daelpos.com — PT Hutama Karya (Persero) (Hutama Karya) tengah melakukan akselerasi pembangunan Proyek Sekolah Rakyat Provinsi DKI Jakarta guna memastikan kesiapan fasilitas pendidikan terpadu pada akhir Juni 2026. Sebagai bagian dari komitmen perusahaan dalam menghadirkan infrastruktur gedung yang modern dan strategis, Hutama Karya memprioritaskan penyelesaian sarana belajar serta hunian santri yang representatif untuk menciptakan ekosistem pendidikan yang kondusif di ibu kota.
Wakil Menteri Pekerjaan Umum (PU), Diana Kusumastuti, melakukan peninjauan langsung ke lokasi proyek pada Jumat(13/2) guna memastikan progres pekerjaan berjalan sesuai dengan standar kualitas dan timeline yang ditetapkan. Peninjauan lapangan ini turut dihadiri oleh Direktur Operasi II Hutama Karya, Gunadi, Direktur Utama Agrinas, Iwan S. Munajat, EVP Divisi Gedung Nyoman Endi Mahendra; serta jajaran pemangku kepentingan terkait dari kementerian dan manajemen proyek.
Dalam arahannya, Wakil Menteri Diana menginstruksikan langkah-langkah percepatan agar target fungsional dapat segera tercapai. “Dalam rangka memastikan target penyelesaian tercapai di tahun ajaran Juni secara optimal, kami meminta dukungan untuk penambahan peralatan dan tenaga kerja, dengan tetap mempertahankan kualitas, mutu, dan standar keselamatan kerja,” ujar Wakil Menteri Diana. Dengan penambahan tersebut, diharapkan target penyelesaian yang semula pada akhir Agustus 2026, bisa rampung pada akhir Juni ini.
Saat ini, Hutama Karya tengah mengintensifkan pengerjaan di lapangan yang meliputi fase perapihan lahan (land clearing), penataan area stock yard material secara efektif, hingga penguatan housekeeping untuk menjamin keamanan serta kelancaran alur konstruksi. Lingkup pembangunan mencakup rencana pengembangan kawasan yang komprehensif, terdiri dari gedung sekolah tingkat SD, SMP, dan SMA, asrama putra dan putri, rusun guru, masjid, hingga gedung utilitas Mechanical, Electrical, dan Plumbing (MEP). Penggunaan armada alat berat dikerahkan secara optimal guna memastikan transisi antar fase konstruksi berjalan presisi dan lebih cepat dari target pelaksanaan.
Hadirnya fasilitas ini diproyeksikan memberikan dampak signifikan terhadap efisiensi manajemen pendidikan berbasis asrama di Jakarta. Dengan integrasi antara ruang belajar, asrama, dan hunian tenaga pendidik dalam satu kawasan, Sekolah Rakyat diharapkan mampu meningkatkan fokus belajar-mengajar serta menjadi percontohan fasilitas pendidikan terpadu yang mandiri di kawasan perkotaan.
Executive Vice President (EVP) Sekretaris Perusahaan Hutama Karya, Mardiansyah, menegaskan komitmen perusahaan dalam mengakselerasi pembangunan proyek Sekolah Rakyat DKI Jakarta tersebut.
“Pembangunan Sekolah Rakyat ini merupakan bentuk komitmen Hutama Karya dalam mendukung agenda pembangunan nasional di bidang pendidikan. Kami berkomitmen untuk mengedepankan kualitas konstruksi, keselamatan kerja zero accident, serta ketepatan waktu agar fasilitas pendidikan ini dapat memberikan manfaat jangka panjang bagi masyarakat,” tutup Mardiansyah.








