Pertalite Berpotensi Dibatasi, Ini Wacananya

Sunday, 16 August 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

foto istimewa

foto istimewa

daelpos.com – Wacana pembatasan pembelian BBM bersubsidi kembali mencuat. Kali ini, pemerintah disebut tengah mempertimbangkan penggunaan desil ekonomi sebagai salah satu dasar untuk menentukan masyarakat yang berhak mengakses Pertalite.

Wacana tersebut muncul di tengah evaluasi pemerintah terhadap penyaluran subsidi BBM yang selama ini dinilai masih belum sepenuhnya tepat sasaran.

Jika skema ini diterapkan, masyarakat dengan kondisi ekonomi tertentu berpotensi tidak lagi dapat membeli Pertalite. Kemampuan ekonomi masyarakat nantinya akan dikaitkan dengan kelompok desil yang telah ditetapkan berdasarkan data sosial ekonomi.

Adapun desil merupakan pengelompokan masyarakat berdasarkan tingkat kesejahteraan. Data tersebut digunakan pemerintah untuk menentukan sasaran berbagai program bantuan dan kebijakan sosial.

Dalam wacana yang beredar, kelompok desil 9 dan 10 yang berada pada kelompok ekonomi paling atas disebut berpotensi tidak mendapatkan akses terhadap BBM bersubsidi.

Namun demikian, perlu ditegaskan bahwa skema tersebut masih sebatas wacana dan belum menjadi kebijakan resmi pemerintah.

Pemerintah sendiri terus mencari formula agar subsidi energi, termasuk BBM, dapat dinikmati masyarakat yang benar-benar membutuhkan. Ketepatan sasaran menjadi penting agar anggaran negara tidak justru dinikmati kelompok masyarakat yang secara ekonomi dinilai mampu.

Selain menggunakan data kesejahteraan, sejumlah alternatif juga dapat dipertimbangkan. Salah satunya dengan melihat karakteristik kendaraan, misalnya berdasarkan nilai jual kendaraan bermotor (NJKB), kapasitas mesin, atau indikator kepemilikan kendaraan.

Dengan begitu, pembatasan subsidi tidak hanya mengandalkan data ekonomi pemilik kendaraan, tetapi juga mempertimbangkan kemampuan ekonomi yang tercermin dari kendaraan yang digunakan.

Meski begitu, penerapan skema berbasis desil juga membutuhkan kesiapan data dan sistem yang akurat. Jangan sampai masyarakat yang sebenarnya berhak menerima subsidi justru kehilangan akses akibat ketidaktepatan data.

See also  PGN Targetkan Bangun Jargas 44.000 SR di Surabaya

Karena itu, pemerintah perlu memastikan setiap kebijakan pembatasan Pertalite dilakukan secara transparan, terukur, dan tidak menyulitkan masyarakat yang memang membutuhkan BBM bersubsidi.

Untuk saat ini, masyarakat masih perlu menunggu keputusan dan formula resmi pemerintah terkait mekanisme penyaluran subsidi BBM tersebut.

Berita Terkait

Hari Kesaktian Pancasila, PLN Icon Plus Perkuat Semangat Persatuan dan Pengabdian
Sambut MotoGP 2026, Pertamina Siapkan Layanan Energi dan Akomodasi
PLN Nusantara Power Bersama Warga Rawat Sungai Maron, dari Lingkungan Hingga Penghidupan
Pertamina UMK Academy 2026 Hadirkan Pelatihan dan Pendampingan Pengembangan Usaha
PLN EPI Siapkan Co-firing Amonia di PLTU, Uji Coba Dimulai 2027
PLN EPI Borong Tiga Penghargaan, Raih Dua Platinum ICA–ISDA dan Apresiasi Kepemimpinan Perempuan
Perkuat Inovasi Transisi Energi, PGN Raih Platinum Award InTechSEA 2026
Konsisten Tingkatkan Kualitas Layanan, CC PLN 123 Raih Penghargaan di TBCCI 2026

Berita Terkait

Friday, 2 October 2026 - 12:31 WIB

Hari Kesaktian Pancasila, PLN Icon Plus Perkuat Semangat Persatuan dan Pengabdian

Friday, 2 October 2026 - 07:09 WIB

Sambut MotoGP 2026, Pertamina Siapkan Layanan Energi dan Akomodasi

Thursday, 1 October 2026 - 17:33 WIB

PLN Nusantara Power Bersama Warga Rawat Sungai Maron, dari Lingkungan Hingga Penghidupan

Thursday, 1 October 2026 - 14:56 WIB

Pertamina UMK Academy 2026 Hadirkan Pelatihan dan Pendampingan Pengembangan Usaha

Thursday, 1 October 2026 - 14:49 WIB

PLN EPI Siapkan Co-firing Amonia di PLTU, Uji Coba Dimulai 2027

Berita Terbaru

Berita Terbaru

Sawah Kekurangan Air, Pompa Dikerahkan di Bekasi hingga Cirebon

Friday, 2 Oct 2026 - 12:41 WIB