Menteri Dody Percepat Infrastruktur di Wanam, Dukung Target Presiden Prabowo Panen 10.000 Hektare Tahun Ini

Tuesday, 10 February 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

daelpos.com – Menteri Pekerjaan Umum (PU) Dody Hanggodo meninjau langsung progres pembangunan infrastruktur pendukung Kawasan Sentra Produksi Pangan (KSPP) di Wanam, Provinsi Papua Selatan, Senin (9/2/2026), sebagai bagian dari percepatan dukungan terhadap arahan Presiden Prabowo Subianto agar pada tahun ini lahan seluas minimal 10.000 hektare sudah dapat mulai dipanen.

Menteri Dody mengatakan, seluruh jajaran Kementerian PU bersama mitra terkait, termasuk Agrinas dan Pemerintah Kabupaten Merauke, tengah bekerja intensif untuk memastikan kesiapan infrastruktur dasar, khususnya pengendalian banjir, pembangunan jaringan irigasi, serta konektivitas jalan menuju kawasan cetak sawah.

“Saya ingat betul arahan Bapak Presiden, tahun ini minimal 10.000 hektare sudah mulai panen. Karena itu Kementerian PU, Agrinas, dan Pemkab Merauke harus bergerak bersama agar target tersebut bisa tercapai,” kata Menteri Dody.

Menurut Menteri Dody, saat ini progres pembukaan akses jalan dan pengendalian kawasan rawa terus berjalan. Beberapa kendala sosial telah ditangani melalui pendekatan dialog dengan masyarakat setempat agar pelaksanaan pekerjaan dapat berjalan lancar tanpa hambatan di lapangan.

“Kita sedang mengejar proses. Yang paling mendesak adalah pengendalian banjir dan pembangunan saluran primer sampai KM 38 sementara waktu. Jangan sampai saat Agrinas mulai pekerjaan cetak sawah, irigasi kita belum siap. Begitu cetak sawah selesai, saluran primer harus sudah tersedia dan air tawar untuk padi sudah mengalir,” tutur Menteri Dody.

Untuk mendukung kebutuhan air irigasi 10.000 hektare lahan sawah, Kementerian PU melalui Ditjen Sumber Daya Air tengah menghitung potensi sumber air dari rawa di KM 39. Apabila kapasitasnya belum mencukupi, alternatif suplai air akan ditarik dari rawa yang lebih besar di kawasan Angkias (KM 58). Kajian teknis perencanaan sedang dilakukan guna memastikan kecukupan debit air sekaligus menjaga keseimbangan lingkungan.

See also  Progres Pembangunan Bendungan Budong-Budong Capai 63,11%, Dukung Swasembada Pangan di Sulawesi Barat

Di sisi konektivitas, pembangunan Jalan Kawasan Strategis Penghubung Produksi (KSPP) Wanam–Muting menjadi tulang punggung distribusi logistik dan mobilisasi alat dalam mendukung program cetak sawah dan produksi pangan.

Pada Segmen II, Kementerian PU telah melaksanakan pembangunan jalan sepanjang kurang lebih 80,02 km, dilengkapi jembatan total 480 meter di tiga lokasi serta box culvert di empat lokasi. Pekerjaan didukung 35 unit excavator, 7 unit bulldozer, 8 unit compactor, dan 2 unit grader.

Sementara pada Segmen I, akan dilakukan pembangunan sepanjang 58,00 km dengan lebar badan jalan 7,5 meter dan bahu jalan 1,5 meter. Infrastruktur pendukung mencakup empat unit jembatan (tiga bentang 50 meter dan satu bentang 40 meter), pile slab sepanjang 6,1 km lebar 11 meter, serta 17 unit box culvert. Pekerjaan di kawasan rawa membutuhkan metode konstruksi khusus agar tetap menjaga stabilitas tanah dan keberlanjutan lingkungan.

“Kita dikejar waktu. Tahun ini harus bisa beroperasi penuh. Tapi kita tetap bekerja cepat tanpa merusak lingkungan dan memastikan kualitas konstruksi tetap terjaga,” ujar Menteri Dody.

Menteri Dody juga menekankan pentingnya pendekatan sosial kepada masyarakat adat sebagai bagian tak terpisahkan dari percepatan proyek strategis ini.

“Pendekatan dengan masyarakat tetap kita lakukan. Harapannya tidak ada lagi hambatan di lapangan. Pembangunan ini untuk kesejahteraan bersama, khususnya mendukung kemandirian pangan nasional sesuai arahan Presiden,” ujar Menteri Dody.

Dengan sinergi lintas sektor dan percepatan pembangunan infrastruktur jalan serta irigasi, Kementerian PU optimistis target Presiden Prabowo Subianto untuk memulai panen 10.000 hektare di Papua Selatan pada tahun ini dapat tercapai, sekaligus memperkuat posisi Papua sebagai salah satu lumbung pangan nasional.(*)

Berita Terkait

Kementerian PU Kerahkan Pompa hingga Sumur Bor untuk Jaga Ketersediaan Air bagi 3.330 Hektare Sawah di Jatim
Kapal Kayu Lapuk, Ekspedisi Patriot Ajari Warga Segun Bikin Kapal Fiberglas
Kementerian PU Revitalisasi Pasar Induk Banyuwangi, Hadirkan 871 Kios dan Los untuk Dukung Aktivitas Ekonomi
Gotong Royong Perbaiki Jembatan, Patriot Transmigrasi dan Warga Mamasa Buka Akses Pengeringan Kopi
Kementerian PU Alirkan Air Dengan Pompa Untuk 15 Hektar Sawah di Pinrang
Kementerian PU Targetkan Sekolah Rakyat Tahap III Tanah Datar Rampung Tahun 2027
Kementerian PU Jaga Pasokan Air Irigasi 2.563 Hektare Sawah di Bantul dan Kulon Progo
Kementerian PU Pulihkan Layanan Air dan Sanitasi di Lima Daerah Sumut
Tag :

Berita Terkait

Monday, 5 October 2026 - 22:31 WIB

Kementerian PU Kerahkan Pompa hingga Sumur Bor untuk Jaga Ketersediaan Air bagi 3.330 Hektare Sawah di Jatim

Monday, 5 October 2026 - 15:08 WIB

Kapal Kayu Lapuk, Ekspedisi Patriot Ajari Warga Segun Bikin Kapal Fiberglas

Saturday, 3 October 2026 - 21:44 WIB

Kementerian PU Revitalisasi Pasar Induk Banyuwangi, Hadirkan 871 Kios dan Los untuk Dukung Aktivitas Ekonomi

Saturday, 3 October 2026 - 16:20 WIB

Gotong Royong Perbaiki Jembatan, Patriot Transmigrasi dan Warga Mamasa Buka Akses Pengeringan Kopi

Friday, 2 October 2026 - 07:53 WIB

Kementerian PU Alirkan Air Dengan Pompa Untuk 15 Hektar Sawah di Pinrang

Berita Terbaru