AHY Siapkan Tanjung Carat Jadi Gerbang Logistik Internasional Sumsel

Wednesday, 18 February 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

ilustrasi / foto ist

ilustrasi / foto ist

daelpos.com – Pelabuhan berkapasitas besar menjadi kebutuhan strategis untuk memperkuat konektivitas dan daya saing perdagangan Sumatra Selatan. Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) menegaskan pentingnya pengembangan Pelabuhan Tanjung Carat agar mampu menjadi gerbang logistik baru yang mendukung ekspor daerah sekaligus menekan biaya distribusi.

Hal itu disampaikan AHY dalam agenda peninjauan rencana pengembangan kawasan pesisir di Sumatra Selatan. Menurutnya, kehadiran pelabuhan laut dalam (deep seaport) sangat krusial untuk menjawab tantangan logistik yang selama ini dihadapi pelaku usaha.

“Sumatra Selatan memiliki potensi besar di sektor energi, pertambangan, perkebunan, dan industri hilir. Karena itu, dibutuhkan pelabuhan berkapasitas besar yang mampu menampung kapal-kapal bertonase tinggi agar distribusi lebih efisien dan kompetitif,” ujar AHY.

Pelabuhan Tanjung Carat diproyeksikan menjadi simpul perdagangan berkelas internasional yang terintegrasi dengan jaringan jalan tol, rel kereta api, serta kawasan industri di sekitarnya. Dengan integrasi tersebut, biaya logistik diharapkan dapat ditekan dan waktu pengiriman barang menjadi lebih singkat.

AHY menilai, selama ini keterbatasan kapasitas pelabuhan menjadi salah satu hambatan utama dalam meningkatkan volume ekspor Sumatra Selatan. Dengan pengembangan Pelabuhan Tanjung Carat, arus barang dari dan menuju wilayah ini dapat langsung terhubung ke pasar global tanpa harus melalui pelabuhan lain.

“Ini bukan hanya soal infrastruktur fisik, tetapi bagaimana kita membangun ekosistem logistik yang efisien, modern, dan berkelanjutan,” tegasnya.

Pemerintah juga mendorong kolaborasi antara pemerintah pusat, pemerintah daerah, dan sektor swasta dalam merealisasikan proyek strategis tersebut. Skema pembiayaan kreatif dan kemitraan diharapkan dapat mempercepat pembangunan tanpa membebani anggaran secara berlebihan.

Dengan pengembangan ini, Pelabuhan Tanjung Carat diharapkan memperkuat posisi Sumatra Selatan sebagai hub logistik kawasan barat Indonesia. Selain meningkatkan daya saing perdagangan, proyek ini juga diyakini mampu menciptakan lapangan kerja baru serta mendorong pertumbuhan ekonomi daerah.

See also  Sinergi Kemenparekraf-Baznas: Zakat untuk Pariwisata Inklusif

Konsep “New Palembang” pun digagas sebagai visi besar transformasi kawasan berbasis konektivitas dan industrialisasi. Melalui pelabuhan modern berstandar internasional, Sumatra Selatan ditargetkan menjadi pusat pertumbuhan ekonomi baru yang terkoneksi dengan rantai pasok global.

Berita Terkait

Transmigrasi Baru Dorong Lapangan Kerja dan Pusat Ekonomi Baru
Kementerian PU Suplai Air untuk Tangani Karhutla di Muaro Jambi
BNI dan BI Edukasi Pengunjung wondrX 2026 Waspadai Kejahatan Siber
BMKG Sebut Asap Karhutla Bisa Lintas Negara
Berburu Promo di wondrX 2026, Pengunjung Dapat Diskon Sepatu hingga 40%
Sepekan Gempa Flores, Kementerian PU Tangani 34 Titik Longsor dan 9 Jembatan
Saksikan Pesta Adat di Pulau Hiri, Viva Yoga: Kekayaan Budaya Kesultanan Ternate Penting Dijaga dan Dilestarikan
Dilantik Jadi Ketum IKSS, Mendes Yandri Siap Bawa IKSS Beri Kontribusi Terbaik untuk Negeri

Berita Terkait

Tuesday, 25 August 2026 - 09:29 WIB

Transmigrasi Baru Dorong Lapangan Kerja dan Pusat Ekonomi Baru

Tuesday, 25 August 2026 - 08:30 WIB

Kementerian PU Suplai Air untuk Tangani Karhutla di Muaro Jambi

Tuesday, 25 August 2026 - 00:16 WIB

BMKG Sebut Asap Karhutla Bisa Lintas Negara

Monday, 24 August 2026 - 14:57 WIB

Berburu Promo di wondrX 2026, Pengunjung Dapat Diskon Sepatu hingga 40%

Monday, 24 August 2026 - 06:57 WIB

Sepekan Gempa Flores, Kementerian PU Tangani 34 Titik Longsor dan 9 Jembatan

Berita Terbaru