Bahlil Beberkan PNBP ESDM 2025 Lampaui Target

Friday, 9 January 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

daelpos.com – Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), Bahlil Lahadalia, memaparkan capaian kinerja sektor energi sepanjang tahun 2025 dalam konferensi pers yang digelar di Jakarta, Kamis (8/1). Di tengah fluktuasi harga komoditas global yang menantang, realisasi Penerimaan Negara Bukan Pajak (PNBP) yang tercatat di pembukuan Kementerian ESDM sebesar Rp138,37 triliun, di mana target awal yang ditetapkan dalam Daftar Isian Pelaksanaan Anggaran (DIPA) tahun 2025 sebesar Rp127,44 triliun.

“Pencapaian target dari PNBP yang tercatat di Kementerian ESDM itu mencapai 108,56 persen, melampaui target. Dan ini saya harus jujur mengatakan bahwa ini kerja tim, kerja-kerja yang membutuhkan inovasi, konsentrasi, dan totalitas. Kenapa ini kita harus lakukan? Karena negara membutuhkan dana untuk bagaimana bisa membiayai program-program kerakyatan,” ujar Bahlil.

Keberhasilan melampaui target ini didorong oleh kontribusi signifikan dari beberapa subsektor, yang terbesar berasal dari PNBP sektor Sumber Daya Alam (SDA) Mineral dan Batubara (Minerba) yang mencapai 104,38 persen dari target, SDA Panas Bumi sebesar 103,4 persen, serta sektor lainnya yang melonjak hingga 311,05 persen. Menteri Bahlil memberikan apresiasi kepada seluruh pegawai Kementerian ESDM terkait atas capaian ini, mengingat kondisi harga batu bara dan beberapa komoditas lainnya yang kurang bergairah sepanjang tahun lalu.

Terkait sektor Minyak dan Gas Bumi (Migas), realisasi PNBP SDA Migas yang dicatatkan melalui Kementerian Keuangan mencapai Rp105,04 triliun atau sebesar 83,7 persen dari target Rp125,46 triliun. Bahlil menjelaskan bahwa tidak tercapainya target PNBP subsektor migas, karena disebabkan oleh faktor harga minyak mentah (ICP) yang jauh di bawah asumsi makro yang ditetapkan pada tahun 2025.

“Saya harus menyampaikan bahwa di dalam asumsi makro APBN kita, harga ICP itu USD82 per barel. Namun kenyataannya rata-rata sejak dari Januari sampai 31 Desember rata-rata harga minyak dunia itu USD68 per barel,” tandasnya.

See also  Mendagri : Realisasi Anggaran Belanja dan Program Tahun 2020 Harus Tepat Sasaran

Meskipun persentasenya belum mencapai target, Bahlil mengatakan bahwa kinerja sektor migas menunjukkan tren positif di mana lifting minyak bumi nasional rata-rata tahun 2025 mencapai 605,3 MBOPD atau 100,05 persen dari target APBN. Capaian lifting ini menjadi catatan bersejarah karena merupakan capaian pertama kali dalam sepuluh tahun terakhir yang mencapai target APBN.

Berita Terkait

Bank Mandiri Raih Penghargaan CX100, Dinobatkan sebagai BUMN dengan Layanan Terbaik
Kementerian PU Salurkan 20.000 Liter Bantuan Air untuk Penanganan Karhutla dan Krisis Air Bersih di Kota Tarakan
Di Forum Global OECD Paris, Indonesia Paparkan Strategi Penyederhanaan Birokrasi
Kemendes Siap Kolaborasi Lintas K/L Wujudkan Indonesia Emas 2045 Lewat Pemberdayaan
Kementerian PU Tangani Dampak Banjir pada Sejumlah SPAM di Kota Padang, Pemulihan Layanan Air Minum Jadi Prioritas
Tiongkok Usulkan Pusat Riset Padi Bersama di Merauke, Iftitah: Kita Konkretkan Kerja Samanya
53 JIAT Kementerian PU Dukung Ketersediaan Air bagi 1.307 Hektare Sawah di Indramayu
Mitigasi Galodo di Solok, Kementerian PU Pasang 3 Titik Early Warning System dan Siapkan 2 Sabo Dam Sungai Batang Baliang

Berita Terkait

Friday, 16 October 2026 - 09:21 WIB

Bank Mandiri Raih Penghargaan CX100, Dinobatkan sebagai BUMN dengan Layanan Terbaik

Friday, 16 October 2026 - 06:37 WIB

Kementerian PU Salurkan 20.000 Liter Bantuan Air untuk Penanganan Karhutla dan Krisis Air Bersih di Kota Tarakan

Thursday, 15 October 2026 - 08:15 WIB

Di Forum Global OECD Paris, Indonesia Paparkan Strategi Penyederhanaan Birokrasi

Thursday, 15 October 2026 - 08:07 WIB

Kemendes Siap Kolaborasi Lintas K/L Wujudkan Indonesia Emas 2045 Lewat Pemberdayaan

Thursday, 15 October 2026 - 08:04 WIB

Kementerian PU Tangani Dampak Banjir pada Sejumlah SPAM di Kota Padang, Pemulihan Layanan Air Minum Jadi Prioritas

Berita Terbaru