit hunian dalam tiga bulan, seiring inisiatif penanganan dari BNPB dan Kementerian Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP) dalam unggahan yang dirujuk dari akun Instagram resmi @sekretariat.kabinet.

Sebagai informasi, fasilitas kawasan juga disiapkan untuk menjaga kebutuhan dasar penghuni selama masa tinggal sementara. Dalam rencana teknis Huntara, fasilitas bersama mencakup dapur umum, area cuci, musala, serta sanitasi. Dukungan utilitas seperti instalasi listrik dan air juga menjadi bagian dari penyiapan hunian agar segera fungsional.​

See also  Kontribusi Pertamina Dukung Swasembada Energi bagi Indonesia

Di sekitar area Huntara, Hutama Karya juga turut menjadi bagian dari pemulihan infrastruktur dan rehabilitas kebutuhan dasar masyarakat terdampak. Antara lain mengerahkan excavator capit untuk pembersihan tumpukan kayu glondongan area di Pesantren Darul Muklisin, Tanjung Karang, Aceh Tamiang, pemulihan fasilitas air bersih melalui pekerjaan Operasi IPA Rantau yang juga berlokasi di Aceh Tamiang dengan kapasitas pengaliran air sebesar 40L per detik yang saat ini telah difungsikan normal kembali untuk pertama kalinya.

Selain pekerjaan Huntara, Hutama Karya tetap mengarahkan dukungan pemulihan akses dan konektivitas pada titik terdampak untuk membantu mobilitas warga dan distribusi logistik. Dukungan mencakup pengerahan alat berat untuk pembersihan material pascabanjir serta rehabilitasi Jembatan Lawe Mengkudu dengan bentang 36 m, dan Jambatan Penanggalan dengan bentang 48 m di Kabupaten Kutacane, Aceh Tenggara, yang keduanya telah tersambung guna memulihkan konektivitas berjalan kembali. Operasional dilaksanakan dengan prinsip keselamatan kerja dan koordinasi dengan otoritas setempat agar penanganan tepat sasaran.​

Pada kesempatan terpisah, Executive Vice President (EVP) Sekretaris Perusahaan Hutama Karya, Mardiansyah, menegaskan fokus Hutama Karya saat ini adalah melakukan perbaikan infrastruktur dan berkolaborasi dengan BUMN lain sesuai arahan Danantara dan Kementerian Pekerjaan Umum (PU) untuk dapat menunjukkan dampak nyata dengan cepat bagi masyarakat. “Kami memastikan koordinasi lapangan berjalan lancar agar hunian berkualitas, segera siap digunakan warga.” tutupnya.

Berita Terkait

Bahlil Targetkan PNBP ESDM Rp165 Triliun
Neraca Sehat dan Kuat, Bank Mandiri Catat Laba Rp45,5 Triliun Hingga Kuartal III 2026
Mahasiswa ITPLN Ciptakan ARUNIKA, Deteksi Banjir Bertenaga Surya
Tindaklanjuti Arahan Presiden Prabowo, Menteri PU Percepat Penanganan Jalan Perbatasan di Kalimantan
Hari Santri Nasional 2026, Mendes Tegaskan Peran Santri di Tengah Krisis Keteladanan
HKA Siagakan Petugas dan Perkuat Koordinasi Antisipasi Dampak Karhutla di Ruas Kelolaan JTTS
Kementerian PU Bangun 10 Sumur Bor Sebagai Sumber Air Bagi 150 Hektare Lahan Pertanian di Lampung
Menkomdigi Tinjau Peran Strategis NeutraDC dalam Ekosistem AI Nasional di BTW 2026

Berita Terkait

Saturday, 24 October 2026 - 18:33 WIB

Bahlil Targetkan PNBP ESDM Rp165 Triliun

Saturday, 24 October 2026 - 10:48 WIB

Neraca Sehat dan Kuat, Bank Mandiri Catat Laba Rp45,5 Triliun Hingga Kuartal III 2026

Saturday, 24 October 2026 - 07:40 WIB

Mahasiswa ITPLN Ciptakan ARUNIKA, Deteksi Banjir Bertenaga Surya

Saturday, 24 October 2026 - 07:36 WIB

Tindaklanjuti Arahan Presiden Prabowo, Menteri PU Percepat Penanganan Jalan Perbatasan di Kalimantan

Friday, 23 October 2026 - 08:45 WIB

Hari Santri Nasional 2026, Mendes Tegaskan Peran Santri di Tengah Krisis Keteladanan

Berita Terbaru

Menteri Koordinator Bidang Hilirisasi dan Transisi Energi / Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia / foto ist

News

Bahlil Targetkan PNBP ESDM Rp165 Triliun

Saturday, 24 Oct 2026 - 18:33 WIB

foto ist

Ekonomi - Bisnis

BRI Dukung Talenta Muda Siap Kerja Lewat Program Magang

Saturday, 24 Oct 2026 - 18:29 WIB